Cara Cerdas Belanja Pakaian Bayi

Esti Utami

Kamis, 29 Mei 2014 | 10:46 WIB
Cara Cerdas Belanja Pakaian Bayi
Ilustrasi bayi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Membeli baju bayi kadang dianggap masalah sepele. Anda mungkin bertanya apa yang sulit tentang membeli pakaian bayi, sehingga harus belajar bagaimana membeli pakaian bayi? Toh sekarang ada banyak toko yang menjual pakaian bayi, atau kalau tidak membeli pakaian bayi di toko online.

Kedengarannya memang sederhana, tetapi sedikit rumit jika Anda berpikir tentang efektifas biayanya. Pakaian bayi sering menghabiskan banyak uang, dan semua itu terbuang dengan cepat karena si kecil tumbuh begitu cepat!

Itu sebabnya, bagi mereka yang akan dikaruniai anak pertama perlu tahu bagaimana membeli pakaian bayi dengan cerdas, sehingga Anda dapat menggunakan uang Anda untuk sesuatu yang lain, seperti kereta dorong atau tempat tidur bayi. Tidak ada gunanya menonjol pada pakaian yang bayi Anda akan terlalu besar dalam beberapa bulan.

Selain itu, kulit bayi yang baru lahir masih sangat sensitif, sehingga disarankan untuk memilih baju lama. Tetapi ketika baju lama tak ada, berikut sejumlah tips yang bisa Anda perhatikan saat belanja baju baru untuk si kecil yang baru lahir.

Menjahit sendiri baju si kecil. Anda bisa minta tolong ibu atau mertua, untuk menjahitkan baju untuk si kecil. Pilih bahan yang lembut dan sterilkan sebelum dijahit.

Menunggu pemberian orang. Akan banyak hadiah yang datang begitu si kecil lahir, jadi Anda tak perlu terburu-buru atau terlalu banyak berbelanja pakaian bayi. Tunggu beberapa hari untuk melihat hadiah yang didapat, baru kemudian membeli yang memang dibutuhkan. Ingat si kecil bakal tumbuh cepat, sehingga terlalu banyak membeli pakaian akan sia-sia.

Sesuaikan dengan musim. Saat musim penghujan mungkin Anda perlu menyiapkan lebih banyak baju hangat untuk si kecil. Hingga usia tiga bulan, si kecil akan selalu butuh kehangatan. Sehingga siapkan kaus tangan, kaus kaki dan selimut yang cukup untuk si kecil.

Jangan malu menerima lungsuran dari keluarga atau teman. Baju lama lebih aman dan nyaman untuk si kecil, hanya pastikan baju-baju itu telah 'disuci-hamakan' sebelum dipakai.

Beli baju satu ukuran lebih besar, khususnya saat si kecil berusia satu tahun. Ia akan tumbuh cepat, sehingga jika membeli baju seukuran akan cepat kekecilan. Ingat juga jangan beli baju terlalu banyak, karena ukuran tubuh si kecil akan berubah setiap tiga bulan.

Simpan baju lama, apalagi jika Anda berencana menambah anak. Kalaupun tidak, Anda bisa menyumbangkan ke saudara, teman atau orang lain yang membutuhkan. (boldsky.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Menangani Persaingan Antar Saudara

Tips Menangani Persaingan Antar Saudara

Lifestyle | Sabtu, 24 Mei 2014 | 18:11 WIB

5 Gejala Jika si Kecil Stres

5 Gejala Jika si Kecil Stres

Lifestyle | Selasa, 13 Mei 2014 | 17:01 WIB

Agar si Kecil Lebih Patuh

Agar si Kecil Lebih Patuh

Lifestyle | Jum'at, 09 Mei 2014 | 15:47 WIB

Cara Efektif Menjauhkan si Kecil Dari Televisi

Cara Efektif Menjauhkan si Kecil Dari Televisi

Lifestyle | Selasa, 06 Mei 2014 | 13:52 WIB

Wow, Ada Sabun Terbuat dari ASI

Wow, Ada Sabun Terbuat dari ASI

Lifestyle | Kamis, 24 April 2014 | 17:31 WIB

Terkini

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×