Alis Rontok, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini

Senin, 28 Desember 2015 | 12:36 WIB
Alis Rontok, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kehilangan alis merupakan tanda yang serius dalam tubuh. Geniusbeauty.com telah menemukan faktor-faktor apa yang dapat memicu rontoknya alis dan bagaimana untuk menghentikan proses ini.

Kehilangan alis bisa menjadi kejutan yang lebih besar daripada kebotakan - baik untuk perempuan dan lelaki. Ini mungkin disebabkan oleh faktor eksternal dan faktor internal.

Dalam kasus yang parah, Anda mungkin perlu perawatan medis, dalam kasus lain adalah mungkin hanya perlu menggunakan produk untuk pertumbuhan alis.

1. Penyakit kulit
Beberapa penyakit seperti psoriasis, eksim atau dermatitis seboroik, mungkin tidak akan langsung berdampak pada hilangnya alis, tetapi penyakit ini menyebabkan peradangan kulit di dahi. Secara tak sadar Anda akan menggaruk daerah yang gatal di bagian dah dan inilah yang dapat memprovokasi hilangnya alis. Dalam hal ini alis terlihat homogen karena folikel rambut tidak rusak, dan karena itu, alis bisa tumbuh lagi.

2. Infeksi dan tahi lalat
Infeksi juga dapat menyebabkan hilangnya alis. Hal ini mampu merusak batang atau folikel rambut, dan menyebabkan kurangnya sirkulasi darah, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut. Jika ada neoplasma seperti tahi lalat di daerah dahi, baik jinak atau ganas Anda juga mungkinakan mengami hilangnya alis.

3. Alergi terhadap kosmetik
Pernahkah Anda memperhatikan bahwa kulit di bawah alis bereaksi terhadap pewarna atau pensil dengan kemerahan dan gatal-gatal? Ini adalah alasan bagi Anda untuk mengunjungi ahli alergi: mungkin, produk ini meliputi beberapa bahan yang membuat Anda kontraindikasi. Jangan menunda pemecahan masalah ini dan Anda harus menghindari menggunakan produk yang disebutkan, sebelum alis Anda benar-benar hilang secara keseluruhan.

4. Penyakit tiroid
Kehilangan alis bisa menjadi gejala dari penyakit serius. Sebuah contoh klasik adalah peningkatan atau penurunan aktivitas kelenjar tiroid. Segera setelah Anda melihat bahwa ekor alis Anda telah "menghilang" pergilah mengunjungi dokter. Biasanya dikter akan meresepkan beberapa obat. Biasanya, alis akan tumbuh lagi ketika terapi yang dipilih benar.

5. Alopecia atau kebotakan
Alopecia atau androgenik secara tidak langsung dapat menyebabkan hilangnya alis. Hal ini paling sering terjadi ketika rambut rontok di area sepanjang dahi. Ingat bahwa penyakit ini ditandai dengan hilangnya rambut secara bertahap, namun kulit akan tetap tampak normal dalam kasus ini.

6. Lichen
Lichen planus juga dapat menyebabkan kerusakan folikel rambut, menyebabkan kerugian sementara atau permanen dari alis. Penyakit ini ditandai dengan peradangan di sekitar setiap folikel. Pada kasus yang parah, jika folikel telah hancur, bintik-bintik botak mungkin muncul.

7. Stres
Kehilangan alis dapat disebabkan oleh stres emosional atau fisiologis: stres di tempat kerja atau depresi.

8. Pil
Kontrasepsi hormonal, kemoterapi, obat untuk epilepsi, psoriasis dan arthritis semua dapat menyebabkan hilangnya alis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI