Renitasari Adrian, Jatuh Cinta pada Dunia Seni dan Budaya

Ririn Indriani

Senin, 13 Oktober 2014 | 14:10 WIB
Renitasari Adrian, Jatuh Cinta pada Dunia Seni dan Budaya
Renitasari Adrian. (Foto: Suara.com)

“Nah, dengan fokus membuat program, kami ingin seni budaya kita, khususnya seni pertunjukan yang berbasis seni budaya Indonesia, bisa tumbuh menjadi industri dan dapat menghidupi seniman Indonesia,” jelas ibu dari dua anak ini.

Nita sangat berharap apa yang dilakukan Djarum Foundation akan diikuti kalangan lainnya, mengingat seni pertunjukan memerlukan dana yang sangat besar.

Meski demikian Nita bersyukur, apresiasi masyarakat kepada seni dan budaya Indonesia semakin hari semakin meningkat, terutama di kalangan anak muda dan masyarakat kelas atas.

“Ini bisa kita lihat di berbagai pertunjukan teater berbasis budaya Indonesia, bahkan banyak juga anak muda yang ingin terlibat sebagai pemain,” imbuhnya.

Galeri Indonesia Kaya
Melihat begitu besarnya semangat para seniman untuk berkarya dan semakin banyaknya masyarakat terutama generasi muda yang ingin mengenal budayanya lebih dekat, maka sejak tahun lalu, kata Nita, Djarum Foundation mendirikan Galeri Indonesia Kaya (GIK).

"GIK adalah sebuah ruang publik yang didedikasikan untuk masyarakat dan dunia pertunjukan seni Indonesia. Galeri Indonesia Kaya ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia," ujarnya.

GIK yang terletak di West Mall Grand Indonesia Shopping Town Lantai 8 ini merupakan ruang publik pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memadukan konsep edukasi dengan digital media.

Lebih lanjut Nita menjelaskan, GIK memiliki konsep yang sangat beragam karena mengambil kekhasan Indonesia seperti Interior dari rotan, motif parang, bunga melati, batok kelapa, dan batik tulis dari 12 daerah.

Selain itu, di GIK terdapat 12 aplikasi untuk pengunjung, di antaranya Sapa Indonesia yaitu Layar multimedia yang menampilkan pemuda-pemudi Indonesia dengan menggunakan baju adat.

Tak hanya itu, di sini ada pula video maping yang berbentuk wayang kulit, Kaca pintar Indonesia merupakan kumpulan objek budaya di seluruh nusantara dan Ceria anak Indonesia (permainan Congklak secara virtual).

Auditoriun GIK dilengkapi dengan panggung sebesar 13 x 3 m dengan tiga layar yang dilengkapi projector utama 10.000 lumens, tata lampu LED 36 buah dan dapat menampung sekitar 150 orang.

"Untuk berkunjung ke GIK pengunjung tidak dikenakan biaya sedikitpun alias gratis dan terbuka untuk umum mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB," jelas Nita.

Ia berharap GIK dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk lebih mencintai budaya Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Grace Judio-Kahl, Dokter Pejuang Obesitas

Grace Judio-Kahl, Dokter Pejuang Obesitas

Lifestyle | Senin, 29 September 2014 | 16:41 WIB

Kisah Sukses Chef Akira Watanabe

Kisah Sukses Chef Akira Watanabe

Lifestyle | Senin, 22 September 2014 | 10:09 WIB

Kisah Sukses Hanifa Ambadar di Bisnis Dunia Maya

Kisah Sukses Hanifa Ambadar di Bisnis Dunia Maya

Lifestyle | Senin, 01 September 2014 | 12:48 WIB

Tanamkan Budi Pekerti Lewat Dongeng dan Berdendang

Tanamkan Budi Pekerti Lewat Dongeng dan Berdendang

Entertainment | Sabtu, 22 Februari 2014 | 20:40 WIB

Terkini

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

8 Lukisan Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok Jadi Pajangan Rumah

8 Lukisan Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok Jadi Pajangan Rumah

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek

4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bebas Silikon, Mencegah Pori-Pori Tersumbat dan Komedo

5 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bebas Silikon, Mencegah Pori-Pori Tersumbat dan Komedo

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:47 WIB

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba

Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:18 WIB

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:16 WIB