Patrick Modiano Menangi Nobel Sastra 2014

Esti Utami

Kamis, 09 Oktober 2014 | 21:59 WIB
Patrick Modiano Menangi Nobel Sastra 2014
Patrick Modiano pemenang Nobel Sastra 2014 (Reuters/Chaterine Helie)

Suara.com - Penulis Prancis, Patrick Modiano, Kamis (9/10/2014) dinobatkan sebagai pemenang hadiah Nobel sastra 2014 untuk karyanya A Marcel Proust of Our Time.  Komite Swedia memuji penulis berumur 69 tahun itu untuk "seni tentang memori yang telah dia bangkitkan dan menemukan kehidupan dunia pendudukan."

Peter Englund, sekretaris tetap Akademi Swedia, merekomendasikan pembaca yang tak terbiasa dengan karya Modiano mulai dengan  "Missing Person" sebuah novel dari tahun 1978 Itu Menjelaskan seorang pria yang kehilangan identitasnya selama pendudukan Paris. "Ini adalah buku yang menyenangkan. Dia bermain dengan genre," ujarnya.

Buku-bukunya, ujar Englund selalu 'bermain' dengan tema yang sama.  Tentang memori, tentang kehilangan, tentang identitas, tentang mencari.

"Saya tidak berpikir karyanya sulit dibaca. Anda dapat mudah memahami bukunya di sore hari, makan malam, dan membaca ulasan lain di malam hari," terang Englund.

Modiano, yang tinggal di Paris, sebelumnya telah memenangkan penghargaan Grand prix du roman de l'Academie francaise dan Prix Goncourt. Modiano telah menerbitkan lebih dari 20 buku dan menulis sejumlah skenario film. Namun demikian namanya tak banyak dikenal di luar Perancis.

"Dia sangat terkenal di Perancis, tapi tidak di tempat lain," kata Englund.

Akane Kawakami, seorang profesor sastra Prancis di Birkbeck, University of London, mengatakan novel Modiano sering dibaca layaknya novel detektif, di mana detektifnya tidak layak, aneh atau kompromistis, yang tujuan akhirnya mengungkap dan bukan memecahkan akar misteri di 'tahun hitam' dari pendudukan.

"Ini adalah periode di mana ia sepertinya terobsesi, meskipun dia lahir beberapa bulan setelah perang berkahir pada 1945," terang Kawakami.

Modiano adalah pemenang Nobel kedua dari Perancis yang bukunya diterbitkan Godine. Saat ditanya siapa penulis Perancis yang belum diterbitkan dalam bahasa Inggris di sela Festival Buku Frankfurt tahun lalu, Dia menandatangani Modiano dan JMG Le Clézio, Siapa yang memenangkan Nobel pada tahun 2008.

Modiano adalah pemenang Nobel sastra ke-11 lahir di Prancis. Ia mengungguli 210 nama yang dinominasikan menjadi pemenang Nobel sastra tahun ini. (washingtonpost.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Edward Snowden, Kandidat Peraih Nobel 2014

Edward Snowden, Kandidat Peraih Nobel 2014

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 17:16 WIB

Pemenang Nobel, Gabriel Garcia Marquez Meninggal

Pemenang Nobel, Gabriel Garcia Marquez Meninggal

News | Jum'at, 18 April 2014 | 04:45 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×