Kala Seniman Menggugat Budaya Instan

Esti Utami

Kamis, 10 Maret 2016 | 12:26 WIB
Kala Seniman Menggugat Budaya Instan
Ilustrasi. (shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 11 karya seni rupa yang mengkritisi budaya instan ala mi instan dipamerkan dengan tema "Mie kirin Indonesia" di Galeri Seni "House of Sampoerna" (HoS) Surabaya pada 4-26 Maret 2016.

"Keinginan untuk serba instan, cepat, dan mudah sudah menjadi fenomena tersendiri pada kehidupan masyarakat modern saat ini," kata kurator muda komunitas 'Makmur Project' Arga Aditya di Surabaya, pekan lalu.

Ia menyebut kepopuleran mi instan sebagai makanan pokok yang hampir menyamai tingkat konsumsi beras sebagai salah satu contoh dari budaya instan.

Akhirnya, ia pun menggandeng enam seniman muda dari Jakarta, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta yang tergabung dalam komunitas tersebut untuk menuangkan pola konsumsi kekinian masyarakat Indonesia dalam pameran seni rupa dengan tema "Mie kirin Indonesia" di "HoS".

"Pesimisme dan sinisme artistik atas keprihatinan akan budaya instan disajikan dengan berbagai bumbu yang berbeda, namun tetap apik ke dalam 11 karya seni rupa lukis, grafis dan instalasi penuh warna dan sindiran positif para seniman muda itu," katanya.

Dalam karya "Survivor" yang menghadirkan cropping tubuh seorang lelaki gagah yang berdiri hening di antara putih bulu halus yang bertaburan, seniman Danni Febriana menggambarkan keberadaan masyarakat Indonesia sebagai pelaku konsumtif dan korban ketergantungan impor pangan.

Tak jauh beda dengan karya dari Iend atau Dien Firmansyah berjudul "Too Easy to be Hard, It?s You?".

Dalam karya itu, Iend atau Dien bercerita bagaimana pemuda masa kini terbuai dengan banyaknya kemudahan, seperti halnya dengan mi instan yang mampu menghipnotis dan membuat banyak orang menjadi ketergantungan.

Lain halnya dengan karya "Replika Altar" dari Ragil Surya yang berupa karya instalasi berbentuk altar yang mengilustrasikan upaya memaknai fenomena pola konsumtif yang kehilangan logika.

Karya Ragil itu mengajak penikmatnya untuk menciptakan ruang tenang sebagaimana umat melepas duniawi saat bertemu pencipta-Nya.

Begitu pula dengan ketiga karya seni lainnya yakni "Disturbing Picture" karya Muchlis Fahri, "Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri China" karya Byba Dolby S, dan "Biasa" karya Devy Ika N.

Mereka bertiga juga turut mencermati pola konsumtif masyarakat dengan menuangkannya dalam karya-karya kreatif lainnya.

Solusi atas budaya instan itu juga ditawarkan dalam rupa kreasi seni melalui ajakan masyarakat untuk meningkatkan penggunaan bahan baku lokal seperti beras, ketela, maupun singkong dalam kehidupan kesehariannya.

Pameran itu juga menyediakan sebuah ruang interaktif nan unik yang merupakan wadah komunikasi antara pengunjung dan seniman sebagai umpan balik dari pengunjung pada karya para seniman.

"Makmur Project yang dibentuk di bulan Agustus 2015 dan dipelopori oleh beberapa seniman, akuntan dan kurator itu merupakan sebuah proyek untuk mengulas berbagai fakta menarik dibalik fenomena popular masyarakat Indonesia, serta menjadi wujud kepedulian terhadap kondisi bangsa," kata Arga Aditya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelajahi ARTJOG 2026, Awal Trilogi Baru "Ars Longa: Generatio"

Jelajahi ARTJOG 2026, Awal Trilogi Baru "Ars Longa: Generatio"

Video | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:57 WIB

ARTJOG 2026 Angkat Tema Regenerasi, Hadirkan Ruang Bertemunya Beragam Generasi dalam Dunia Seni

ARTJOG 2026 Angkat Tema Regenerasi, Hadirkan Ruang Bertemunya Beragam Generasi dalam Dunia Seni

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:38 WIB

Living Walls: Saat Dinding Hotel di Yogyakarta Berubah Jadi Galeri Seni dengan Sentuhan Naive Art

Living Walls: Saat Dinding Hotel di Yogyakarta Berubah Jadi Galeri Seni dengan Sentuhan Naive Art

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:27 WIB

Saat Karya Seni, Tata Ruang, dan Alam Menyatu dalam Pengalaman yang Imersif

Saat Karya Seni, Tata Ruang, dan Alam Menyatu dalam Pengalaman yang Imersif

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:38 WIB

Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka

Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:24 WIB

Room Art Fair 2026: Saat Kamar Hotel Disulap Jadi Instalasi Ruang Pamer Seni Kontemporer

Room Art Fair 2026: Saat Kamar Hotel Disulap Jadi Instalasi Ruang Pamer Seni Kontemporer

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 10:59 WIB

Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House

Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House

Video | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:43 WIB

Sambut Tahun Kuda Api, Pameran Seni Eksklusif Kenji Chai Hadir di Jakarta Premium Outlets

Sambut Tahun Kuda Api, Pameran Seni Eksklusif Kenji Chai Hadir di Jakarta Premium Outlets

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:48 WIB

Pameran Seni 'Resonansi': Saat Gema Batin Seniman Lintas Kota Bergetar di Depok

Pameran Seni 'Resonansi': Saat Gema Batin Seniman Lintas Kota Bergetar di Depok

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 09:19 WIB

Intip Kolaborasi Spektakuler BCA & Sucor AM di Art Jakarta Papers: Seni Kertas Bertemu Keuangan

Intip Kolaborasi Spektakuler BCA & Sucor AM di Art Jakarta Papers: Seni Kertas Bertemu Keuangan

Lifestyle | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:56 WIB

Terkini

8 Krim Pencerah Wajah yang Ditarik BPOM, Ada Kandungan Merkuri dan Hidrokinon

8 Krim Pencerah Wajah yang Ditarik BPOM, Ada Kandungan Merkuri dan Hidrokinon

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:18 WIB

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:15 WIB

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:13 WIB

5 Pelembap yang Bagus untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Pelembap yang Bagus untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:10 WIB

Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026

Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:07 WIB

3 Skin Tint Lokal untuk Kulit Sawo Matang, Lengkap dengan Shade Rekomendasinya

3 Skin Tint Lokal untuk Kulit Sawo Matang, Lengkap dengan Shade Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:05 WIB

Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya

Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:03 WIB

Teach You a Lesson: Drama Aksi Sekolah dengan Kritik Pedas Sistem Pendidikan

Teach You a Lesson: Drama Aksi Sekolah dengan Kritik Pedas Sistem Pendidikan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:00 WIB

Kursi Prioritas Bukan Hadiah, Stasiun Cikoko Bukti Integrasi Itu Mungkin

Kursi Prioritas Bukan Hadiah, Stasiun Cikoko Bukti Integrasi Itu Mungkin

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:59 WIB

Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton

Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:56 WIB

×