Di Dapur Mereka Menemukan "Passion"

Esti Utami

Senin, 16 Juni 2014 | 13:07 WIB
Di Dapur Mereka Menemukan "Passion"
Suasana kelas memasak di Jakarta Culinary School. (suara.com)

Suara.com - Ketika saya datang, enam siswa Jakarta Culinary School (JCS) yang sebagian besar anak muda itu tampak asyik merajang wortel, mentimun, daun letucce ataupun kol. Rabu (12/6/2014) siang itu, mereka tengah belajar memasak 'salmon smoke salad. Ini  adalah pelajaran pertama hari itu. Untuk menu kedua telah dipilih 'tofu goreng ala Jepang.

Sementara di kelas bakery, yang berada di atasnya atau di lantai empat sebuah unit di komplek Rukan Permata Senayan itu, enam siswa lainnya sedang ayik belajar membuat brownies blueberry dan roti isi blueberry.

Belajar memasak belakangan memang makin diminati di Jakarta. Siswa yang datang ke sekolah memasak yang didirikan sejak 2005 ini, datang dari berbagai latar belakang profesi.  Gerry misalnya, memutuskan meninggalkan kuliahnya di jurusan teknik informatika di sebuah perguruan tinggi di Jakarta demi memuaskan hasratnya pada urusan masak memasak.

Atau Iqbal, dokter yang baru menjalani internship ini, selalu meluangkan waktunya untuk mengikuti kursus memasak di sela menjalankan tugasnya sebagai dokter. "Memasak memang sudah menjadi passion saya," itu alasan yang mereka kemukakan. Iqbal kini masih menimbang bidang mana yang akan ditekuninya nanti. Sementara Gerry sudah bulat untuk lebih menekuni bisnis kuliner.

Tetapi ada juga Ayu, bekas pramugari di sebuah perusahaan penerbangan carteran. Perempuan yang baru saja menikah ini, mengatakan sebelumnya ia tak suka dan tak bisa memasak. Selain untuk melengkapi tugasnya sebagai istri dan calon ibu, Ayu  memutuskan untuk mengambil kursus memasak selama setahun ini, karena berencana untuk membuka kafe atau restoran.

"Banyak juga karyawan yang mengambil kelas, di luar jam kerja mereka karena mereka ingin memperdalam ilmu memasaknya. Tak sedikit juga para perempuan yang akan menikah mengambil kursus kilat di sini," ujar Farand Setiawan, bagian promosi JCS.

Apa yang diajarkan di memang cukup lengkap.  Ada banyak program pilihan, baik  bagi mereka yang ingin menjadikan masak hanya hobi, atau mereka yang ingin menjadi koki profesional. Untuk program D1 diajarkan mulai hal yang paling mendasar seperti memilih bahan dasar, memasak  hingga bagaimana membuat rencana bisnis dan mengelola restoran baru.

Bagi mereka yang  hanya ingin belajar jenis masakan tertentu tersedia program privat, di mana satu guru hanya mengajar satu murid. "Di program ini siswa bisa menentukan sendiri menu yang diinginkannya," terang  Farand sambil menambahkan ada juga program khusus untuk bakery atau berbagai kue tradisional.

Jadi jika Anda merasa berbakat di dapur atau punya passion di dapur, tak ada salahnya berguru ke Jakarta Culinary School.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesta Komunitas "Sarinah Never Sleeps" Kembali Digelar

Pesta Komunitas "Sarinah Never Sleeps" Kembali Digelar

Lifestyle | Jum'at, 06 Juni 2014 | 19:18 WIB

Berburu Tanaman di "Flona 2014"

Berburu Tanaman di "Flona 2014"

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2014 | 14:59 WIB

Volkswagen Ini Dibuat dari 50.000 Keping Kayu

Volkswagen Ini Dibuat dari 50.000 Keping Kayu

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2014 | 17:44 WIB

  Karena Musik, Tiga Orang Tak Saling Kenal Ini Jadi Terkenal

Karena Musik, Tiga Orang Tak Saling Kenal Ini Jadi Terkenal

Video | Kamis, 22 Mei 2014 | 11:42 WIB

Terkini

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

×