- Golden Tulip Essential PIK2 menyelenggarakan Prosperity Imlek Dinner pada 16 Februari 2026 dengan hidangan Chinese cuisine autentik.
- Hotel tersebut kemudian menyajikan Warisan Nusantara Iftar Buffet sepanjang Ramadan dengan fokus pada hidangan Indonesia premium.
- Strategi experience dining ini bertujuan menciptakan momen berkesan, ditawarkan bersama paket menginap bagi pasar urban di PIK 2.
Suara.com - Tahun ini, dua momen besar dalam kalender budaya. Imlek dan Ramadan datang berdekatan. Bagi masyarakat urban, situasi ini menghadirkan ritme perayaan yang nyaris tanpa jeda.
Dari makan malam penuh simbol kemakmuran hingga meja panjang berbuka puasa yang sarat kebersamaan. Dan seperti tradisi yang terus hidup di kota-kota besar, rasanya tak lengkap merayakan keduanya tanpa deretan hidangan istimewa.
Di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Golden Tulip Essential PIK2 menjadi salah satu hotel yang menangkap momentum, lewat dua program experience dining yang dirancang khusus menyambut Imlek dan Ramadan.
Jamuan Imlek Bernuansa Kemakmuran
Melalui Prosperity Imlek Dinner yang digelar pada 16 Februari 2026, hotel ini menghadirkan jamuan makan malam dengan pendekatan simbolik khas Tahun Baru Imlek.
Chinese cuisine autentik disajikan bukan sekadar sebagai menu, melainkan sebagai representasi filosofi kemakmuran, keharmonisan, dan keberuntungan.

Suasana dirancang elegan namun tetap hangat, cocok untuk makan malam keluarga, sekaligus relevan bagi kalangan profesional yang ingin merayakan Imlek bersama kolega atau mitra bisnis dalam setting yang lebih personal.
General Manager Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta, Garna Sobhara Swara, menegaskan bahwa perayaan ini tidak berhenti pada aspek kuliner semata.
“Melalui Prosperity Imlek Dinner dan Warisan Nusantara Iftar Buffet, kami ingin menekankan makna yang lebih dari sekadar bersantap. Imlek menghadirkan semangat kemakmuran dan keberuntungan, sementara Iftar mengajak kita bersyukur dan berbagi kebahagiaan,” ujar Garna.
Baca Juga: Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
Baginya, setiap detail mulai dari pilihan menu hingga atmosfer ruangan dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang memiliki nilai emosional.
Ramadan dengan Cita Rasa Nusantara
Tak lama setelah suasana Imlek, Ramadan menghadirkan energi yang berbeda. Jika Imlek identik dengan simbol keberuntungan dan kemakmuran, Ramadan lebih menekankan refleksi dan kebersamaan.
Menjawab kebutuhan tersebut, hotel ini menghadirkan Warisan Nusantara Iftar Buffet sepanjang bulan puasa. Konsepnya inklusif dan berakar pada tradisi lokal, dengan ragam hidangan Indonesia yang disajikan dalam format buffet.
Menu dirancang menghadirkan cita rasa daerah dengan bahan premium dan teknik pengolahan modern, tanpa meninggalkan karakter asli masakan Nusantara.
Format buffet membuka ruang interaksi sosial yang lebih luas, selaras dengan semangat Ramadan sebagai bulan silaturahmi.
“Kami ingin setiap menu menghadirkan kebersamaan yang hangat dan harmoni budaya. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami membangun relasi jangka panjang dengan tamu,” lanjut dia.
Lebih dari Sekadar Makan di Hotel
Kedua program ini juga diperkuat melalui kolaborasi dengan ABC Foodservice guna menjaga konsistensi kualitas rasa.
Di tengah ketatnya persaingan destinasi urban seperti PIK 2, pendekatan experience dining menjadi strategi yang relevan, menggeser fokus dari sekadar penjualan kamar menuju penciptaan momen.
Dari sisi harga, Prosperity Imlek Dinner ditawarkan mulai Rp258.000 per orang, dengan opsi bundling menginap di Studio Room untuk dua orang mulai Rp1.288.000.
Sementara Warisan Nusantara Iftar Buffet tersedia mulai Rp188.000 per orang, serta paket menginap mulai Rp980.000.
Skema ini menyasar pasar staycation singkat, terutama warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menggabungkan pengalaman kuliner dengan waktu istirahat di kawasan PIK 2.
Ketika Imlek dan Ramadan hadir hampir berdampingan, perayaan rasa menjadi jembatan yang menghubungkan dua tradisi besar.