'Demam' Batu Akik Dikhawatirkan Ganggu Situs Bersejarah

Ririn Indriani

Jum'at, 13 Maret 2015 | 00:10 WIB
'Demam' Batu Akik Dikhawatirkan Ganggu Situs Bersejarah
Batu akik. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Balai Pengelolaan Kepurbakalaan Sejarah dan Nilai Tradisional Jawa Barat menyatakan, 'demam' batu akik yang terjadi saat ini dikhawatirkan mengganggu keberadaan situs-situs bersejarah yang ada di daerah itu.

"Kami mengendus para pemburu batu akik dan batu mulia sudah mulai mencoba menggali di tempat situs-situs bersejarah," kata Kepala Pengelolaan Kepurbakalaan Sejarah dan Nilai Tradisional Jawa Barat, Agus Hanafiah ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (12/3/2015).

Pihaknya mendapatkan informasi dari sejumlah pihak bahwa 'demam' batu akik saat ini telah merusak sejumlah situs di beberapa provinsi.

"Dari sana kami khawatir situs-situs di Jabar dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab," kata dia.

Ia mencoba berkomunikasi dengan sejumlah juru pelihara yang menjaga situs-situs bersejarah dan melakukan peninjauan di Curug Dago Bandung, pada Jumat pekan lalu.

"Jadi kami meninjau ke sana sekitar jam 11 malam ternyata ada orang mencoba menyelundup masuk ke sana dengan membawa palu dan pahat. Khawatirnya mereka mecoba mengambil batu di situs," kata Agus.

Menurut dia, di Curug Dago ada prasasti dan di sana jadi objek wisata ini sempat disinggahi oleh dua raja yakni dari raja ke V dan raja ke VII Thailand.

Sebelum dikukuhkan menjadi raja mereka sempat bersemedi di Curug Dago dan bahkan situs yang ada di sana dibawa langsung dari Thailand.

"Di sana ada Cangkup atau bangunan yang didatangkan langsung dari Thailand Di sekitar cangkup tersebut terdapat bebatuan," katanya.

Bukan hanya di kawasan Curug Dago, pihaknya juga mendapatan laporan dari Jupel dugaan pencurian bongkahan batu terjadi di wilayah Garut dan Subang.

"Lalu beberapa hari lalu ada laporan di Garut juga yang mencoba masuk ke situs Kampung Adat Dukuh membawa pahat dan palu yang hendak mencari batu. Di Subanglarang, Kabupaten Subang juga terjadi fenomena yang sama," kata dia.

Akan tetapi, lanjut dia, dengan sigap para juru pelihara mengusir para pemburu batu tersebut dan memang hingga saat ini belum mendapatkan laporan perusakan situs akibat para pemburu hantu.

"Tapi kami menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak menganggu situs-situs lantaran hal tersebut merupakan sejarah peradaban manusia," kata dia.

"Jadi memang konten perusakan belum ada. Namun masyarakat juga masih belum tahu tentang situs di Jabar. ini tugas kami mensosialisasikan. Kami juga bersama-sama harus menjaga serta mewaspadai jangan sampai ada oknum merusak situs," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batu 'Kampung' Itu Kini Berharga Jutaan

Batu 'Kampung' Itu Kini Berharga Jutaan

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2015 | 05:24 WIB

Fantastis, Pengusaha Aceh Borong Batu Idocrase Rp1,5 Miliar

Fantastis, Pengusaha Aceh Borong Batu Idocrase Rp1,5 Miliar

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 11:48 WIB

Batu Ini Diyakini Bisa Tingkatkan Wibawa Pejabat

Batu Ini Diyakini Bisa Tingkatkan Wibawa Pejabat

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 06:27 WIB

Kota Bengkulu Canangkan "Akik Day"

Kota Bengkulu Canangkan "Akik Day"

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 02:16 WIB

Terkini

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:22 WIB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:12 WIB

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:00 WIB

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen Berkat Mobil Hybrid dan Efisiensi

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

×