Belajar Sejarah Penyebaran Hindu di Desa Ekowisata Nyambu

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 30 April 2016 | 01:12 WIB
Belajar Sejarah Penyebaran Hindu di Desa Ekowisata Nyambu
Ilustrasi umat Hindu tengah beribadah. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Desa Ekowisata Nyambu di Kabupaten Tabanan memberi warna lain pariwisata Bali. Mereka menawarkan wisata budaya dan sejarah penyebaran agama Hindu di Pulau Dewata.

Pemerintah Kabupaten Tabanan meluncurkan Desa Ekowisata Nyambu, Jumat (29/4/2016) kemarin. Itu setelah dikembangkan selama kurang lebih 18 bulan, dengan menggandeng Yayasan Wisnu, PT Langgeng Kreasi Jayaprima, rekanan dari perusahaan minuman DIAGEO dan organisasi asal Inggris Raya di bidang kebudayaan dan pendidikan British Council.

"Ini adalah sebuah paket wisata yang berusaha menggali potensi alam dan budaya yang ada di Desa Nyambu," kata Kepala Desa Nyambu Ida Bagus Putu Sunarbawa dalam sambutannya.

Desa Nyambu menawarkan potensi wisata ekologis dan historisnya. Karena desa seluas 380 hektar itu memiliki kekayaan alam persawahan dan mata air yang berlimpah. Desa itu memiliki peninggalan budaya dan sejarah Bali kuno sekitar abad 8 masehi. Hingga zaman kerajaan Majapahit, sekitar abad 14 masehi.

Terdapat sedikitnya 67 pura dan 22 mata air di desa yang 61 persen wilayahnya adalah persawahan itu. Para wisatawan bisa juga menyusuri sawah, belajar budaya, bersepeda keliling desa, belajar melukis dan seni hingga menikmati kuliner setempat.

Direktur British Council Indonesia Sally Goggin mengatakan jika program ekowisata tersebut sejalan dengan program bersama pemerintah Indonesia dan Inggris dalam mengembangkan sektor wisata berkelanjutan.

"Program pariwisata berkelanjutan yang diusung bersama para mitra bertujuan untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi di desa dengan cara meningkatkan kapasitas masyarakat setempat dalam mengelola potensi yang mereka miliki," kata Goggin.

Sebelum peluncuran, masyarakat Desa Nyambu telah dilatih dan difasilitasi untuk menjadi pelaku utama dalam paket ekowisata di desanya sekaligus merawat peninggalan sejarah yang ada di sana seperti sejumlah pura yang dibangun pada zaman kerajaan Kediri hingga Majapahit.

Dengan demikian pengunjung bisa belajar sejarah penyebaran agama Hindu di Desa Nyambu sekaligus bagaimana persawahan di sana dipertahankan melalui sistem subak dan desa adat.

Setelah peluncuran, berbagai pelatihan lainnya untuk warga setempat akan dilanjutkan seperti pengelolaan usaha sosial berbasis komunitas, pengelolaan keuangan, pelatihan berbahasa Inggris, pemandu wisata serta pemasaran.

"Potensi masyarakatnya luar biasa tinggal bagaimana kita berikan kesempatan bagi Desa Nyambu agar bisa tampil dan berperan seperti desa lainnya di Tabanan," kata Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang turut hadir meresmikan Desa Ekowisata Nyambu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerukunan Umat Bergama di Bali sangat Tinggi

Kerukunan Umat Bergama di Bali sangat Tinggi

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 15:07 WIB

Nyepi, 387 Penerbangan Bandara Ngurah Rai Tak Beroperasi

Nyepi, 387 Penerbangan Bandara Ngurah Rai Tak Beroperasi

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 12:08 WIB

Warga Bali Saksikan Gerhana Matahari Sebagian di Rumah

Warga Bali Saksikan Gerhana Matahari Sebagian di Rumah

Lifestyle | Rabu, 09 Maret 2016 | 08:18 WIB

Hari Raya Nyepi, Bandara Ngurah Rai Tutup 24 Jam

Hari Raya Nyepi, Bandara Ngurah Rai Tutup 24 Jam

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 07:21 WIB

Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Bali Tak Boleh Ada yang Keluar

Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Bali Tak Boleh Ada yang Keluar

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 06:32 WIB

Umat Hindu di Bali Rayakan Hari Raya Kuningan

Umat Hindu di Bali Rayakan Hari Raya Kuningan

News | Sabtu, 20 Februari 2016 | 09:19 WIB

Jokowi Diminta Jadikan Hari Deepvali Sebagai Hari Libur Nasional

Jokowi Diminta Jadikan Hari Deepvali Sebagai Hari Libur Nasional

News | Sabtu, 21 November 2015 | 21:07 WIB

Populasi Menurun, Pemeluk Hindu di India Diminta Punya Empat Anak

Populasi Menurun, Pemeluk Hindu di India Diminta Punya Empat Anak

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:55 WIB

Pawai Ogoh Ogoh

Pawai Ogoh Ogoh

Foto | Jum'at, 20 Maret 2015 | 18:36 WIB

Terkini

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

Inul Daratista Bikin Pestapora Bergoyang, Adam Suseno Muncul Bawa Gitar

Inul Daratista Bikin Pestapora Bergoyang, Adam Suseno Muncul Bawa Gitar

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 12:57 WIB

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 12:56 WIB

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:55 WIB

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:41 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:40 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

×