Indonesia Promosi Kopi Lokal ke "Coffee Lover" Norwegia

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 Januari 2016 | 05:58 WIB
Indonesia Promosi Kopi Lokal ke "Coffee Lover" Norwegia
Ilustrasi kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Kedutaan Besar RI (KBRI Oslo) bekerja sama dengan Yayasan Green Indonesia mempromosikan wisata kopi di pameran wisata terbesar di Norwegia, Reiselivsmessen. Pameran digelar 15 sampai 17 Januari 2016.

Promosi itu bertujuan mengenalkan kebun-kebun kopi petani yang dikelola dengan lestari dan menghasilkan biji kopi bermutu prima kepada para penikmat kopi Norwegia. Sekretaris Pertama KBRI Oslo Hartyo Harkomoyo mengatakan paket wisata kopi yang diperkenalkan di sana di antara lain tour Coffee Java Lover Package (Jawa Tengah), Yogyakarta Coffee and Heritage Package (DIY), Orangutans, Coffee and The Lake Package (Sumatera), Coffee Lover Adventure Package (Bali) dan East Sumba Tour Package (NTT).

 Anjungan Indonesia juga akan dilengkapi dengan pengalaman mencecap dan menikmati aroma kopi khas Indonesia. Selain itu KBRI Oslo menggandeng asosiasi pariwisata Norwegia mengadakan presentasi guna memperkenalkan paket-paket tour tersebut kepada para biro perjalanan dan penulis wisata.

Duta Besar RI untuk Norwegia di Oslo Yuwono A Putranto mengatakan tema kopi ini diusung berdasarkan komitmen KBRI Oslo dan Green Indonesia terhadap kesejahteraan petani dan pelestarian alam.

Melalui wisata yang ditawarkan, penikmat kopi diharapkan akan mengerti proses yang terjadi mulai dari perawatan tanaman kopi, panen biji kopi, diproses dan disajikan sehingga terbangun apresiasi kepedulian terhadap tempat asal dan petani kopi, ujarnya.

 Menurut Dubes Yuwono, tema ini merupakan salah satu bagian dari langkah KBRI Oslo untuk mempromosikan pariwisata berbasis alam dan memberikan kesempatan bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar Norwegia .

Ia mengatakan kopi adalah bagian dari kehidupan sosial masyarakat Norwegia, dan kepedulian terhadap asal muasal biji kopi, cita rasa, kondisi alam dan kesejahteraan petani penghasil kopi terus tumbuh di kalangan konsumen.

Tema yang diangkat sejalan dengan kerja sama RI dan Norwegia mengutamakan pelestarian lingkungan hidup untuk mengatasi persoalan perubahan iklim, lanjut Dubes Yuwono.

 Kopi-kopi arabika yang diangkat yaitu kopi dari Gunung Arjuna (Java Aroma), Arabika Garut (Mahkota Coffee), Arabica Java Preanger (Hikmah Farm) dan Arabica Mandhaeling (Green Indonesia).

Reiselivsmessen merupakan pameran wisata tahunan dihadiri sekitar 45.000 pengunjung dari negara Skandinavia dan internasional.

KBRI Oslo mengikuti pameran sejak tahun 2007 yang dalam tiga tahun terakhir KBRI Oslo mengangkat tema wisata alam, pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil setempat.

Pameran ini mempromosikan ribuan paket wisata dari sekitar 120 negara di dunia. Norwegia merupakan pangsa pasar wisata yang sangat potensial karena tradisi berwisata masyarakatnya yang tinggi dengan tingkat pengeluaran masyarakat di atas rata-rata pengeluaran turis Uni Eropa dan dunia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis "Kopi Maut" yang Merenggut Nyawa Mirna

Kronologis "Kopi Maut" yang Merenggut Nyawa Mirna

News | Senin, 11 Januari 2016 | 06:12 WIB

Terkini

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×