Hati-hati ! 10 Pekerjaan Ini Berisiko Terkena Penyakit Kanker

Angelina Donna

Jum'at, 26 Mei 2017 | 20:14 WIB
Hati-hati ! 10 Pekerjaan Ini Berisiko Terkena Penyakit Kanker

Suara.com - Hampir semua pekerjaan memang berisiko. Meski demikian, ada banyak pekerjaan yang terlihat aman dari luar, tapi sebenarnya punya risiko jangka panjang. Tidak hanya berisiko terluka di medan kerja, mereka juga berpontensi terkena penyakit kanker. Potensi kanker ini memang tidak langsung muncul, tapi butuh waktu bertahun-tahun.

American Cancer Society merilis bahwa 4 persen pasien kanker di Amerika merupakan orang-orang yang selama bekerja terpapar zat karsinogen. Pekerjaan apa saja itu? Berikut deretan profesi yang rentan dengan penyakit kanker :

1. Penata rambut
Kebanyakan cat rambut mengandung zat seperti aminophenol, diaminobenzene dan phenylenediamine yang merupakan produk turunan batu bara. Yang mengerikan, zat tersebut diduga dapat memicu kanker. Penata rambut yang setiap hari menagalami kontak langsung dengan zat kimia dalam cat rambut dilaporkan berisiko mengalami kanker saluran kemih, laring, dan paru-paru.

2. Pekerja di bidang pertanian
Pertanian massal masih banyak menggunakan pupuk kimia. Sebuah studi yang dilakukan oleh Breastcancer.org menyebutkan jika wanita yang bekerja di bidang pertanian berisiko 35 persen lebih tinggi terkena kanker payudara. Mereka juga berisiko terkena kanker paru-paru karena asap pestisida. Berdasarkan laporan Time, paparan rutin pestisida, penyubur, dan zat kimia lainnya bids menyebabkan kanker limfoma, leukemia, dan kanker lainnya.

3. Mekanik
Pekerjaan mekanik juga memiliki risiko mengganggu kesehatan. Hal ini karena asbes masih sering digunakan sebagai lapisan rem dan konfigurasi kopling karena kualitasnya yang tahan panas. Tapi jika unsur asbes mengotori udara dan terhirup, hal ini bisa menyebabkan kanker paru-paru. Selain asbes, mekanik juga sering bersentuhan dengan bensin. Bensin mengandung benzena yang merupakan pemicu kanker seperti leukemia.

4. Pekerja industri karet
Pekerja yang bekerja di industri ban, sarung tangan karet, dan produk olahan karet berisiko kanker. Hal ini karena karet dibuat dengan segudang bahan kimia dan proses ini membuat pekerja terpapar uap, debu, dan produk sampingan kimia yang bisa menimbulkan risiko kesehatan serius. Pekerja industri karet berisiko mengalami kanker kandung kemih, kanker perut, dan kanker paru-paru.

The American Cancer Society menambahkan leukemia ke dalam daftar risiko, membuat pekerjaan di industri karet paling tinggi tingkat paparan karsinogen. Masalahnya, racun akibat industri karet tidak hanya berbahaya jika terhirup, tapi juga berbahaya jika diserap kulit.

5. Pekerjaan di bidang konstruksi
Pekerja konstruksi menghadapi berbagai bahaya yang mengancam jiwa seketika meskipun yang beerdampak jangka panjang seperti kanker. Asbes kadang-kadang masih ditemukan di gedung-gedung tua. Tukang cat juga berisiko jika terus menerus menghirup cat.

6. Terapis manicure dan pedicure
Di Amerika, keberadaan salon kuku tumbuh pesat. Namun pertumbuhan ini diikuti dengan tingginya laporan terapis yang mengalami keguguran, masalah pernapasan, masalah kulit, dan kanker. Kanker limfoma merupakan yang paling sering dikaporkan. Para terapis memang sehari-harinya tepapar dengan zat kimian pewarna kuku hingga zat pengeras kuku.

Zat kimia lain yang juga berbahaya adalah formalin (yang terkandung dalam pengeras kuku) dan titanium dioksida (yang terkandung dalam pelapis kuku). Oleh karenanya, baik terapis maupun pasien disarankan untuk memakai masker selama perawatan.

7. Pekerja di industri plastik
Plastik sudah lama dikenal sebagai zat karsinogen. Berdasarkan laporan American Cancer Society, pekerja di bidang industry plastik berisiko tinggi kerkena penyakit hati, ginjal, dan kanker laring.

8. Pekerja di industri logam
Sama halnya denagn racun di industri plastik, pekerja di industri logam juga berisiko menderita kanker ginjal dan laring. American Cancer Society melaporkan, wanita yang bekerja di bidang ini berisiko 75 persen lebih tinggi menderita kanker payudara. Risiko bahaya ini terletak pada cairan yang dipakai untuk menjaga suhu logam. Menghirup atau bersentuhan kulit meningkatkan risiko kanker.

9. Pilot dan kru pesawat
Tidak disangka, rupanya pilot dan kru pesawat juga berisiko kanker. Beberapa laporan menemukan bahwa awak pesawat berada pada risiko yang lebih tinggi daripada populasi umum untuk mengalami melanoma ganas, bentuk kanker kulit paling mematikan. Hal ini karena berada di ketinggian ribuan kaki membuat mereka banyak terpapar radiasi UV tingkat tinggi dan radiasi kosmik.

10. Pekerja tambang
Tidak hanya terpapar asbes, tetapi pekerja tambang juga bisa terpapar uranium dan radon (gas logam berbahaya). Sudah terbukti bahwa tinggal di daerah mempertinggi risiko kanker otak, perut, tiroid, dan masih banyak lagi. Risikonya jauh lebih berbahaya bagi orang-orang yang benar-benar bekerja di sana. Bahkan ketika penyebab sekunder seperti merokok dapat dikendalikan, peningkatan paparan gas buang diesel di lingkungan kerja pertambangan dapat menyebabkan risiko tinggi terkena kanker paru-paru.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana Impor Daging Sapi

Rencana Impor Daging Sapi

Foto | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:53 WIB

Mentan Marah Kartel Cabai Raih Untung Rp2 Miliar per Orang

Mentan Marah Kartel Cabai Raih Untung Rp2 Miliar per Orang

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 15:02 WIB

Pemuda Tani Indonesia Luncurkan Gerakan "Petani Muda Keren"

Pemuda Tani Indonesia Luncurkan Gerakan "Petani Muda Keren"

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 15:00 WIB

BRI Dukung Program Aksi Pangan

BRI Dukung Program Aksi Pangan

Bisnis | Minggu, 26 Maret 2017 | 23:30 WIB

BI Dukung Peningkatan Pembiayaan di Sektor Pertanian

BI Dukung Peningkatan Pembiayaan di Sektor Pertanian

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 13:11 WIB

Terkini

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil

Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Mendag Dorong Pelaku Industri Manfaatkan Trade Expo Indonesia

Mendag Dorong Pelaku Industri Manfaatkan Trade Expo Indonesia

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:20 WIB

81 Tahun Merdeka: Memaknai Ulang Ikigai di Tengah Realitas Anak Muda Indonesia

81 Tahun Merdeka: Memaknai Ulang Ikigai di Tengah Realitas Anak Muda Indonesia

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Diskon Belanja di GrandLucky Spesial dari BRI, Ini Syaratnya

Diskon Belanja di GrandLucky Spesial dari BRI, Ini Syaratnya

Bri | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:16 WIB

5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi 2026 di Masjid, Rundown Lengkap dengan Jam

5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi 2026 di Masjid, Rundown Lengkap dengan Jam

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:15 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch dengan Sensor VO2 Max Akurat

3 Rekomendasi Smartwatch dengan Sensor VO2 Max Akurat

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Febrie Adriansyah Ingin Emas 74 Kg dan Uangnya Kembali, Begini Faktanya

Febrie Adriansyah Ingin Emas 74 Kg dan Uangnya Kembali, Begini Faktanya

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:09 WIB

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:03 WIB

×