Krishna Murti merupakan salah satu pihak kepolisian yang menangani kasus kematian Mirna Salihin pada tahun 2016 lalu. Ia pulalah yang akhirnya menetapkan Jessica Wongso sebagai tersangka dalam kasus itu.
Hal menarik adalah belakangan beredar kabar soal mendiang Mirna Salihin yang ternyata tidak diotopsi. Padahal proses itu sangat penting untuk mencari penyebab kematiannya.
Alhasil, Krishna Murti menjadi pihak yang kini banyak disorot. Terkait hal itu, pria kelahiran 1970 ini menegaskan bahwa Mirna Salihin telah diotopsi dan hasilnya sudah dijelaskan pada persidangan.
"Jelas di sidang ada otopsi, jelas disidang terbuka 40X terbuka utk umum terlihat nyata bahwa semua prosedural? Tidak perlu ada penjelasan apapun atas sistem peradilan pidana yg fair tdk boleh hanya karena opini orang yg punya kepentingan," ungkapnya dalam akun Instagram pribadinya.
Ia menyebut otopsi Mirna dilakukan oleh seorang dokter forensik resmi. Oleh karena itu, ia merasa heran lantaran belakangan justru beredar asumsi yang bertolak belakangan dengan kenyataan tersebut.
"Siapa bilang tidak ada otopsi? Hasil otopsi disebut VER dan selanjutnya dikuatkan oleh ahli kedokteran forensik resmi. Bahwa pihak sana menghadirkan ahli forensik tandingan itu adalah sah saja,” imbuhnya.
“Dan yang banyak biacara di media bukanlah dokter yang melakukan pembedahan," tambahnya.
Sayangnya, klarifikasi Krishna Murti itu kini sudah dihapus. Entah karena alasan apa, tapi tindakan sang jenderal itu malah semakin menimbulkan kecurigaan bagi sebagian masyarakat.
Baca Juga: Ada Konspirasi? Otto Hasibuan Ngotot Jessica Wongso Tak Salah: Saya Bisa Buktikan