Gunung Rinjani Diusulkan Jadi "Unesco Global Geopark"

Ririn Indriani | Suara.com

Sabtu, 14 Mei 2016 | 02:12 WIB
Gunung Rinjani Diusulkan Jadi "Unesco Global Geopark"
Ilustrasi puncak Gunung Rinjani. (Shutterstock)

Suara.com - Gunung Rinjani saat ini tengah diusulkan dan dinilai untuk menjadi "Unesco Global Geopark (UGG)" sebelumnya disebut "Global Geopark Network (GGN)".

General Manager Geopark Rinjani Chaerul Maksul mengatakan dua asesor dari Unesco, yakni Mauricio Burlando dari Italia dan Soo Jae Lee dari Korea Selatan akan datang pada 18-20 Mei 2016 melakukan penilaian.

Keduanya nanti akan didampingi peninjau Prof Ibrahim Koomoo dari Indonesia dan Dr Nurhayati dari Malaysia.

"Mereka ini akan melakukan kunjungan lapangan di daerah yang pernah terdapat letusan Gunung Rinjani," katanya di Mataram, Jumat (13/5/2016).

Chaerul mengatakan dalam kunjungan selama tiga hari di Pulau Lombok, kedua asesor ini akan melihat beberapa keanekaragaman yang di miliki Rinjani, mulai dari sisi geoligi, biologi dan budaya.

"Sistim penilaian sekarang berubah. Kalau tahun lalu di umumkan dan langsung diserahkan sertifikat, tetapi saat ini rekomendasi tim asesor ini akan dibacakan pada konvensi ketujuh di Inggris dan pengumumannya baru dilakukan pada 2017," jelasnya yang juga menjabat Kepala Bappeda NTB.

Menurut Chaerul, pengembangan Gunung Rinjani tidak hanya terpaku pada GGN, tetapi berkelanjutan dan konservasi. Karena Gunung Rinjani sendiri merupakan jantung Pulau Lombok.

Ketua Tasporce Geopark Indonesia Yunus Kusumabrata menuturkan akan banyak keuntungan yang diperoleh Rinjani jika ditetapkan menjadi UGG, maka Rinjani akan di promosikan secara gratis ke seluruh dunia.

"Kalau Rinjani masuk maka geopark di Indonesia bertambah menjadi tiga setelah Gunung Batur di Bali dan Gunung Sewu di Pulau Jawa. Bahkan, ini akan menjadi kebanggaan bangsa," katanya.

Karena itu, lanjut Yunus, pihaknya mempersiapkan secara maksimal agar Gunung Rinjani bisa lolos menjadi UGG.

"Kita tahu pemerintah menargetkan pada 2019 angka wisatawan mencapai 20 juta orang, saat ini baru mencapai 10 juta orang. Kalau Rinjani masuk UGG bisa menjadi daya dorong wisatawan untuk datang ke Indonesia," imbuhnya.

Caerul Maksul mengatakan jumlah pendaki yang menuju Gunung Rinjani pada tahun 2015 mencapai 70.705 orang.

"Wisatawan mancanegara 27.18 orang dan wisatawan nusantara 43.519 orang," tuturnya. (Antara)





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendakian Rinjani Ditutup Sementara

Pendakian Rinjani Ditutup Sementara

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 16:40 WIB

Wisata Lombok Tak Terusik Letusan Gunung Barujari

Wisata Lombok Tak Terusik Letusan Gunung Barujari

Lifestyle | Sabtu, 14 November 2015 | 11:42 WIB

Awas Banjir Bandang Pascaletusan Anak Rinjani

Awas Banjir Bandang Pascaletusan Anak Rinjani

News | Sabtu, 07 November 2015 | 00:05 WIB

Terkini

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:00 WIB

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:40 WIB

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:35 WIB

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:47 WIB

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:25 WIB