Depresi Karena Facebook, Kok Bisa?

Esti Utami

Senin, 21 April 2014 | 14:16 WIB
Depresi Karena Facebook, Kok Bisa?
Ilustrasi (www.telegraph.co.uk)

Suara.com - Jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter dan sebagainya telah menghubungkan seisi dunia. Dengan media sosial seseorang dapat bercakap dengan orang lain di ujung lain dunia. Berkat media sosial juga, seseorang bisa menemukan kawan lama, yang sudah puluhan tahun tidak bertemu.

Tapi seperti yang telah banyak diungkap, media sosial juga punya dampak negatif jika kita tak cerdas menggunakannya. Menghabiskan waktu terlalu lama di dunia maya, bisa mempengaruhi mood seseorang. Bahkan sebuah penelitian menyebut, media sosial bisa membuat seseorang depresi. Aduhh!  Tapi bagaimana Facebook mempengaruhi mood seseorang, berikut penjelasan yang akan membantu Anda memahami kenapa.

Meningkatkan percaya diri.
Facebook bisa mengangkat mood. Saat memperbarui status, baik kabar baik atau kabar buruk, tanpa kita sadari itu akan membuat perasaan kita lebih baik. Bayangkan sehari saja tanpa Facebook, bagi banyak orang itu tak terbayangkan. Bakal menjadi hari yang buruk. Seseorang akan tetap bersemangat, lebih percaya diri atau merasa terpukul, hanya karena status di Facebook.

Membantu menepis rasa sepi.
Kesendirian, bagi banyak orang adalah masalah yang sulit ditangani. Tapi Facebook memungkinkan seorang yang sejatinya pemalu menemukan teman. Teman di dunia maya tak hanya bisa membuat seseorang lebih bersemangat, tapi yang terpenting bisa membantu seseorang mengusir rasa sepi. Penelitian mengungkap, seseorang yang tak terlalu percaya diri, akan lebih mudah berkomunikasi secara online. Bagi mereka berbincang secara online jauh lebih mudah ketimbang harus bertemu muka.

Mengakibatkan depresi.
Tapi Facebook juga memiliki sisi buruk. Sebuah penelitian menemukan, remaja yang terlalu banyak menghabiskan waktunya dengan Facebook bisa terjebak dalam hal-hal negatif seperti pengabaian, sifat agresif dan merusak diri sendiri. Jadi di sini menjadi penting dalam memilih teman di Facebook. Juga cerdas dalam menyikapi apa yang terjadi di dunia maya ini.

Menyebabkan gangguan makan.
Makin banyak seseorang ber-Facebook ria, maka ia akan makin banyak terhubung dengan banyak hal. Musik, fesyen, film, dan berbagai hal lain di Facebook, oleh sebuah penelitian disebut bisa mengakibatkan gangguan makan pada anak-anak. (Sumber: boldsky.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Bunuh Teman Kencan di Facebook, Lalu Bunuh Diri

Lelaki Bunuh Teman Kencan di Facebook, Lalu Bunuh Diri

News | Minggu, 20 April 2014 | 11:02 WIB

"Nearby Friends", Fitur Baru Facebook untuk Intip Lokasi Teman

"Nearby Friends", Fitur Baru Facebook untuk Intip Lokasi Teman

Tekno | Jum'at, 18 April 2014 | 21:55 WIB

Kecanduan Selfie Bisa Memicu Gangguan Mental

Kecanduan Selfie Bisa Memicu Gangguan Mental

Health | Senin, 14 April 2014 | 19:04 WIB

Terkini

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 15:31 WIB

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:28 WIB

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:27 WIB

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

×