Mengenal Pemukiman Muslim Kuno Kao

Esti Utami

Kamis, 30 Juni 2016 | 07:37 WIB
Mengenal Pemukiman Muslim Kuno Kao
Ilustrasi Al Quran (Foto: shutterstock)

Suara.com - Jauh di Indonesia timur, tepatnya di Halmahera Utara, Maluku Utara dikenal adanya pemukiman kuno Islam bernama Kao. Pemukiman ini diyakini telah berkembang sejak abad ke-16.

"Ini dibuktikan dengan adanya keramik Tiongkok dari zaman Dinasti Ming yang ditemukan oleh Balai Arkeologi Ambon saat mengekskavasi situs tersebut, pada Maret 2016," kata Wuri Handoko dari Balai Arkeologi Ambon.

Menurut dia, dari hasil penelitian sebelumnya diperoleh sejumlah artefak, terutama keramik asing yang dapat menjelaskan kronologi relatif situs, keramik jenis Ming jika dihubungkan degan cerita tutur terdapat kesesuaian informasi bahwa situs negeri Lama Kao, adalah situs hunian yang berkembang sejak abad 16 Masehi.

Data arkeologi melalui sebaran data artefaktual, terutama keramik asing dapat menjadi bahan untuk mengidentifikasi dan mengkonfirmasi bagaimana intensitas penggunaan perkakas keramik asing sebagai peralatan rumah tangga sehari-hari, selain itu juga menyangkut pertukaran komoditi perkembangan pemukiman di wilayah itu.

Salah satu sumber sejarah yang ditulis oleh R.Z. Leirissa pada 1990, menyatakan terdapat empat distrik yang penting di Halmahera Utara pada abad 16 Masehi, tapi pada abad 19 Masehi berkembang menjadi sembilan distrik, yakni Galela, Tobelo, Kao, Loloda, Gamkonora, Tolofuo, Tobaru, Sahu, dan Jailolo.

Dengan demikian Kao sudah menjadi bagian kekuasaan Ternate sejak abad 16, sesuai dengan informasi masyarakat setempat yang menyebutkan bahwa pemukiman kuno Islam di bantaran Air Kalak berkembang sejak abad itu.

Berdasarkan tuturan masyarakat setempat, pada 1904 penduduk Kao lama pindah ke pemukiman di pesisir pantai yang sebelah utara dengan berbatasan dengan Kecamatan Kao Utara, sebelah selatan dengan Kecamatan Malifut, sebelah timur dengan Teluk kao, dan sebelah barat dengan Kecamatan Kao Barat.

"Keramik asing adalah temuan artefaktual yang juga banyak ditemukan setelah gerabah. Temuan ini selain tersebar di permukaan dan di bawah tanah. Berdasarkan kronologinya, keramik yang ditemukan bukan hanya dari Dinasti Ming, Dinasti Qin abad 18 Masehi, keramik eropa, bahkan batavian ware yang berasal dari abad 20," katanya.

Dikatakannya intensitas perdagangan dan mobilitas penduduk, melalui jalur sungai menuju pantai, dapat menggambarkan bahwa pemukiman di wilayah tersebut sudah demikian padat.

Selain itu, banyaknya temuan sebaran makam-makam kuno Islam di sana dapat memberikan keterangan tentang dinamika perkembangan demografi wilayah itu, juga menggambarkan bahwa situs Kampung Tua Kao merupakan situs pemukiman yang cukup padat pada masa itu.

Kedatangan Islam menimbulkan pengaruh ekonomi yang cukup besar terhadap pulau-pulau di wilayah Maluku Utara, termasuk wilayah Halmahera Utara.

"Ada banyak hubungan antara penyebaran Islam dan perkembangan perdagangan internasional, terlihat dari bagaimana perkembangan pos-pos perdagangan selain Ternate juga di Galela dan Kao," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:48 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Ketika Layar Dimatikan, Persahabatan Baru Dimulai: Inspirasi dari Komunitas Lets AFK

Ketika Layar Dimatikan, Persahabatan Baru Dimulai: Inspirasi dari Komunitas Lets AFK

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 16:33 WIB

W124 MBCI Jakarta Chapter Siap Jelajahi Sulawesi dalam Celebes Journey 2026

W124 MBCI Jakarta Chapter Siap Jelajahi Sulawesi dalam Celebes Journey 2026

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 09:48 WIB

TDA Entrepreneur Story: 88 Pengusaha, 88 Perjalanan, dan Kekuatan Komunitas

TDA Entrepreneur Story: 88 Pengusaha, 88 Perjalanan, dan Kekuatan Komunitas

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 12:00 WIB

Cara Komunitas Motor Perkuat Kemampuan Berkendara Aman di Tangerang

Cara Komunitas Motor Perkuat Kemampuan Berkendara Aman di Tangerang

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 12:55 WIB

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:53 WIB

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 12:52 WIB

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:48 WIB

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 12:47 WIB

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:42 WIB

×