Duh! Metode Kontrasepsi Pasangan Masa Lalu Aneh-aneh

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Rabu, 10 Mei 2017 | 19:40 WIB
Duh! Metode Kontrasepsi Pasangan Masa Lalu Aneh-aneh
Ilustrasi pasangan harmoni, bercinta. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak metode yang dianjurkan petugas kesehatan untuk menghindari dan mengendalikan kehamilan, seperti kondom, pil kontrasepsi, suntik dan spiral.

Tahukah Anda sebelum metode kontrasepsi ditemukan, banyak pasangan pada masa lalu menggunakan cara-cara aneh untuk menjaga mereka agar tidak memiliki anak.

Ingin tahu apa saja? Simak beberapa metode kontrasepsi yang dipraktikkan di masa lalu seperti dilansir Boldsky.

Kentang

Ini adalah salah satu tindakan pengendalian kehamilan yang paling aneh, di mana kentang dimasukkan ke dalam vagina perempuan. Praktik itu dihentikan setelah beberapa perempuan merasa tidak nyaman saat melepaskannya dan beberapa di antaranya berakhir di rumah sakit dengan akar kentang yang tumbuh di vagina mereka!

Menggunakan minuman bersoda

Perempuan yang saat ini berusia 50 hingga 60an, mungkin pernah menggunakan minuman bersoda untuk mencuci vagina mereka setelah seks. Mereka percaya bahwa ini bertindak sebagai spermisida. Tapi ini hanya mitos, makanya, praktiknya lenyap begitu saja saat ini.

Minyak zaitun

Aristoteles telah menyebutkan tentang penggunaan minyak zaitun sebagai metode pengendalian kelahiran. Menurutnya, kehamilan bisa dicegah meminyaki bagian rahim dengan minyak cedar, salep timbal atau kemenyan, bercampur dengan minyak zaitun. Tapi kemudian terbukti bahwa metode ini tidak efektif sekaligus berbahaya!

Kapas

Perempuan di zaman purba disarankan untuk menggiling kurma, kulit pohon akasia dan madu, lalu mereka campurkan. Mereka akan menerapkannya pada wol biji, dan memasukkan bibir wol secara vaginal. Dikatakan bahwa kapas akan memfermentasi asam laktat yang akan bertindak sebagai spermisida.
 
Bersin

Perempuan diminta bersin setelah melakukan hubungan intim, berjongkok, menahan napas dan melakukan tindakan konyol seperti melompat-lompat atau mundur.

Pepaya

Ini telah digunakan di beberapa budaya Asia oleh lelaki dan perempuan untuk mengontrol kelahiran. Pepaya mentah dimakan untuk mencegah atau menghentikan kehamilan, karena mengandung phytochemicals yang mengganggu progesteron. Awalnya, biji pepaya digunakan sebagai metode kontrasepsi lelaki yang cukup efektif.

Diafragma emas

Alat kontrasepsi terbuat dari emas dan perak. Ini ditemukan oleh Casanova, di mana diafragma emas terdiri dari bola emas kecil yang dilapisi alkalin yang dimasukkan ke dalam vagina perempuan.

Tampon madu

Ini digunakan oleh berbagai budaya kuno sebagai spermisida primitif karena kekakuan dan ketebalannya. Namun pada kenyataannya, kandungan gula madu mungkin menyebabkan banyak infeksi jamur yang menyebabkan gangguan kesehatan reproduksi perempuan.

Air raksa (merkuri)

Di zaman kuno, perempuam akan minum ramuan timbal dan merkuri untuk menjaga agar tetap steril. Tapi kemudian penelitian mengungkapkan bahwa itu sangat beracun, karena menyebabkan kegagalan organ, kerusakan otak dan kematian.

Kotoran buaya

Kotoran buaya dikatakan sedikit basa, seperti spermisida modern, jadi mungkin benar-benar bisa berhasil.

Apakah Anda punya ide untuk mencoba trik ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masturbasi Juga Bisa Dilakukan Bareng Pasangan, Ini Manfaatnya!

Masturbasi Juga Bisa Dilakukan Bareng Pasangan, Ini Manfaatnya!

Lifestyle | Minggu, 07 Mei 2017 | 21:00 WIB

1000 Khasiat Saling Memijat Pasangan

1000 Khasiat Saling Memijat Pasangan

Lifestyle | Minggu, 07 Mei 2017 | 16:00 WIB

Lihat Foto, Ada yang 'Aneh' dengan Tangan Perempuan Ini

Lihat Foto, Ada yang 'Aneh' dengan Tangan Perempuan Ini

Tekno | Sabtu, 06 Mei 2017 | 21:15 WIB

Sudah Kenakan Spiral, Kok Bisa Hamil?

Sudah Kenakan Spiral, Kok Bisa Hamil?

Health | Sabtu, 06 Mei 2017 | 19:40 WIB

Dua Jenis Kontrasepsi Ini Lebih Efektif Tunda Kehamilan

Dua Jenis Kontrasepsi Ini Lebih Efektif Tunda Kehamilan

Health | Rabu, 26 April 2017 | 11:31 WIB

Jenis Kontrasepsi Ini Banyak Dipilih Perempuan Indonesia

Jenis Kontrasepsi Ini Banyak Dipilih Perempuan Indonesia

Health | Rabu, 26 April 2017 | 08:10 WIB

Manfaat Kontrasepsi Tak Cuma Cegah Kehamilan, Lalu Apalagi?

Manfaat Kontrasepsi Tak Cuma Cegah Kehamilan, Lalu Apalagi?

Health | Selasa, 25 April 2017 | 18:33 WIB

Terkini

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita

Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:34 WIB

×