7 Mitos Perawatan Rambut yang Perlu Anda Tahu

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Minggu, 02 Agustus 2015 | 20:58 WIB
7 Mitos Perawatan Rambut yang Perlu Anda Tahu

Suara.com - Rambut merupakan mahkota yang bisa mempercantik penampilan perempuan. Wajar jika sebagian kaum hawa menyediakan anggaran khusus untuk menjaga kesehatan dan keindahan rambutnya.

Namun tak sedikit pula mitos yang beredar terkait dengan masalah rambut. Biasanya mitos tentang rambut ini turun temurun kita dapatkan dari perkataan orangtua, seperti melarang untuk mencabut uban, karena diyakini justru bisa bertambah banyak.

Lantas, seberapa benar mitos-mitos seputar rambut yang beredar di masyarakat? Yuk, simak penjelasannya berikut seperti dilansir Boldsky.

Mitos pertama
Kebanyakan dari kita percaya bahwa mencabut uban bisa meningkatkan jumlah uban yang akan tumbuh. Meskipun ini hanya mitos, masih ada alasan untuk menghindari mencabut rambut. Karena ternyata, kebiasaan ini bisa mempengaruhi akar rambut atau bahkan dapat menyebabkan infeksi di kulit kepala.

Mitos kedua
Sebagian orang percaya bahwa menggunakan air dingin dapat membuat rambut berkilau. Faktanya hal ini hanya mitos, dan tidak ada hubungannya sama sekali.

Mitos ketiga
Mewarnai rambut selama ini dianggap dapat merusak setiap helai rambut. Ternyata jika produk yang kita pakai berkualitas maka rambut tetap sehat dan indah dengan tampilan warna baru.

Mitos keempat
Beberapa orang percaya bahwa kerusakan pada ujung rambut dapat diobati dengan obat tertentu. Faktanya masalah itu ternyata bisa diatasi hanya dengan memotong bagian ujung rambut tersebut.

Mitos kelima
Sebagian besar orang menyimpulkan bahwa ketombe merupakan partikel dari kulit kepala yang kering. Tapi sebenarnya ketombe merupakan kondisi yang disebabkan oleh ragi. Kadang-kadang, stres juga dapat memicu timbulnya ketombe.

Mitos keenam
Rambut beruban seringkali dianggap sebagai gejala stres yang dialami seseorang. Faktanya faktor genetik lebih berkontribusi pada munculnya uban bahkan di usia muda sekalipun.

Mitos ketujuh
Bagi mereka yang memiliki rambut berminyak disarankan untuk menghindari penggunaan kondisioner setelah keramas. Padahal ini hanyalah mitos. Faktanya, kondisioner tidak menyebabkan peningkatan produksi minyak pada kulit kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×