Bagi Australia, Bali Adalah Rumah Kedua

Madinah | Suara.com

Rabu, 13 Juli 2016 | 16:03 WIB
Bagi Australia, Bali Adalah Rumah Kedua
Ilustrasi liburan. (shutterstock)

Suara.com - Indonesia nampaknya sudah menjadi negara favorit (yang diunggulkan) bagi wisatawan outbond (kegiatan luar ruang) dari Australia. Hal ini terlihat dari antusiasme turis Australia selama dua bulan berturut-turut, yaitu April dan Mei 2016. Menurut Australia Bureau of Statistics (ABS), tujuan utama liburan warga Australia adalah Indonesia. Jumlahnya mencapai 108,5 ribu wisatawan Australia, atau naik 16,4 persen dari capaian 2015, yang tercatat 92,8 ribu orang. Jumlah ini juga naik 1,3 persen dari bulan sebelumnya, April 2016 yang mencapai 106,6 ribu orang.

Angka itu mengalahkan New Zealand, yang dari waktu ke waktu selalu menempati puncak tangga kunjungan outbond ke Indonesia. Pada Mei 2016, wisatawan Australia ke Selandia Baru tercatat 104,6 ribu orang. Pada April 2019, sebanyak 99,4 ribu pelaku outbond Australia datang ke Selandia Baru, sementara yang ke Indonesia menembus 105,5 ribu orang.

Fakta ini membuat tim pariwisata Indonesia merasa harus terus mempromosikan aneka paket wisata ke Indonesia. Pada 18-19 Juli 2016, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan tampil lagi di pameran bertajuk “The Travel Industry Exhibition 2016” di Luna Park, Milsons Point, Sydney, Australia.

"Promosi tidak boleh putus. Justru harus lebih mengena publik di Australia. Kalau dua bulan berturut-turut menjadi destinasi paling favorit, berarti mereka semakin memahami Indonesia. Mereka mendapatkan informasi lebih banyak tentang keunikan dan tantangan objek wisata di Tanah Air. Kesempatan untuk membuat lebih banyak lagi destinasi baru yang pas buat mereka," kata Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Jakarta, baru-baru ini.

Bagi Australia, Bali adalah rumah kedua. Jarak tempuhnya tidak jauh, waktu terbangnya pun tidak lama.

"Dan yang paling mengena adalah price competitiveness (kompetisi harga)-nya yang sangat tinggi. Indonesia berada di posisi tiga dunia, menurut World Economic Forum. Dengan dolar AS yang sama, wisatawan bisa menikmati lebih banyak dan lebih optimal di Indonesia, daripada di negara lain," ungkap Arief.

 Pariwisata Jadi Prioritas

Setelah menjadi keynote speaker (pembicara kunci) dalam 2nd High Level Forum on China-ASEAN Production Capacity Cooperation, yang mana Ambassador of China to ASEAN, HE Xu Bu, merupakan tuan rumah di JW Martiot Hotel Jakarta, pada 12 Juli 2016, Arief juga menyampaikan bahwa pariwisata sudah menjadi prioritas utama di Indonesia.

Selain itu juga infrastruktur, pangan, energi dan maritim, sesuai dengan fokus Presiden Joko Widodo.

”The Travel Industry Exhibition 2016 adalah salah satu promosi yang memfasilitasi terjadinya kontak dan kontrak bisnis antara para seller (penjual) dari Indonesia dan buyer (pembeli) dari Australia. Ini adalah usaha kami untuk menjaga ritme promosi, yang tentunya sangat bermanfaat untuk pariwisata kita. Kami harus konsisten, agar masuknya wisatawan Australia ke Indonesia terus terjaga,” tambah Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana.

Pitana menandaskan, kegiatan ini dilaksanakan dengan pra system appointments (sebelum perjanjian) dan table top exhibition (forum bisnis yang dirancang untuk mempertemukan pelaku industri pariwisata), yang dilengkapi dengan program seminar, diskusi panel, dan simposium tentang topik-topik seperti e-pariwisata.

”Pameran ini juga punya wibawa yang baik, karena didukung oleh AFTA Travel Accreditation Scheme (ATAS) dan Travel Grup Harian, serta The Travel Industry Mentor Experience (TIME). Peluangnya terbuka lebar untuk kembali dapat mempromosikan destinasi kepariwisataan Indonesia secara lebih utuh dan variatif,” ujar laki-laki berhobi badminton ini.

Untuk tujuan tersebut, Kemenpar menyewa lahan nomor A13-A15, yang akan diisi bersama dengan industri pariwisata. Pelaku industri yang akan ikut di perhelatan tersebut adalah Harris Hotel Batam, PT Vital Idola Pesona T&T, Tanjung Pinang, PT Cahaya Duta Batam, PT Anugerah Indonesia, Tanjung Pinang, Hotel Aston Tanjung Pinang, Come2Indonesia, Bali, Puri Mas, Lombok, dan Jakarta Hotels Association.

”Ini adalah keikutsertaan yang ke-2 kalinya. Kami akan terus konsisten dan berusaha menjaga Indonesia, agar menjadi negara kunjungan pertama di Australia,” kata Pitana.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah melakukan promosi Wonderful Indonesia di Australia dengan cukup gencar, baik secara digital maupun non digital. Salah satunya dengan kegiatan outdoor (luar ruang), dengan membungkus tram di Melbourne, yang melintas di pusat kota. Australia merupakan salah satu negara bebas visa kunjungan (BVK), dimana Indonesia sudah memberlakukannya ke 169 negara di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ritual "Yadnya Kasada" Bakal Jadi Atraksi di Bromo

Ritual "Yadnya Kasada" Bakal Jadi Atraksi di Bromo

Lifestyle | Rabu, 13 Juli 2016 | 12:19 WIB

Rombongan "Outbond" Australia ke Indonesia Terbanyak

Rombongan "Outbond" Australia ke Indonesia Terbanyak

Lifestyle | Selasa, 12 Juli 2016 | 12:40 WIB

Pariwisata Morotai Gandeng Investor Cina dan Taiwan

Pariwisata Morotai Gandeng Investor Cina dan Taiwan

News | Senin, 11 Juli 2016 | 14:01 WIB

Festival Sriwijaya XXV 2016 Bakal Digelar di Benteng Kuto Besak

Festival Sriwijaya XXV 2016 Bakal Digelar di Benteng Kuto Besak

Lifestyle | Senin, 11 Juli 2016 | 12:04 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan

4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:15 WIB

5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari

5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:39 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Energi Positif dan Keberuntungan pada 8 Mei 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Energi Positif dan Keberuntungan pada 8 Mei 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:35 WIB

Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat

Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:15 WIB

4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026

4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:34 WIB

Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:29 WIB

Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care

Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:25 WIB

Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan

Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:45 WIB

Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau

Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:39 WIB

6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan

6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:20 WIB