Ratusan Mahasiswa dari Seluruh Indonesia Membatik di Kudus

Adhitya Himawan

Selasa, 15 November 2016 | 12:05 WIB
Ratusan Mahasiswa dari Seluruh Indonesia Membatik di Kudus
Ratusan mahasiswa dari seluruh Indonesia membatik di Kudus, Jawa Tengah, Senin (14/11/2016). [Dok Djarum]

Suara.com - Ratusan mahasiswa dari sejumlah kampus di Indonesia berkumpul di GOR Jati PB Djarum Kudus, Senin (14/11/2016) siang. Mahasiswa penerima beasiswa Djarum 2016-2017 tersebut mengikuti kegiatan Membatik Bersama Beswan Djarum. Dalam kegiatan itu peserta membuat Batik Majapahit.

Pembina Batik Kudus Miranti Serad yang mendampingi beswan dalam acara bertajuk "Gema Bumi Palapa" itu menjelaskan, dipilihnya Batik Majapahit untuk memberikan makna dan hakikat kebangsaan dan kebhinekaan, agar Beswan Djarum memetik nilai positif dari Kerajaan Majapahit, bangga atas budaya bangsanya serta aktif menjadi pelaku budaya.

"Motif yang dibuat Gapura Bajang Ratu dan Surya Majapahit. Kami berharap mahasiswa bisa mewarisi nilai-nilai kebudayaan dan bangga terhadap warisan leluhur. Kami juga berharap mereka mau menjadi pelaku budaya dengan semangat personal social responsibility dimanapun mereka berkarya segala kearifan lokalnya," ujar Mira, sapaan akrab Miranti Serad, usai acara.

Menurut Mira, kegiatan yang mengangkat kebudayaan Indonesia ini setiap tahun berganti tema dengan mengambil corak ragam budaya di tanah air. Kegiatan ini sudah menginjak tahun ke-5. Sebelumnya, membatik Papua, Kalimantan, Bali, pesona Ambon Manise, dan sekarang Majapahit.

Mira menuturkan acara Membatik Bersama Beswan Djarum itu dibuka dengan tarian prajurit Majapahit dan tarian sumpah palapa. Hal ini dimaksudkan agar generasi muda mewarisi jiwa pemberani dan tidak mudah dipecah belah, tidak mudah menyerah guna membangun Indonesia yang digdaya yang dibutuhkan dalam kondisi bangsa saat ini.

Dalam acara membatik, beswan disediakan canting, gawangan, wajan, kompor dan sejumlah peralatan lainnya. Selain didampingi siswa siswi SMK Raden Umar Said, mereka juga mendapat bimbingan dari Mira.

Mira menjelaskan, jumlah beswan yang mengikuti acara membatik sebanyak 525 mahasiswa. Mereka merupakan mahasiswa terpilih dari setiap kampus yang ada di 88 Universitas seluruh Indonesia. Acara ini merupakan agenda tahunan yang selalu digelar. Setiap tahun pihaknya memilih tema dan batik yang berbeda, namun tetap dalam semangat kebudayaan, kebangsaan dan kebhinekaan.

Yotin Pahabol (20), satu di antara ratusan beswan yang mengikuti acara membatik itu, mengaku sangat senang bisa mengikuti acara tersebut. Dia sangat tertarik belajar membatik dan berharap bisa mengembangkan di daerah asalnya, Manokwari, Papua. Mahasiswa Universitas Papua tersebut mengaku baru pertama kami membatik, namun sangat antusias untuk bisa mempelajari lebih jauh.

"Saya baru pertama kali membatik. Saya berharap setelah acara ini saya bisa belajar lebih jauh. Saya ingin bisa membatik dan mengembangkan batik di daerah saya," ujar Yotin.

Acara membatik ini, merupakan bagian dari culture visit yang dilakukan beswan Djarum ke Kudus. Sebelum membatik, mereka telah berkunjung ke sejumlah tempat di Kudus. Di antaranya ke Menara Kudus dan Djarum Oasis Kudus. Acara culture visit merupakan rangkaian acara Nation Building yang diselenggarakan pada 14-15 November.

Setelah acara tersebut, beswan Djarum akan mengikuti sejumlah kegiatan di Semarang. Pada puncak acara Nation Building, para penerima beasiswa akan mengikuti Malam Dharma Puruhita di Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP) Semarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bekraf Siapkan Batik Batang "Go International"

Bekraf Siapkan Batik Batang "Go International"

Lifestyle | Selasa, 08 November 2016 | 04:58 WIB

Koleksi Batik untuk Anak Muda, Modern dan Ceria

Koleksi Batik untuk Anak Muda, Modern dan Ceria

Lifestyle | Senin, 07 November 2016 | 08:42 WIB

Wirausaha Batik Asal Pekalongan Raih Penghargaan di Singapura

Wirausaha Batik Asal Pekalongan Raih Penghargaan di Singapura

Lifestyle | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 05:28 WIB

Santap Siang Sembari Nikmati Peragaan Batik

Santap Siang Sembari Nikmati Peragaan Batik

Press Release | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:49 WIB

Dukung Perajin dan UKM Batik, Anne Avantie Gelar Pasar Tiban

Dukung Perajin dan UKM Batik, Anne Avantie Gelar Pasar Tiban

Lifestyle | Kamis, 06 Oktober 2016 | 23:11 WIB

HUT ke-90, Ratu Elizabeth Dihadiahi Buku Batik Indonesia

HUT ke-90, Ratu Elizabeth Dihadiahi Buku Batik Indonesia

Lifestyle | Selasa, 04 Oktober 2016 | 07:49 WIB

Ekspor Batik Indonesia Tahun 2015 178 Juta Dolar AS

Ekspor Batik Indonesia Tahun 2015 178 Juta Dolar AS

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:41 WIB

Batik Bagian Ekonomi Kreatif dan Pilar Penerimaan Negara

Batik Bagian Ekonomi Kreatif dan Pilar Penerimaan Negara

Lifestyle | Senin, 03 Oktober 2016 | 14:49 WIB

Pameran Hari Batik Nasional 2016

Pameran Hari Batik Nasional 2016

Foto | Senin, 03 Oktober 2016 | 01:49 WIB

Batik Tubo Tampilkan Motif Terbaru

Batik Tubo Tampilkan Motif Terbaru

Lifestyle | Senin, 03 Oktober 2016 | 00:10 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:07 WIB

×