Cari Oleh-oleh Tanjungpinang? Batik Motif Keong Gonggong Aja

Chaerunnisa, Risna Halidi

Kamis, 18 Mei 2017 | 14:38 WIB
Cari Oleh-oleh Tanjungpinang? Batik Motif Keong Gonggong Aja
Batik keong gonggong khas Tanjungpinang (Suara.com/Risna)

Suara.com - Berada di wilayah pesisir membuat kehidupan masyarakat Kota Tanjungpinang, Propinsi Kepulauan Riau, terikat dengan kehidupan bahari. Mulai dari mata pencaharian hingga kuliner unggulan, laut, dan segala isinya merupakan andalan masyarakat sekitar.

Para penghuni laut juga menjadi satu hal yang menginspirasi salah satu penduduk asli Tanjungpinang membuat batik dengan motif hewan laut, terutama si siput gurih, gonggong.

Gonggong atau (Strombus Turturella) adalah salah satu jenis siput laut yang banyak terdapat di wilayah perairan Pulau Bintan Kepulauan Riau.

Adalah Efiyar M. Amin, sosok kreatif di balik batik gonggong, dan merupakan pemilik sekaligus pembuat desain batik gonggong. Tak sendiri, dia mengajak sang sahabat, Onny, turut serta membantu membuat dan mematenkan beberapa motif lain. Toko resmi batik gonggong sendiri hanya berada di Jalan RH Fisabilillah, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Batik gonggong terbilang baru dalam dunia desain Tanah Air karena baru terlahir dari tangan Efiyar dan Onny pada 2010 silam.

Meski baru tujuh tahun berdiri, batik gonggong sudah mulai dilirik desainer nasional sekelas Ivan Gunawan, dan menjadi identitas Kota Tanjungpinang sebagai cinderamata khas Kota Gurindam tersebut.

"Meski belum diwajibkan, tapi sudah banyak PNS (Kota Tanjungpinang) yang menggunakan batik gonggong sebagai seragam," ungkap salah satu pegawai di gerai Batik Gonggong, Anggi.

Batik gonggong diproduksi dalam bentuk kain, baju, syal, dan produk lainnya. Sayangnya, karena kualitas air Kepulauan Riau yang cenderung mengandung bauksit atau biji almunium, maka proses produksi kain batik motif gonggong masih berada di tanah batik, Pekalongan.

"Pernah dicoba, tapi tidak cocok," jelas Anggi mengomentari kualitas air di Tanjungpinang.

baca juga

Selain motif gonggong, batik gonggong yang dibanderol mulai Rp150 ribu hingga Rp170 ribu juga memiliki beragam motif, seperti kerang atau binatang laut lainnya. Warnanya yang cerah, membuat si pemakai batik gonggong semakin ceria. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanjungpinang, Kota Gurindam yang Cantik Menawan

Tanjungpinang, Kota Gurindam yang Cantik Menawan

Lifestyle | Selasa, 16 Mei 2017 | 10:30 WIB

Tina Andrean Persembahkan Batik Tulis Untuk Kartini Masa Kini

Tina Andrean Persembahkan Batik Tulis Untuk Kartini Masa Kini

Lifestyle | Jum'at, 28 April 2017 | 11:14 WIB

Meski Sederhana, Batik Bantul Kini Jadi Incaran

Meski Sederhana, Batik Bantul Kini Jadi Incaran

Lifestyle | Senin, 06 Maret 2017 | 05:57 WIB

Festival Batik Bangwetan 2017

Festival Batik Bangwetan 2017

Foto | Kamis, 02 Maret 2017 | 20:30 WIB

Keren! Batik dan Tenun Merambah ke San Fransisco

Keren! Batik dan Tenun Merambah ke San Fransisco

Lifestyle | Minggu, 19 Februari 2017 | 02:38 WIB

Keindahan Jarit Gendong, Batik Peranakan Cina Jawa

Keindahan Jarit Gendong, Batik Peranakan Cina Jawa

Lifestyle | Kamis, 02 Februari 2017 | 07:08 WIB

Batik Elegan Rancangan Tina Andrean

Batik Elegan Rancangan Tina Andrean

Lifestyle | Senin, 16 Januari 2017 | 23:03 WIB

Batik Desa Gilangharjo Yogya Merambah ke Luar Jawa

Batik Desa Gilangharjo Yogya Merambah ke Luar Jawa

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 10:06 WIB

Terkini

Saranjana: Kota Ghaib, Horor dengan Budaya Kalimantan yang Ambisius Namun Terganjal CGI Kasar?

Saranjana: Kota Ghaib, Horor dengan Budaya Kalimantan yang Ambisius Namun Terganjal CGI Kasar?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:15 WIB

Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian

Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 11:13 WIB

Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka

Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka

Bali | Senin, 20 Juli 2026 | 11:12 WIB

Ryan Hurst Cedera saat Syuting Serial God of War, Bakal Diganti Aktor Baru

Ryan Hurst Cedera saat Syuting Serial God of War, Bakal Diganti Aktor Baru

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:10 WIB

Pemain Argentina Tantrum Usai Kalah dari Spanyol, Wayne Rooney dan Joe Hart Sampai Geleng Kepala

Pemain Argentina Tantrum Usai Kalah dari Spanyol, Wayne Rooney dan Joe Hart Sampai Geleng Kepala

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 11:05 WIB

Era Biodiesel B50 Mengintai Kondisi Mesin, Gunakan Proteksi Ekstra yang Relevan

Era Biodiesel B50 Mengintai Kondisi Mesin, Gunakan Proteksi Ekstra yang Relevan

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 11:03 WIB

Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia

Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 11:03 WIB

Parfum Wardah Wanginya Tahan Berapa Jam? Ini Varian Aroma, Harga, dan Review Pengguna

Parfum Wardah Wanginya Tahan Berapa Jam? Ini Varian Aroma, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 11:02 WIB

Pigai Minta Bentrok Flores Timur Diselesaikan Lewat Jalur Adat, Bukan Semata Penegakan Hukum

Pigai Minta Bentrok Flores Timur Diselesaikan Lewat Jalur Adat, Bukan Semata Penegakan Hukum

News | Senin, 20 Juli 2026 | 11:00 WIB

Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?

Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 11:00 WIB

×