Konsumsi Listrik Melonjak dan Pasar Saham Lesu Saat Piala Dunia

Esti Utami

Senin, 30 Juni 2014 | 14:32 WIB
Konsumsi Listrik Melonjak dan Pasar Saham Lesu Saat Piala Dunia
Ilustrasi nonton bareng (Foto: shutterstock)

Suara.com - Tak dipungkiri gelaran Piala Dunia menimbulkan euforia. Jutaan orang selalu tak sabar menunggu gelaran empat tahunan ini. Dan ketika pesta itu tiba, mereka menumpahkan segala perhatian dan sumber dayanya. Itu sebabnya, Sering dilaporkan Piala Dunia membuat menurunnya produktivitas para pekerja.

Banyak pekerja yang mengalihkan pekerjaan mereka kepada rekannya atau mereka menjadi begitu lelah keesokan harinya sehingga tidak lagi bersemangat untuk melakukan apa pun.

Mungkin ini berlebihan. Karena bisa saja orang-orang bekerja lebih keras sebelum dan sesudah pertandingan untuk mengganti waktu yang hilang. Yang pasti produktivitas industri PR meroket setiap Piala Dunia digelar. Selain itu, industri kratif juga lebih dinamis selama sebulan ini.

Tapi ada satu dampak Piala Dunia yang mungkin tak terlalu  diperhitungkan orang, yakni konsumsi listrik melonjak. Perusahaan setrum Inggris, National Grid benar-benar merasakan lonjakan beban yang besar saat berlangsungnya Piala Dunia. Lonjakan terbesar yang pernah tercatat, adalah 2.800 megawatt, yakni setelah Inggris kalah adu penalti dari Jerman Barat pada semifinal 1990.

Efek ini diperkirakan karena, jutaan orang yang sebelumnya tidak melakukan apa-apa selain menonton TV secara bersamaan kembali ke peralatan listrik mereka. Teko listrik 'dituduh' menjadi penyebab utama, karena Inggris dikenal suka menghibur diri dengan secangkir teh.

Pasar saham lesu
Dampak lainnya, adalah pasar saham biasanya melemah apalagi jika timnas kalah. Dari penelitian yang dilakukan Alex Edmans, seorang profesor keuangan di London Business School, menunjukkan bahwa pasar mengalami crash kecil sehari setelah tim nasional mereka tersingkir dari turnamen sepakbola besar.

"Saya meneliti hubungan antara 1.100 pertandingan sepak bola internasional dan pengembalian saham di 39 negara. Tersingkirnya sebuah timnas dari Piala Dunia biasanya diikuti dengan melemahnya pasar saham hingga 0,5% pada hari berikutnya," tulis Edmans.

Menurut Edmans, dampak tereliminasinya sebuh tim dari gelaran Piala Dunia lebih besar dibandingkan Piala Eropa ataupun gelaran lainnya. Dan sekitar setengah dari nilai uang yang ditarik, kembali tak lama setelah itu, tapi sisanya hilang untuk selama-lamanya.

Tetapi Edmans tak melihat adanya pengaruh dari kemenangan sebuah tim. Penelitian lain menunjukkan volume perdagangan di seluruh dunia menurun selama berlangsungnya Piala Dunia. Karena perhatian pasar melayang di tempat pesta itu digelar, wah wah! (The Guardian).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaya Pencinta Bola yang Menjengkelkan

Gaya Pencinta Bola yang Menjengkelkan

Lifestyle | Sabtu, 28 Juni 2014 | 17:06 WIB

Tiga Warga Iran Ditangkap Karena Video Dukungan untuk Timnas

Tiga Warga Iran Ditangkap Karena Video Dukungan untuk Timnas

Bola | Rabu, 25 Juni 2014 | 16:59 WIB

Kalah Taruhan, Mahasiswa Bunuh Diri

Kalah Taruhan, Mahasiswa Bunuh Diri

Bola | Selasa, 24 Juni 2014 | 12:17 WIB

Imbas Piala Dunia, Penjualan Antena TV Naik 900 Persen

Imbas Piala Dunia, Penjualan Antena TV Naik 900 Persen

Bola | Senin, 23 Juni 2014 | 18:35 WIB

Ajang Piala Dunia Dominasi Komentar di Facebook

Ajang Piala Dunia Dominasi Komentar di Facebook

Tekno | Senin, 23 Juni 2014 | 05:00 WIB

Terkini

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:59 WIB

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling  Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun

Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:40 WIB

×