Kota di Kanada yang Tertata Rapi Ini Ternyata Kota Hantu

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Jum'at, 20 Januari 2017 | 13:29 WIB
Kota di Kanada yang Tertata Rapi Ini Ternyata Kota Hantu
Kitsault yang dijuluki Kota Hantu ini terletak di pantai utara dari British Columbia, Kanada. (Bob Steventon/Flickr)

Suara.com - Mendengar Kota Hantu Anda mungkin akan membayangkan banyaknya reruntuhan rumah, kaca jendela yang pecah, hingga lantai yang hancur dan tak terurus.

Namun, pernahkah Anda mendengar kawasan bernama Kitsault, yang terletak di pantai utara dari British Columbia, Kanada? Kawasan ini juga disebut sebagai Kota Hantu.

Nah, jika Anda berkesempatan mengunjungi kawasan ini, Anda mungkin akan kaget melihat kondisinya. Tak seperti bayangan Anda, di Kitsault Anda justru akan menemukan barisan rumah yang rapi, pusat perbelanjaan, restoran, bank, pub dan teater, yang semuanya sudah ditinggalkan dan dibiarkan kosong, tak tersentuh tetapi masih tetap bersih.

Di sini, lampu kota selalu menyala, jalan-jalan dipenuhi dengan pohon-pohon yang dipangkas rapi dan rumput pendek yang selalu dipangkas. Namun, tak seorang pun tinggal di kawasan tersebut sejak 1982.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di Kitsault masa dulu dan masa sekarang? Mengetahui sejarahnya, Anda mungkin akan lebih tertarik mengunjungi Kota Hantu ini.

Meski tak berpenghuni semua rumah yang ada di Kota Kitsault, Kanada tetap terjaga kebersihan dan kerapiannya. (Bob Steventon/Flickr)

Kota Kitsault juga dekat dengan perbatasan Alaska, yang terletak sekitar 115 kilometer menyusuri jalan kerikil dari Terrace. Kawasan ini memiliki eksistensi yang sangat singkat yang dikenal sebagai kawasan komunitas pekerja tambang molibdenum yang dimulai pada 1979.

Molibdenum berbentuk keras, dan sering digunakan untuk memberikan dukungan dan ketahanan korosi properti baja. Tapi tak lama setelah kejayaannya, pasar untuk molibdenum jatuh dan 1200 warga meninggalkan kota itu.

Molibdenum pertama kali ditambang di sini dari akhir tahun 60-an sampai awal 70-an, tapi lalu berhenti ketika keuntungan tak lagi didapatkan.

Tapi pada akhir dekade, harga meningkat kembali karena banyak deposito molibdenum yang dikenal di Alaska, British Columbia dan barat Amerika Serikat mulai berdatangan. Perusahaan pertambangan Amerika Phelps Dodge pun memanfaatkan kesempatan ini.

Bekas mini market yang ada di Kitsault, Kanada, kini tak beroperasi lagi. (Bob Steventon/Flickr)

Sepetak besar tanah ratusan are disiapkan untuk kota Kitsault, dan proyek pembangunan besar-besaran, pada skala yang belum pernah terlihat di Northern British Columbia dimulai. Kapal tiba dengan pasokan bahan bangunan membangun pasokan ke perairan Kitsault.

Jalan kerikil dari kawasan Terrace buru-buru dibangun melalui pegunungan. Insinyur dan pekerja konstruksi berdatangan dari seluruh Amerika Utara, dengan gaji tinggi.

Lebih dari 100 rumah keluarga tunggal dan kopel dibangun, dan tak ketinggalan tujuh bangunan apartemen dengan lebih dari 200 suite. Ada pula rumah sakit modern dan pusat perbelanjaan, restoran, bank, kantor pos, sebuah pub, kolam renang, perpustakaan, dan dua pusat rekreasi dengan Jacuzzi, sauna dan teater.

Kitsault yang dijuluki Kota Hantu ini terletak di pantai utara dari British Columbia, Kanada. (Bob Steventon/Flickr)

Jalur kabel televisi dan telepon diletakkan di bawah tanah. Tersedia pula pabrik pengolahan limbah dan air mengalir terbersih di provinsi ini. Hampir 18 bulan setelah masyarakat mulai menetap, pasar molibdenum kembali jatuh.

Kali ini disebabkan oleh resesi waktu yang buruk dan kedatangan produk-produk berbasis molibdenum. Tambang ditutup dan orang-orang mulai bergerak keluar dan Kitsault terlupakan.

Pada 2005, pengusaha Amerika, kelahiran India Krishnan Suthanthiran, membeli kota tersebut sebesar 7 juta dolar AS dan mulai mencatat kebangkitannya.

Sejak itu, jutawan telah menggelontorkan sekitar 25.000.000 dolar AS untuk meng-upgrade kota dan pemeliharaan. Kini, lusinan pengurus diturunkan, mereka memeriksa rumah dan struktur lainnya, dan melakukan perbaikan.

Mereka memotong rumput, memangkas pohon-pohon dan menyapu jalan-jalan. Suthanthiran berencana untuk menutup investasinya dengan memutar Kitsault menjadi pusat dari Liquefied Natural Gas (LNG) industri British Columbia.

Masa depan kota ini sekarang tergantung pada keberhasilan proyek LNG tersebut. (amusingplanet.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menikmati Suasana Salju dengan Liburan Musim Dingin Terbaik

Menikmati Suasana Salju dengan Liburan Musim Dingin Terbaik

Lifestyle | Jum'at, 06 Januari 2017 | 19:37 WIB

Negara Ini Patut Anda Kunjungi di 2017

Negara Ini Patut Anda Kunjungi di 2017

Lifestyle | Jum'at, 30 Desember 2016 | 07:16 WIB

10 Kota Paling Ramah Lingkungan di Dunia

10 Kota Paling Ramah Lingkungan di Dunia

Lifestyle | Selasa, 27 Desember 2016 | 18:39 WIB

Inilah Deretan 13 "Kota Hantu" di Australia

Inilah Deretan 13 "Kota Hantu" di Australia

Lifestyle | Rabu, 03 September 2014 | 20:27 WIB

Terkini

Pengelolaan Berantakan, Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun Terakhir

Pengelolaan Berantakan, Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun Terakhir

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Iran Jadi Negara Pertama Ucapkan HUT RI ke-81: Semoga Allah SWT Limpahkan Kebahagiaan

Iran Jadi Negara Pertama Ucapkan HUT RI ke-81: Semoga Allah SWT Limpahkan Kebahagiaan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui

Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027

Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:39 WIB

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:34 WIB

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!

Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah

Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:28 WIB

×