Melongok Tahura Herman Yohanes, Destinasi Wisata Alam di Kupang

Ririn Indriani

Kamis, 10 November 2016 | 02:16 WIB
Melongok Tahura Herman Yohanes, Destinasi Wisata Alam di Kupang
Tahura Herman Yohanes di Kupang, NTT. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai membidik taman hutan rakyat (Tahura) Herman Yohanes, sebagai salah satu destinasi wisata alam bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

"Taman hutan rakyat Yohanes merupakan satu-satunya Tahura di NTT, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Kupang," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kupang Paternus Vinsi di Oelamasi, Rabu (9/11/2016).

Taman Hutan Rakyat Prof Ir Herman Yohanes terletak di Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang dengan luas kawasan mencapai sekitar 1.900 hektare.

Dalam kawasan pegunungan Amarasi yang sangat dingin ini terdapat berbagai jenis pohon yang tumbuh secara alamiah yang jarang ditemukan di NTT seperti pohon ampupu, cendana, hue, haubesi, dan cemara gunung.

Selain itu terdapat juga hewan langka di antaranya Rusa Timor, Babi hutan, Biawak Timor, Ayam hutan, Kuskus, serta Perkici dada kuning.

"Kawasan hutan rakyat Yohanes masih sangat alami, sehingga perlu dijaga dan mempertahankan kelestarian alamnya," tegas Paternus.

Ia mengatakan, Tahura Yohanes di Kabupaten Kupang merupakan salah satu dari 47 tahura di Indonesia, sehingga pemerintah daerah akan lebih mengintensifkan pengamanan sehingga tidak terjadi aksi perambahan liar.

"Memang ada kasus pencurian kayu dari kawasan hutan itu namun tidak dalam jumlah besar,selama ini belum ada pelaku yang tertangka dalam kasus perambahan hutan lindung ini," tegas Paternus.

Dikatakannya, pengelolaan taman hutan rakyat Yohanes merupakan kewenangan pemerintah Kabupaten Kupang.

Dengan kewenangan yang dimiliki itu, kata dia, pemerintah Kabupaten Kupang lebih fokus pada pengelolaan kawasan hutan rakyat Yohanes, sebagai hutan rakyat yang harus dijaga dan dilestarikan bagi kepentingan masyarakat di daerah ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Kawasan Ini 'Surganya' Belanja di Seoul

Tiga Kawasan Ini 'Surganya' Belanja di Seoul

Lifestyle | Selasa, 08 November 2016 | 08:35 WIB

Ini Dia 10 Negara dengan Pulau Terbanyak di Dunia

Ini Dia 10 Negara dengan Pulau Terbanyak di Dunia

Lifestyle | Rabu, 02 November 2016 | 19:27 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×