Apakah Marah-Marah Bisa Membatalkan Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya

Nur Khotimah

Kamis, 12 Februari 2026 | 07:35 WIB
Apakah Marah-Marah Bisa Membatalkan Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi marah. (Chat GPT)

Suara.com - Puasa dalam Islam tidak hanya dimaknai sebagai menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, tapi juga sebagai sarana pembinaan akhlak dan pengendalian diri secara menyeluruh.

Ibadah ini bertujuan membentuk pribadi yang bertakwa, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Quran bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai derajat ketakwaan.

Oleh karena itu, puasa memiliki dimensi lahiriah dan batiniah yang sama-sama penting untuk dijaga.

Dalam praktik sehari-hari, banyak umat Islam yang masih mempertanyakan apakah amarah, emosi berlebihan, atau perilaku tidak terpuji lainnya dapat membatalkan puasa.

Situasi seperti tekanan pekerjaan, masalah keluarga, atau kelelahan fisik sering kali memicu emosi, terutama ketika seseorang sedang berpuasa.

Tidak jarang muncul anggapan bahwa selama tidak makan dan minum, maka puasa tetap sah meskipun seseorang marah-marah atau berkata kasar.

Pertanyaan ini menjadi penting karena puasa bukan sekadar ibadah ritual, melainkan juga latihan spiritual untuk menundukkan hawa nafsu.

Islam memberikan perhatian besar terhadap pengendalian emosi, termasuk amarah, karena hal tersebut sangat berkaitan dengan kualitas puasa seseorang.

Untuk memahami persoalan ini secara utuh, diperlukan penjelasan berdasarkan Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW, khususnya yang membahas tentang menahan hawa nafsu dan menjaga perilaku selama menjalankan ibadah puasa.

baca juga

Apakah Marah Dapat Membatalkan Puasa?

Ilustrasi marah (freepik.com/wayhomestudio)
Ilustrasi marah (freepik.com/wayhomestudio)

Secara hukum fikih, marah-marah tidak termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa.

Puasa batal apabila seseorang melakukan perbuatan tertentu seperti makan, minum, berhubungan suami istri di siang hari Ramadan, atau hal lain yang secara jelas membatalkan puasa sebagaimana dijelaskan para ulama.

Dengan demikian, marah tidak membatalkan puasa secara hukum.

Jadi, meskipun tidak membatalkan secara fikih, marah dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa.

Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menahan diri dari perbuatan dan ucapan yang buruk.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda:

"Puasa itu bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari perkataan sia-sia dan perbuatan keji." (HR. Al-Baihaqi). 

Hadis ini menunjukkan bahwa kualitas puasa sangat ditentukan oleh perilaku seseorang selama berpuasa.

Marah yang berlebihan, disertai dengan ucapan kasar atau tindakan yang menyakiti orang lain, dapat merusak nilai ibadah puasa meskipun secara hukum tetap sah.

Hadis tentang Menahan Amarah saat Puasa

Rasulullah juga secara khusus menekankan pentingnya menahan amarah ketika berpuasa. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, beliau bersabda:

"Apabila salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, maka janganlah berkata kotor dan jangan berbuat bodoh. Jika ada seseorang yang mencelanya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia mengatakan: 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa'."

Hadis ini menegaskan bahwa puasa adalah latihan kesabaran dan pengendalian emosi.

Ketika seseorang dihadapkan pada situasi yang memancing amarah, ia dianjurkan untuk mengingat statusnya sebagai orang yang sedang berpuasa, sehingga dapat menahan diri dari reaksi negatif.

Pengendalian Hawa Nafsu dalam Al-Quran

Al-Quran banyak membahas tentang pentingnya mengendalikan hawa nafsu, termasuk amarah. Salah satu ayat yang relevan adalah firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 134:

"(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan hartanya di waktu lapang dan sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan kesalahan orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan."

Ayat ini menunjukkan bahwa menahan amarah merupakan sifat mulia yang dicintai oleh Allah SWT.

Dalam konteks puasa, ayat ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan puasa tidak hanya diukur dari menahan lapar, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan emosi dan bersikap lapang dada.

Selain itu, dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman bahwa tujuan puasa adalah untuk membentuk ketakwaan.

Ketakwaan tersebut mencakup kemampuan seseorang dalam mengontrol hawa nafsu, baik nafsu makan, minum, maupun nafsu emosi seperti marah dan dendam.

Marah dan Kualitas Puasa

Marah yang tidak terkendali dapat mengurangi esensi puasa sebagai ibadah pembentuk akhlak.

Seseorang mungkin tetap mendapatkan status sah berpuasa, tapi kehilangan pahala yang besar akibat perilaku yang tidak terjaga.

Oleh karena itu, para ulama sering mengingatkan bahwa puasa sejati adalah puasa yang mampu menahan seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa.

Dengan menahan amarah, seseorang tidak hanya menjaga pahala puasa, tetapi juga melatih dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih sabar dan bertakwa.

Puasa seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan dengan sesama manusia.

Kesimpulan

Marah-marah tidak membatalkan puasa secara hukum, tetapi dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa jika tidak dikendalikan.

Islam melalui Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya menahan hawa nafsu, termasuk amarah, sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah puasa.

Dengan menjaga lisan, emosi, dan perilaku selama berpuasa, seorang Muslim tidak hanya menjalankan kewajiban ritual, tetapi juga meraih tujuan utama puasa, yaitu ketakwaan kepada Allah SWT.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panduan Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Beserta Arti Sesuai Urutan

Panduan Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Beserta Arti Sesuai Urutan

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:35 WIB

Muhammadiyah Puasa Tanggal Berapa? Ini Keputusan dan Jadwal Imsakiyahnya

Muhammadiyah Puasa Tanggal Berapa? Ini Keputusan dan Jadwal Imsakiyahnya

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:05 WIB

5 Amalan Utama di Akhir Bulan Sya'ban, Sambut Ramadan dengan Hati yang Suci

5 Amalan Utama di Akhir Bulan Sya'ban, Sambut Ramadan dengan Hati yang Suci

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:14 WIB

Terkini

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Serum Rambut Viva Manfaatnya Apa? Ini 2 Varian untuk Perawatan Kulit Kepala

Serum Rambut Viva Manfaatnya Apa? Ini 2 Varian untuk Perawatan Kulit Kepala

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Tren Baru Memilih AC: Tak Cuma Dingin, tapi Juga Efisien dan Praktis

Tren Baru Memilih AC: Tak Cuma Dingin, tapi Juga Efisien dan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 15:04 WIB

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:00 WIB

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:59 WIB

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 14:57 WIB

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:42 WIB

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:35 WIB

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

×