Panjang Telunjuk Ungkap Kepribadian Seseorang Saat Kencan

Kamis, 02 Juli 2015 | 13:34 WIB
Panjang Telunjuk Ungkap Kepribadian Seseorang Saat Kencan
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Bagian tubuh lelaki yakni jari tangan ternyata bisa menjadi patokan perempuan yang sedang melakukan pendekatan dengannya. Rasio jari seorang lelaki bisa mengungkapkan apakah dia lelaki yang baik atau tidak.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Consumenr Psychology, lelaki yang memiliki jari telunjuk lebih pendek dibandingkan jari manisnya cenderung royal dengan pasangannya.

Lelaki ini rela menghabiskan uangnya untuk membelikan hal-hal yang disukai kekasihnya.

Panjang jari tangan seseorang, menurut berbagai penelitian dipengaruhi oleh tingkat paparan testosteron pada lelaki dan estrogen untuk perempuan. Pada 2011, peneliti Zhengui Zheng dan Martin Cohn dari Stanford University di California menemukan kaitan antara hormon dan panjang jari tangan.

Sebagai contoh, lelaki yang jari telunjukknya lebih pendek dibanding jari manis menunjukkan tingkat kadar testosteron yang tinggi dalam tubuhnya.

Sementara itu dokter Marcelo Nepomuceno dari Montreal University menemukan bahwa panjang jari seseorang tak hanya menunjukkan paparan hormon tapi juga mendefinisikan kepribadian mereka saat kencan dengan kekasih.

Marcelo menjelaskan bahwa lelaki dengan jari telunjuk yang lebih pendek dibanding jari manis memiliki kepribadian yang maskulin atau jantan, sedangkan lelaki dengan jari telunjuk yang lebih panjang cenderung memiliki kepribadian yang feminim.

"Lelaki dengan jari yang maskulin lebih mungkin melakukan upaya yang lebih besar saat kencan dengan pasangannya. Mereka bersedia untuk melakukan hal romantis dengan memberikan bunga atau cokelat sebagai tanda cinta mereka," imbuhnya.

Sebaliknya, untuk perempuan dengan jari telunjuk yang lebih panjang dibanding jari manis akan menunjukkan ketertarikan mereka saat kencan dengan kekasih. Mereka juga lebih mungkin mengenakan riasan wajah untuk membuat kekasihnya jatuh hati.

Peneliti percaya bahwa paparan estrogen dan testosteron selama kehamilan terkait dengan hasrat seks seseorang baik lelaki maupun perempuan. Oleh karena itu peneliti menyimpulkan bahwa ketika hormon ini meningkat maka memicu kedua jenis kelamin ini berkorban lebih besar untuk menyenangkan pasangannya. (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI