Kisah Tentang Malala Yousafzai, Peraih Nobel Termuda

Esti Utami

Jum'at, 10 Oktober 2014 | 18:49 WIB
Kisah Tentang Malala Yousafzai, Peraih Nobel Termuda
Malala Yousafzai, peraih Nobel Perdamaian 2014 karena memperjuangkan pendidikan bagi kaum perempuan. (Reuters/Carlo Allegri)

Suara.com - Dua tahun lalu, tepatnya pada 9 Oktober 2012, Malala Yousafzai yang saat itu berusia 15 tahun meregang nyawa, karena mengalami luka tembak yang cukup serius di kepalanya.

Hari itu, seorang laki-laki bersenjata dengan mengenakan topeng memasuki bus sekolah yang ditumpangi Malala, di Pakistan barat laut. Tanpa babibu laki-laki itu langsung melepaskan serangkaian tembakan ke arah Malala. Upaya pembunuhan ini diperintahkan oleh kelompok Taliban, karena Malala berani menyuarakan hak anak-anak perempuan untuk pergi ke sekolah.

Malala sempat koma beberapa minggu, tetapi ia selamat. Dan kejadian itu tak mengundurkan niat Malala untuk memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan. Setelah insiden ini, Malala tak hanya memperjuangkan pendidikan bagi perempuan di Pakistan, tetapi seluruh perempuan di dunia. Ia antara lain mendirikan Malala Fund, yang banyak mendampingi kegiatan advokasi bagi hak-hak perempuan.

Ia juga menguatkan perempuan di seluruh dunia melalui kampanye di media sosial lewat tagar #Strongerthan.

Sembilan bulan setelah tragedi itu, Malala bersuara lantang, di panggung dunia. “Mereka berpikir peluru itu akan membuat kita takut. Tetapi mereka gagal. Dan dari kebisuan itu akan muncul ribuan suara.  Kelemahan, ketakutan dan ketidak-berdayaan justru mati. Sebaliknya kekuatan dan keberanian dilahirkan," ujarnya saat itu.

Dan tepat dua tahun setelah tragedi yang hampir merengut nyawanya, Malala yang kini berumur 17 tahun dianguerahi Nobel Perdamaian  bersama Kailash Satyarthi, seorang aktivis hak-hak anak dari India.

Malala, yang kini menjadi siswa kelas sepuluh di sebuah sekolah di Birmingham, Inggris ini adalah peraih Nobel termuda sepanjang sejarah. Di usianya yang masih belia, Malala telah menjadi advokat bagi pendidikan global. Meski belum sepenuhnya bebas dari ancaman kelompok Taliban yang mengharamkan pendidikan bagi perempuan, ia terus menyuarakan perjuangannya ke seluruh dunia.

Sebagai ketua lembaga nirlaba Malala Fund, dia berkeliling dunia. Awal tahun ini ia mengunjungi ke Yordania untuk bertemu dengan para pengungsi Suriah di sana. Dan di hari ulang tahunnya yang ke-17, Malala memilih berkunjung ke Nigeria, untuk memperjuangkan pembebasan ratusan siswi madasrah yang diculik diculik kelompok Boko Haram di  Chibok.

Ia juga melobi pemimpin dunia untuk menghibahkan dana mereka untuk membantu pendidikan dan pemberdayaan jutaan gadis yang ditolak dari bangku sekolah.  Menurutnya, pendidikan bagi perempuan adalah cara terbaik untuk memerangi kemiskinan, pengabaian dan terorisme.  Tahun ini merupakan untuk kedua kalinya, Malala dinominasikan untuk sebagai peraih Nobel Perdamaian.

Nominasi tahun lalu dan akhirnya ditetapkannya Malala sebagai pemenang bersama, oleh banyak kalangan dinilai layak untuk perempuan kelahiran 12 Juli 1997 ini.   Ia tak hanya aktif memperjuangkan pendidikan bagi kaumnya di Pakistan tetapi juga untuk perempuan di seluruh dunia.

September 2013, misalnya Malala menemui Presiden AS Barack Obama, meminta penghentian serangan pesawat tak berawak di Pakistan.

Ia juga aktif memperjuangkan nasib pengungsi Suriah, khususnya untuk mencegah generasi yang hilang. Malala menyerukan kepada masyarakat dunia untuk Meningkatkan pendanaan dan bantuan bagi mereka.

Pada bulan Juni lalu, Malala Fund mendukung Kemitraan Global untuk Pendidikan, dan berhasil mengumpulkan komitmen senilai lebih dari 28 miliar dolar, untuk fokus pada pendidikan anak perempuan. (abc.news.com.)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malala Yousafzai Dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2014

Malala Yousafzai Dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2014

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 17:07 WIB

Para Penembak Malala Yousafzai Ditangkap

Para Penembak Malala Yousafzai Ditangkap

News | Jum'at, 12 September 2014 | 23:00 WIB

Malala Yousafzai Buka Suara Soal Penculikan 200 Gadis Nigeria

Malala Yousafzai Buka Suara Soal Penculikan 200 Gadis Nigeria

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 14:08 WIB

Dilelang, Medali Nobel Perdamaian 1936 Laku Rp12,49 Miliar

Dilelang, Medali Nobel Perdamaian 1936 Laku Rp12,49 Miliar

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 03:34 WIB

Terkini

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Sport | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:06 WIB

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×