Miris, Ini Gunung di Indonesia yang Paling Banyak Sampah

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 13:19 WIB
Miris, Ini Gunung di Indonesia yang Paling Banyak Sampah
Gunung Rinjani. (Shutterstock)

Suara.com - Mendaki gunung kini menjadi tren di kalangan anak muda. Mendapatkan pemandangan yang indah saat berada di atas gunung menjadi salah satu hal yang diinginkan para pendaki.

Sayangnya meningkatkan animo untuk mendaki gunung belum diiringi dengan peningkatan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Banyak para pendaki gunung yang masih meninggalkan jejak sampah di gunung.

Komunitas peduli sampah gunung dan hutan Indonesia, Trashbag Community (TC) mencatat setidaknya 2,4 ton sampah berhasil dikumpulkan dari gelaran operasi bersih bertajuk Sapu Jagad yang dihelat 2015.

Gerry Patra Prawira, Ketua Pelaksana Sapu Jagad 2017, mengatakan sampah plastik mendominasi dengan presentase 36 persen atau sekitar 769 kilogram, disusul sampah botol plastik sekira 23 persen atau mencapai 491 kilogram dan sampah puntung rokok sebesar 10 persen atau sekira 213 kilogram.

"Banyak pendaki gunung yang belum memiliki kesadaran untuk membawa sampahnya kembali sepulang mendaki. Bahkan mereka juga kerap tidak menganggap sampah kecil seperti bungkus permen dan puntung rokok sebagai sampah. Padahal efeknya bagi lingkungan sangat besar," ujarnya pada temu media, baru-baru ini.

Menurut Gerry, di antara gunung yang pernah ia daki, gunung yang paling banyak sampah adalah Rinjani yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia menilai hal ini terjadi karena kurangnya edukasi dari pengelola untuk mengingatkan pendaki agar membawa kembali sampahnya saat turun gunung.

"Pengelolanya sendiri juga hanya jaga di satu titik saja. Titik luar nggak ada pengawas. Ketika di titik pertama mengisi form sampah lalu keluar di titik kedua, tapi nggak ada pengawas. Akhirnya sampah menumpuk," tambah dia.

Selain itu Gerry berpendapat bahwa stamina pendaki yang menurun juga menjadi penyebab mereka meninggalkan sampahnya di atas gunung. Padahal, kata dia, konservasi paling sederhana yang bisa dilakukan para pecinta alam ini adalah dengan membawa sampah turun kembali.

Sementara itu, ketika ditanyai gunung mana yang paling bersih dari sampah, Gerry menjawab Gunung Salak dan Ciremai.

"Karena mayoritas di Gunung Salak berkaitan dengan figur mistisnya, kalau di Ciremai ada tim Trashbag Community di sana. Jadi, kami sudah bekerja sama dengan pihak balai taman nasional untuk membersihkan gunung dari sampah," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Barujari Meletus, Ratusan Pendaki Dievakuasi

Barujari Meletus, Ratusan Pendaki Dievakuasi

News | Rabu, 28 September 2016 | 09:32 WIB

Nikmati Indahnya Nusantara dengan "Extreme Sport"

Nikmati Indahnya Nusantara dengan "Extreme Sport"

Lifestyle | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:43 WIB

Gunung Rinjani Diusulkan Jadi "Unesco Global Geopark"

Gunung Rinjani Diusulkan Jadi "Unesco Global Geopark"

Lifestyle | Sabtu, 14 Mei 2016 | 02:12 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×