Menyusuri Semangat Bung Hatta di Bukittinggi

Esti Utami

Selasa, 10 November 2015 | 14:09 WIB
Menyusuri Semangat Bung Hatta di Bukittinggi
Kota Bukittingi. (shutterstock)

Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mungkin Anda sudah sering mendengarnya. Kota berhawa sejuk di Sumatera Barat ini merupakan tempat kelahiran Bung Hatta. 

Sebagai salah seorang Pahlawan Nasional, Bung Hatta yang bernama asli Muhammad Athar menjalani masa kecil di Bukittinggi, namun tidak menghabiskan sepanjang hidupnya di sana.  Namun semangat juangnya kental terasa saat kita menyusuri sudut rumah kelahiran yang berada di Jalan Soekarno Hatta No.37.

Rumah kelahiran Bung Hatta dengan luas bangunan 440 meter, pertama kali dibangun pada 1860 di tanah seluas lebih kurang 799 meter yang sebagian digunakan sebagai jalan raya. Bung Hatta menempati rumah itu sejak lahir pada 12 Agustus 1902 hingga menamatkan Sekolah Rakyat 1913 bersama ibu Saleha, kakek Ilyas, nenek Aminah dan pamannya Saleh dan Idris.

Pada September 1994, atau 20 tahun setelah rumah itu ditinggalkan oleh keluarga besar Bung Hatta, Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara yang juga mengelola Universitas Bung Hatta merenovasi dan melakukan pembangunan kembali lahan bekas rumah kelahiran itu setelah dibebaskan oleh Pemerintah Bukittinggi.

"Pada 12 Agustus 1995 bertepatan dengan tanggal kelahiran sang proklamator, rumah kelahiran ini diresmikan oleh Menteri Negara Koordinator Kesejahteraan Rakyat Azwar Anas atas kerja sama Universitas Bung Hatta dan Pemerintah Daerah Tingkat II Bukittinggi," kata Pengelola Rumah Bung Hatta yang ditugaskan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bukittinggi, Dessi Warty.

Dessi yang telah bekerja sejak 19 tahun silam sebagai pengelola rumah tersebut mengatakan bangunan rumah memang telah direnovasi, namun bentuk bangunan itu sendiri beserta seluruh perabotan tetap masih asli memiliki nilai sejarah.

"Renovasi yang dilakukan hingga 1995 tersebut bertujuan menggeser letak rumah kelahiran ini sekitar enam meter ke belakang untuk pelebaran jalan. Dulu beranda rumah berada tepat di tepi jalan raya, namun sekarang letaknya sudah lebih baik demi kenyamanan masyarakat untuk berkunjung," ujar dia.

Untuk menghargai jasa Bung Hatta, Pemerintah kota memberikan anggaran khusus melalui APBD untuk biaya perawatan, pemeliharaan setiap tahunnya.

Usaha Pemerintah Kota Bukittinggi tidak sia-sia karena terbukti dari penampakan rumah kelahiran berwarna abu-abu yang terawat dan asri. Saat ini telah dijadikan sebagai museum dan terbuka untuk umum setiap hari mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Taman kecil menyambut, saat tamu memasuki pekarangan museum rumah kelahiran Bung Hatta. Untuk para pengunjung disediakan kursi tamu moderen berwarna coklat tua serta meja dengan buku tamu di atasnya. Setiap orang bebas berfoto di rumah ini, namun dilarang memegang benda-benda bersejarah di dalamnya.

Denah rumah yang terpasang di dinding beranda cukup membantu memberi petunjuk bagi para pengunjung. Sesekali Dessi bertindak sebagai pemandu para pengunjung bila  dibutuhkan.

Di rumah berlantai papan dan beberapa ruangan beralaskan tikar rotan itu, terdapat masing-masing satu ruangan di sisi kiri dan kanan beranda rumah yang bertuliskan kamar bujang dan kamar Saleh Sutan Sinaro di atas pintu masuk ruangan.

Di kamar bujang yang dimanfaatkan Bung Hatta sebagai ruang baca tersebut, terdapat tempat tidur kecil beralaskan seprai berwarna putih.
Satu meja tulis dan kursi serta lemari setinggi dua meter yang berisikan buku-buku koleksi Hatta dan penulis lainnya yang bercerita tentang Bung Hatta semasa hidup.

Kamar bujang yang bersebelahan dengan lumbung padi Saleha/Idris itu merupakan kamar Bung Hatta untuk beristirahat sejenak semasa ia tinggal di sana. Terdapat satu tempat tidur kecil, meja dan kursi yang tidak jauh berbeda dengan peralatan di ruang baca.

Uniknya, di dalam kamar bujang itu terpajang sebuah sepeda tua berwarna hijau tua dan foto Bung Hatta memegang sepeda tersebut saat usia delapan tahun di dinding dekat sepeda. Konon foto tersebut di ambil di depan rumah kelahirannya tersebut.

Sedangkan kamar Saleh Sutan Sinaro merupakan tempat untuk barang-barang pos yang akan dikirimkan ke Pasaman hingga Sibolga, namun sekarang dimanfaatkan untuk kamar penjaga rumah tersebut sehari-hari.

"Dulu, kakek dan paman Bung Hatta bekerja sebagai pegawai Pos sehingga ruangan ini dimanfaatkan untuk penitipan barang bagi masyarakat yang ingin mengantarkan barang ke beberapa wilayah tertentu," kata Dessi.

Saat memasuki ruang utama rumah ini, jiwa dan kehidupan Bung Hatta seolah hadir lewat foto-foto semasa hidupnya seperti foto berbagai kegiatan di Bukittinggi, peresmian balai kesehatan Ibnu Sina Bukittinggi, foto orang-orang yang erat kaitannya dengan Bung Hatta termasuk paman dan guru agamanya Sjech Djamil Djambek.

Juga foto keluarga, teks proklamasi, pidato-pidato sebagai wakil presiden hingga silsilah keluarga Bung Hatta dari pihak ayah dan ibu.

Jangan juga melewatkan bagian belakang rumah. Terdapat dua lumbung padi tinggi besar di sebelah kiri bertuliskan lumbung padi Aminah dan lumbung padi Saleha/Idris yang digunakan untuk menyimpan cadangan makanan bagi keluarga Bung Hatta.

Bagian yang teristimewa dari rumah ini, adalah kamar tempat kelahiran Bung Hatta. Kamar tersebut berada di lantai dua rumah.

Seorang pengunjung dari Pekanbaru, Siska (27) mengatakan rumah ini sangat kaya informasi yang membuat setiap pengunjung mengenal lebih dekat dengan kehidupan Bung Hatta.

"Ini rumah yang penuh sejarah, terawat dan memberikan semangat untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh Bung Hatta," ujar dia.

Baginya salah satu yang paling erat dengan sosok Bung Hatta ialah seorang yang jujur, santun dan disiplin. Bahkan hingga proklamator bangsa itu meninggal 14 Maret 1980, ia mampu mempertahankan jiwa sederhana dan rasa solidaritas dengan rakyat.

"Rumah ini hanya salah satu saksi bisu sejarah dan perjuangan Bung Hatta, namun sangat besar artinya jiwa setiap individu dapat benar-benar memaknainya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Foto | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Foto | Sabtu, 18 April 2026 | 12:50 WIB

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 19:27 WIB

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 09:00 WIB

Akses Padang-Bukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik

Akses Padang-Bukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik

News | Senin, 19 Januari 2026 | 14:39 WIB

Terkini

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

×