Teater Koma Akan Pentaskan Inspektur Jendral

Ririn Indriani

Kamis, 29 Oktober 2015 | 20:29 WIB
Teater Koma Akan Pentaskan Inspektur Jendral
Cuplikan adegan Teater Koma bertajuk Inspektur Jendral.

Suara.com -
Teater Koma akan mementaskan "Inspektur Jendral", naskah teater klasik Rusia karya Nikolai Gogol yang dibalut dengan konsep pewayangan.

"Dari Rusia hingga wayang, kita berbicara tentang carangan atau sempalan," kata Nano Riantiarno, sutradara di Galeri Indonesia Kaya di Jakarta, Kamis (29/10/2016).

Lakon carangan atau sempalan adalah kisah wayang yang benar-benar baru dan berbeda dari pakem kisah wayang Mahabarata atau Ramayana.

Sentuhan wayang dibuat untuk memasukkan unsur Indonesia dalam kisah klasik yang pertama kali dipentaskan pada 1836. Dalam kostum pemain, misalnya, Teater Koma mencampurkan busana khas Eropa dengan detail-detail kain nusantara. Kadang kala gerak pemain yang berdandan ala Eropa serupa dengan gerak wayang orang.

Para pemeran juga "dilabeli" lewat warna kostum. Para pejabat dan polisi yang korup mengenakan busana nuansa hitam dan putih.

Khusus untuk panakawan yang antikorupsi, kostumnya ditandai dengan warna-warni ceria. Mereka juga menjadi unsur hiburan yang akan menuai tawa penonton.

"Ini tentang korup lawan nonkorup," kata Nino.

Meski membawakan saduran naskah Rusia, Nano mengatakan kisah "Inspektur Jendral" relevan dengan situasi Indonesia saat ini yang diwarnai korupsi.

"Inspektur Jendral" mengisahkan peperangan antara negeri Astina dan Amarta. Untuk mempersiapkan perang, ibu kota Astinapura mengirim Inspektur Jendral untuk menyelidiki kota kecil pimpinan Wali Kota Ananta Bura.

Wali Kota dan para pejabat khawatir karena mereka semua terlibat korupsi. Mereka berunding dan sepakat untuk menyuap Inspektur Jendral agar kebusukan korupsi mereka tidak terungkap.

"Inspektur Jendral" dimainkan aktor kawakan Teater Koma seperti Budi Ros, Ratna Riantiarno, Sari Madjid, Dorias Pribadi, Emmanuel Handoyo, Supartono JW dan Asmin Timbil. Para panakawan perempuan yang kocak diperankan Daisy Lantang, Ratna Ully, Angga Yasti, Tuti Hartati dan Rita Matu Mona.

Aktor lain yang terlibat adalah Bayu Darmawan Saleh, Sir Ilham Jambak, Yulius Buyung, Julung Ramadan, Dana Hassan dan Rangga Riantiarno.

Rima Ananda Omar bertanggungjawab atas kostum-kostum gaya Eropa-Indonesia, tata rias oleh Sena Sukarya dan koreografi oleh Ratna Ully. Fero Aldiansya Stefanus mengomposisi dan mengaransemen permainan musik, sedangkan Taufan S. Chn bertanggung jawab sebagai penata artistik dan cahaya.

Produksi "Inspektur Jendral" juga dibantu oleh Tinton Prianggoro selalu pengarah teknik dan Sari Madjid Prianggoro sebagai pimpinan panggung.

"Inspektur Jendral" dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru pada 6-15 November 2015. Tiket dijual mulai dari Rp75.000 hingga Rp350.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Persembahan Terbaru dari Teater Koma

Ini Persembahan Terbaru dari Teater Koma

Press Release | Rabu, 25 Maret 2015 | 15:40 WIB

"Republik Cangik" Ketika Panakawan Memilih Raja

"Republik Cangik" Ketika Panakawan Memilih Raja

Lifestyle | Jum'at, 14 November 2014 | 20:35 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×