Film Air Mata di Ujung Sajadah yang tayang beberapa waktu lalu sukses menarik perhatian banyak orang. Film yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Titi Kamal, hingga Citra Kirana ini bahkan viral.
Namun, di balik kesuksesan itu Asma Nadia baru-baru ini melontarkan kritikan keras atas film tersebut. Hal itu lantaran judulnya yang dinilai mirip dengan judul novel yang ditulisnya yaitu Cinta di Ujung Sajadah.
Asma Nadia pun mengaku sudah meminta klarifikasi dari pihak produk film Air Mata di Ujung Sajadah. Sayangnya, permintaan itu tak diindahkan.
"Saya telah mengirimkan surat permintaan klarifikasi sejak Kamis lalu sebagai bentuk iktikad baik saya dalam menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Namun pihak terkait tidak memberi respons seperti yang diminta sampai batas waktu yang ditentukan," kata Asma Nadia dalam konferensi pers.
Ia pun mengaku akan terus berjuang demi melindungi karya yang telah dibuatnya dengan proses panjang.
"Langkah- langkah ke depannya, saya ingin menegaskan karya, hasil jerih payah, dan seluruh kreasi kata dari teman-teman penulis akan terus dihargai, dilindungi, dan tidak disepelekan hanya dengan sedikit modifikasi," terangnya.
"Seseorang membutuhkan proses panjang untuk menemukan ide atau judul menurutnya sempurna. Maka dari itu, penting hak-hak tersebut dilindungi," sambungnya.
Terlebih lagi, penulis kelahiran 1972 itu sudah merasa sangat dirugikan. Sebab, kemiripan judul film Air Mata di Ujung Sajadah membuat novelnya kini menjadi kurang lagi diminati.
"Saya pribadi merasa sangat dirugikan atas peristiwa ini. Sebab, novel Cinta di Ujung Sajadah, yang sebelumnya sangat diminati oleh berbagai produser, akan menjadi sulit untuk difilmkan mengingat sudah ada film dengan judul yang sangat serupa," ungkapnya.
Baca Juga: Putri Anne Beri Sinyal Cerai, Arya Saloka dan Amanda Manopo Diramal Mustahil Menikah
Terlepas dari itu, Asma Nadia hanya berharap pihak produser film Air Mata di Ujung Sajadah bisa segera menanggapi permintaan klarifikasinya.