Rencana penutupan TikTok Shop benar-benar bukan lagi hanya sekadar isapan jempol semata. Sebagai publik figur, Deddy Corbuzier pun ikut menanggapi soal itu.
Berbeda dengan artis lainnya yang sedih platform itu akan dihentikan aksesnya, Deddy Corbuzier justru terkesan setuju dengan adanya penutupan TikTok Shop.
"Kalau kita bicara shop-nya, shopping dan sebagainya, gua nggak setuju, gua nggak setuju dengan adanya, satu, projek S, gua nggak setuju. Kedua dengan membanting harga murah itu, burn money,” kata Deddy Corbuzier, dikutip dari YouTube miliknya.
"Tidak ada sejarahnya, menurut sepengetahuan gua, tidak ada sejarahnya company yang kemarin burning money itu berhasil, mungkin terlihatnya berhasil, valuasinya gede, abis itu cash out, pergi,” ucapnya lagi.
Ia pun turut mengomentari aksi para publik figur yang turut berjualan di platform tersebut.
“Jadi, kalau ditanya gua stand nya di mana, gua emang nggak suka. Dan terus masuk-masuknya artis jualan juga, nah ini buah simalakama, buah simalakama menurut gua,” bebernya.
Selain soal TikTok Shop, Deddy sendiri nampaknya juga sudah tidak suka dengan konten TikTok yang banyak menampilkan hal-hal tak bermanfaat.
“Kalau masalahnya adalah yang sudah harkat dan martabat, berapa kali coba ibu-ibu mandi lumpur, terus awal-awal pornografi ada di sana, dan sebagainya, terus algoritma yang berbeda, itu aja gua udah nggak setuju, jangan ngomong jualan dulu deh. Secara behavior nya gua nggak setuju,” sebutnya.
Sebagai informasi, TikTok Shop resmi ditutup oleh pemerintah mulai 4 Oktober pukul 17.00 hingga waktu yang tak ditentukan. Belum diketahui pasti langkah yang akan ditempuh pihak TikTok maupun pemerintah nantinya terkait hal tersebut.
Baca Juga: Diisukan Dekat dengan Virgoun, Begini Klarifikasi Kia Poetri: Kita Memang...