Terkait Pembebasan Visa, 9 Pintu Masuk Wisatawan Dibenahi

Arsito Hidayatullah

Kamis, 26 Maret 2015 | 08:15 WIB
Terkait Pembebasan Visa, 9 Pintu Masuk Wisatawan Dibenahi
Sejumlah wisatawan di objek wisata Rumah Adat Aceh di Banda Aceh, Desember 2014 lalu. [Antara/Ampelsa]

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan, pihak imigrasi Indonesia akan berbenah diri di sembilan pintu masuk utama, untuk menyambut kedatangan wisatawan dalam rangka pembebasan visa bagi 45 negara.

"Imigrasi kita akan berbenah diri untuk bisa menyiapkan kedatangan wisatawan yang lebih banyak, utamanya di lima pintu masuk terbesar," ungkap Indroyono, dalam rapat koordinasi tentang pembebasan visa di Kantor Kemenko Maritim Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Lima pintu masuk atau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) utama itu adalah Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Ngurah Rai Denpasar, serta Bandara Juanda Surabaya.

"Entah itu ditambah personelnya, dibuat sistem online, atau misalnya tambah counter untuk mengurangi antrean," papar Indroyono.

Selain berbenah diri di lima pintu masuk utama itu, pemerintah menurut Indroyono, juga meminta tambahan empat pintu masuk pelabuhan agar bisa membuka akses dalam implementasi pembebasan visa. Empat pelabuhan dimaksud adalah Batam Center, Sekupang, Tanjung Uban, serta Sri Bintang.

"Itu juga kami minta supaya bisa dibuka untuk proses imigrasi bebas visa," katanya.

Terkait anggaran untuk pembenahan TPI, Indroyono mengatakan bahwa pemerintah siap memberikan tambahan anggaran sesuai kebutuhan kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dia juga mengemukakan, ke depan kebijakan penambahan negara bebas visa ke Indonesia, bisa dilakukan cukup hanya dengan Peraturan Menkumham. Tujuannya adalah agar kebijakan tersebut bisa lebih dinamis dalam penerapannya.

Sementara itu, revisi Peraturan Presiden (Perpres) terkait penambahan jumlah negara bebas visa dari 15 menjadi 45 negara, disebut paling lambat akan selesai awal April agar bisa langsung diimplementasikan.

"Saat ini, revisi Perpres memasuki tahapan harmonisasi dengan berbagai pihak, untuk selanjutnya bisa ditandatangani Presiden Joko Widodo. Mudah-mudahan akhir Maret atau awal April sudah bisa ditandatangani Presiden," tuturnya pula. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Targetkan Rp12 Triliun dari Kebijakan Pembebasan Visa

Pemerintah Targetkan Rp12 Triliun dari Kebijakan Pembebasan Visa

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2015 | 19:02 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×