Menghadapi Pubertas Dini pada Anak

admin, Esti Utami

Kamis, 06 Maret 2014 | 08:04 WIB
Menghadapi Pubertas Dini pada Anak
Ilustrasi anak yang sedang alami masa puber (shutterstock)

Suara.com - Penelitian menyebut, belakangan anak semakin awal memasuki masa puber. Dulu rata-rata seorang anak mulai memasuki masa puber di usia 10-12 tahun. Karena factor makanan dan pergaulan, kini banyak anak usia 8 tahun atau bahkan lebih muda telah memasuki masa transisi ini.

Pertanyaannya, apakah di usia itu anak-anak sudah siap menghadapi perubahan itu? Psikolog Bertha Sekunda, kepada matamata.com menyebut dengan dukungan keluarga dan lingkungan, maka kapanpun masa pubertas itu datang tidak akan menjadi masalah. “Bagaimana anak siap? Ya karena dukungan dari lingkungan. Lingkungan dalam hal ini adalah orangtua, sekolah dan masyarakat. Orangtua, memegang peran mereka,” ujarnya.

Yang perlu dilakukan adalah memberikan pengertian kepada anak-anak tentang perubahan itu. Orang tua harus menjadi kawan yang baik, sehingga anak-anak merasa nyaman berbagi tentang apa yang dialaminya. Baik dalam pergaulan maupun rasa ingin tahu tentang masalah seks yang sudah mulai muncul. Ini akan lebih baik, dibandingkan jika si anak mencarinya di luar.

Masa puber apalagi, puber yang kepagian adalah masa yang tidak mudah,tapi juga jangan menganggapnya sebagai hal yang membahayakan. Dampak yang ditimbulkan tergantung pada kondisi masing-masing anak, dan bagaimana Anda sebagai orang tua menyiapkan mereka. Berikut dampak yang mungkin dirasakan anak yang mengalami pubertas dini.

Anak jadi lebih percaya diri

Pada remaja putra, yang badannya menjadi lebih besar, suara yang lebih besar, dan mulai tumbuhnya kumis, jambang, kaki yang berbulu. Ia merasa lebih maskulin dibanding teman-teman sebayanya, sehingga mungkin menjadi idola teman-teman perempuannya. Sedangkan anak perempuan yang badannya menjadi lebih berbentuk karena dada dan pinggulnya lebih berisi, akan merasa jadi perhatian lawan jenisnya. Ini terjadi jika si anak disiapkan menuju masa puber.

Mengenal pacaran lebih awal

Karena lebih cepat tertarik dan menarik pada lawan jenisnya, maka keinginan untuk mengikatkan diri pada hubungan pacaran juga menjadi lebih awal. Di sini perhatian orang tua menjadi penting, karena bisa saja anak-anak mulai memiliki dorongan untuk melakukan hubungan seksual lebih awal. “Dorongan ini perlu dikontrol dan diarahkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan,” ujar Bertha.

Hamil di usia dini

Ini mungkin saja terjadi jika anak tidak mendapatkan informasi dan pendidikan seks yang tepat. Masa puber adalah masa yang labil. Anak sedang dipenuhi keinginan untuk mencari jati dirinya. Keinginan anak untuk mencoba dan menjadi berbeda dengan temannya sangat besar. Dalam kondisi emosi yang masih labil dan belum mendapatkannya informasi yang jelas tentang seks, maka pacaran atau hubungan seksual bisa saja mereka lakukan tanpa pertimbangan lebih matang. Jadi itulah pentingnya memberikan pendidikan seks sejak awal.

Kemungkinan tertular penyakit menular seksual

Jika anak tidak mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang seks lebih awal, dorongan seksual yang tidak dikontrol dan diarahkan, akan memicu terjadinya hubungan seksual yang berganti-ganti dan tidak selektif. Ini yang harus diwaspadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Kutukan di Balik Dapur SPPG: Ketika Rakyat Miskin Nyaman Jadi Buruh Murah

Kutukan di Balik Dapur SPPG: Ketika Rakyat Miskin Nyaman Jadi Buruh Murah

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:40 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua

Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:35 WIB

Beban Menjadi Anak Emas yang Dipaksa Menebus Kegagalan Orang Tua

Beban Menjadi Anak Emas yang Dipaksa Menebus Kegagalan Orang Tua

Your Say | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:50 WIB

Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang

Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:40 WIB

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:15 WIB

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:36 WIB

HIS PIK2 Tekankan Peran Orang Tua dan Guru Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

HIS PIK2 Tekankan Peran Orang Tua dan Guru Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 05:00 WIB

Terkini

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:05 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:10 WIB

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:41 WIB

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:15 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:27 WIB

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×