Menikmati Rasa Es Kopi Vietnam di Resto Olivier

Suwarjono

Selasa, 12 Januari 2016 | 15:44 WIB
Menikmati Rasa Es Kopi Vietnam di Resto Olivier
Es kopi Vietnam di Olivier

Suara.com - Usai kejadian kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27) yang diduga disebabkan minum es kopi Vietnam, manajemen Restoran Olivier menolak memberikan keterangan apapun kepada wartawan. Pihak manajemen tutup mulut dengan alasan menghormati penyidikan kepolisian. 

“Semua keterangan ada di kepolisian. Silahkan kalau ada pertanyaan ke penyidik. Kami tidak ada keterangan apapun. Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian,” kata Mia Resmiati, Manager Guest Relations Officer Restoran Olivier kepada Suara.com.

Meski puluhan jurnalis dari berbagai media menghubungi manajemen untuk minta wawancara, pihak manajemen belum bersedia memberi keterangan seputar peristiwa kematian Mirna yang terjadi Rabu (7/1/2016) lalu, usai minum es kopi Vietnam di restoran tersebut.

Meski kejadian tersebut menghebohkan masyarakat, restoran tetap buka seperti biasa, melayani tamu-tamu yang ingin makan maupun sekedar ngopi bersama teman, kolega maupun keluarga. Tidak ada tanda-tanda bahwa minggu lalu di tempat tersebut ada kejadian menggemparkan. Hanya tampak sedikit berbeda, dari 136 seat yang ada,  di meja 57 berikut sofa, tampak ditutup dengan kain. Namun karena letak sofa di dekat tembok, tidak tampak mencolok.

Restoran yang mulai beroperasi sejak 9 Juni 2015 ini dikenal menyediakan hidangan Eropa hingga Asia. Seperti pasta dan risoto, spaghetti berbagai rasa, makanan pembuka seperti sup tom yam, mushroom, porcini soup, salad dan lain-lain. Makanan berat tersedia ayam betutu, sop buntut hingga hainan styke risoto. Juga steak beraneka raham. Minum dari kopi, jus hingga wine semua tersedia. Tak heran jika restoran ini tidak pernah sepi karena banyaknya pilihan menu yang tersedia. Apalagi lokasi di lantai dasar paling depan, membuat pengunjung mudah untuk menemukannya, termasuk sangat strategis untuk membuat janji ketemuan dengan teman atau rekan kerja.

Penasaran dengan es kopi Vietnam, jurnalis Suara.com pun memesan minuman “istimewa” tersebut. Lihat harga, Rp38.000, lebih murah dibanding kopi standar internasional yang banyak membuka gerai di Jakarta. 

“Ada pengunjung yang pesan ke kami begini, 'Mbak bisa pesan kopi kejang-kejang', ada lagi Bapak-bapak datang pesan ke kami, 'Mbak pesan kopi yang bikin mati dong',” kata Mia menirukan pesan yang disampaikan beberapa tamu satu-dua hari setelah kejadian. Mia paham yang dimaksud pengunjung tersebut. Ia hanya tersenyum. Ia sadar es kopi Vietnam sempat jadi tren di restorannya dan banyak tamu datang untuk mencobanya. 

Saat kejadian, setidaknya ada 10 tamu yang pesan es kopi Vietnam. Namun tidak ada satupun keluhan, kecuali kasus Mirna.

Yang menarik dari kopi Vietnam adalah proses pembuatan yang dilakukan di depan tamu. “Sebenarnya kopi Vietnam ini asli kopi Indonesia. Kopi robusta juara satu di Indonesia. Hanya untuk pembuatannya mengikuti gaya Vietnam, dengan disaring saat dihidangkan,” jelas Mia.

Staf restoran kemudian datang membawa segelas paket kopi Vietnam. Di gelas ukuran 600 ml, sudah terdapat susu kental manis dan es. Sedangkan di atas gelas, terdapat saringan kopi dan kopi bubuk kasar. Pelayan kemudian menuangkan air panas di atas kopi bubuk. Setelah melewati saringan, tetesan kopi berwarna hitam mengucur bercampur susu. Proses ini berlangsung sekitar dua menit. “Jadi ini bukan kopi Vietnam, namun disajikan dengan gaya Vietnam,” jelas dia.

Selama menyeduh kopi, rasa kopi sudah mulai terasa dari uap yang keluar. Bagi penikmat kopi, sangat mudah untuk menebak bahwa ini kopi jenis robusta kualitas bagus. Namun, karena penyajian dengan gaya Vietnam, dengan dicampur susu kental, ditambah es, rasa kopi tidak menyengat. Pelayan kemudian memberikan sedotan, sekalius untuk mengaduk agar kopi dan susu kental bercampur.

“Kopi Vietnam, layaknya kopi espresso dan minuman lain banyak dipesan. Terutama pada waktu di luar jam makan siang atau malam,” kata Mia.

Rasa kopi susu memang terasa kuat di lidah. Tidak ada yang sangat istimewa dari kopi ini. Disajikan terbuka, menjadikan prosesi membuat kopi yang dipertontotan pelayan restoran menjadi daya tarik sendiri. Apalagi saat menunggu tetesan demi tetesan kopi bercampur dengan susu dan es. Sehingga,  bila pesan es kopi Vietnam, sangat disayangkan apabila proses penyajian dilewatkan. Apalagi, bila kemudian diminum satu jam setelah pesan, saat es sudah mencair dengan kopi dan susu. Pasti hambar terasa. 

Dan segelas es kopi Vietnam tersebut tandas hanya dalam beberapa sedotan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Minum Kopi Sebaiknya Makan Dulu Agar Tak Sakit Perut

Sebelum Minum Kopi Sebaiknya Makan Dulu Agar Tak Sakit Perut

News | Senin, 11 Januari 2016 | 23:00 WIB

Terkini

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:22 WIB

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 15:21 WIB

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:17 WIB

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sumbar | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

Toyota Recall 176 Ribu Kendaraan di China Imbas Masalah Teknis

Toyota Recall 176 Ribu Kendaraan di China Imbas Masalah Teknis

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 15:05 WIB

×