Komunitas Metal dari Depok Bisa Berjaya

Tomi Tresnady

Senin, 25 Agustus 2014 | 05:07 WIB
Komunitas Metal dari Depok Bisa Berjaya
Komunitas metal yang tergabung dalam Black Room Management. (Suara.com/Tengku Sufiyanto)
Perkembangan industri musik di Indonesia sangat menarik untuk ditelusuri dengan berbagai macam genre, salah satunya genre metal. Sebuah komunitas metal asal Depok bernama Black Room Management berhasil membangun kerajaan industri musik metal melalui jalur mandiri atau indie.
Rizky Setiawan dari Black Room Management mengatakan, komunitas tersebut didirikan pada 3 November 2008 atas dasar kecintaan terhadap musik metal dan unsur kreativitas untuk membangun industri musik metal di Indonesia dengan jalur indie.
"Kita mendirikan komunitas ini untuk memuaskan hati atas kecintaan terhadap musik metal dan membangun industri indienya di Indonesia," kata Rizky kepada suara.com di markas Black Room Management di Depok, Jawa Barat, Minggu (24/08/2014).
Rizky menuturkan, komunitas ini terdiri dari beberapa band metal disekitar wilayah Depok dan Jakarta Selatan di antaranya: Scarabaeus Sacer, Respiatory Failure, dan Xenochrist. Anggota yang tergabung sudah mencapai 50 orang.
Anggota-anggota komunitas tersebut memiliki keahlian dalam bermusik khususnya memainkan musik metal, desain, fotografi, dan ahli sound mixing untuk menunjang keperluan komunitas.
Rizky menjelaskan, seiring berjalannya waktu, lambat laun komunitas tersebut berkembang dan membangun sebuah industri rekaman sendiri dengan label indie. Dana yang diperoleh dari sosialisasi antar anggota dan honor manggung 3 band (Scarabaeus Sacer, Respiatory Failure, dan Xenochrist) yang tergabung di komunitas.
"Kecintaan kami terhadap musik metal melahirkan filosofi untuk membangun industri rekaman sendiri, dengan dana sosialisasi dari anggota dan honor band yang tergabung dalam komunitas, demi menunjang perlengkapan studio dan produksi rekaman" ungkapnya.
Lewat industri rekaman tersebut, tiga band tadi sudah menciptakan masing-masing satu album yang ditebar secara gratis di Indonesia hingga ke luar negeri seperti Rusia, Australia dan Jerman.Tidak ada persaingan dalam membangun industri musik metal indie di Indonesia.
Justru para komunitas metal di Indonesia melakukan itu semua untuk memperlihatkan ke dunia bahwa perkembangan musik metal di Indonesia, yang merupakan penikmat musik metal terbesar ke-3 di dunia.
Jika Anda penyuka musik metal dan ingin menuangkan ekspresi terhadap musik tersebut, patut datang dan bergabung ke basecamp Black Room Management di Jalan Juanda Depok atau temui di twitter @blackroomcorp dan beberapa band yang tergabung di dalamnya: @scarabaeuss_dm, @resp_fail, @xenocrisht1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Ukulele, Musisi Ini Mainkan Musik Metal Pakai Banjo

Setelah Ukulele, Musisi Ini Mainkan Musik Metal Pakai Banjo

Video | Kamis, 29 Mei 2014 | 12:18 WIB

Ukulele, Ternyata Juga Bisa Iringi Musik Metal Lho

Ukulele, Ternyata Juga Bisa Iringi Musik Metal Lho

Video | Jum'at, 16 Mei 2014 | 17:50 WIB

Terkini

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×