Mari Diet Kantong Plastik, Sekarang Juga!

Esti Utami

Sabtu, 25 Oktober 2014 | 16:38 WIB
Mari Diet Kantong Plastik, Sekarang Juga!
aksi

"Ayo mulai diet kantung plastik. Diet kantung plastik itu mudah loh! Dengan membawa tas belanja sendiri, kamu telah ikut berpartisipasi mengurangi jumlah kantong plastik!" Itulah salah satu kampanye yang dilancarkan Komunitas Diet Kantong Plastik.

Tetapi mengapa harus berdiet kantung plastik? Bayangkan jika semua warga Jakarta tidak menggunakan kantung plastik sehari saja, berapa banyak tumpukan sampah yang bisa dikurangi.  Karena terbukti bahwa kantong plastik merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di banyak kota di Indonesia. Di Jakarta saja, dari 6000 ton sampah yang dihasilkan setaip harinya, lebih separuhnya adalah sampah plastik.  Dan plastik-plastik itu hanya sekali pakai untuk lantas dibuang dan mencemari bumi kita.



Kebiasaan menggunakan kantong plastik memang sudah lama menjadi kebiasaan (buruk) tak hanya warga Jakarta, tetapi hampir semua kota di tanah air. Banyak orang tak menyadari besarnya dampak yang ditimbulkan dari kebiasaan boros menggunakan kantong plastik dan membuangnya secara sembarangan.  Bayangkan apa yang terjadi, karena plastik baru terurai dalam waktu ratusan tahun. Dan selama itu lapisan plastik menutupi tanah atau bahkan mencemari tanah. Jika dibakar, plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin yang berbahaya bagi kesehatan.

Selain itu, proses pembuatan kantong plastik, ternyata juga tak murah. Untuk memproduksi 1 ton plastik diperlukan 11 barel minyak mentah.

Alasan inilah yang melatar belakangi lahirnya Komunitas Diet Kantong Plastik. Gerakan perang terhadap penggunaan kantung plastik mulai dicanangkan sejak 2012. Namun embrionya telah digagas sejak 2010, dari awalnya bernama Greeneration yang menginisiasi sebuah program yang lama–kelamaan bermetamorfosis menjadi sebuah komunitas lingkungan.

Baru pada tahun 2012, dengan menggandeng beberapa klomunitas lain, Greeneration meluncurkan program diet kantong plastik dan terus mengampanyekan puasa penggunaan kantung plastik kepada masyarakat luas.

"Kata diet dalam Diet Kantong Plastik mengandung maksud “bijak dalam menggunakan sesuatu” dalam hal ini kantung plastik," ujar Rahyang, koordinator harian Komunitas Diet Kantong Plastik dalam perbincangannya dengan suara.com beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatannya, Diet Kantong Plastik tak hanya menyasar masyarakat umum dengan menggelar kegiatan rampok kantong plastik, tetapi juga mendorong pengambil kebijakan untuk melahirkan aturan yang mendorong pengurangan penggunaan kantong plastik. Komunitas ini juga mendekati sejumlah peritel, seperti Circle K dan Carefour untuk mengurangi penggunaan plastik lewat program pay for plactic. Sayang kerjasama ini tak bertahan lama, dengan alasan pelayanan salah satu peritel mengundurkan diri dari kerjasama ini.

"Sebenarnya cukup efektif, dalam setahun Circle K bisa menghemat hingga 8 juta kantong plastik," ujar Rahyang.

Kini selain mendorong pemerintah daerah menerbitkan aturan yang mengurangi penggunaan plastik, juga aktif mengedukasi masyarakat untuk bisa menerapkan gaya hidup diet kantong plastik mulai dari rumah dan bersama-sama secara komunitas melakukan edukasi dan sosialisasi.

Banyak sudah kegiatan yang dilakukan di tengah masyarakat, di antaranya headbag mob, operasi plastik, plastiktakasik, petisi pay for plastic, plastic detox, bombe kantong plastik, dan rampok kantong plastik.



"Kegiatan rampok kantong plastik adalah salah satu cara yang dilakukan ketika menemui orang di jalan yang membawa kantong plastik akan di-’rampok’ dan ditukar dengan tas jinjing yang lebih ramah lingkungan.

Lantas pada peringatan HUT Jakarta, Diet Kantong Plastik juga mengajak masyarakat agar lebih bijak menggunakan kantong plastik melalui petisi “Satu Bulan Tanpa Kantong Plastik”.  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga diminta agar mengeluarkan surat imbauan kepada sejumlah pengelola acara yang berpotensi terjadinya pemborosan kantong plastik seperti Jakarta Great Sale, Jakarnaval, dan Jakarta Fair agar tidak mudah memberikan kantong plastik kepada masyarakat. Jadi mari memulai deit kantong plastik dari diri kita sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Bangun Indonesia dari Desa, BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Bangun Indonesia dari Desa, BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:57 WIB

BGN Bantah Gedung Meledak di Pasar Cimanggis Ciputat Terkait MBG

BGN Bantah Gedung Meledak di Pasar Cimanggis Ciputat Terkait MBG

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Apa Bedanya Pelembap Sariayu Mawar vs Jeruk? Pilih yang Paling Cocok untuk Kulitmu

Apa Bedanya Pelembap Sariayu Mawar vs Jeruk? Pilih yang Paling Cocok untuk Kulitmu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Niat Mandi di Sungai, Buruh di Lampung Utara Syok Temukan Jasad Bayi Penuh Luka Robek

Niat Mandi di Sungai, Buruh di Lampung Utara Syok Temukan Jasad Bayi Penuh Luka Robek

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Juventus Era Allgeri vs Inter Masa Inzaghi Mana yang Lebih Jago? Ini Pilihan Emil Audero

Juventus Era Allgeri vs Inter Masa Inzaghi Mana yang Lebih Jago? Ini Pilihan Emil Audero

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran

Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Dicibir Netizen karena Tanya Target Nikah ke Marsha Aruan, Evelyn Chrestella Akhirnya Minta Maaf

Dicibir Netizen karena Tanya Target Nikah ke Marsha Aruan, Evelyn Chrestella Akhirnya Minta Maaf

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bitcoin Cs Terus Merah, CFX10 Anjlok 3,05%

Bitcoin Cs Terus Merah, CFX10 Anjlok 3,05%

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:47 WIB

×