Lelaki Kecanduan Judi Korban Kekerasan Saat Kecil

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Senin, 21 Agustus 2017 | 14:03 WIB
Lelaki Kecanduan Judi Korban Kekerasan Saat Kecil
Ilustrasi lelaki kecanduan judi (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti melihat, lelaki yang kecanduan judi lebih memiliki trauma masa kecil, seperti kekerasan fisik atau kekerasan di rumah tangga.

Mereka biasanya juga memerlukan perawatan untuk mengatasi penyebab stres yang mendasarinya, di bandingkan dengan rekan mereka yang tidak berjudi.

Para peneliti meneliti data survei pada kelompok perwakilan nasional terhadap 3.025 lelaki Inggris, berusia 18-64 tahun, dan menemukan sekitar 5 persen dari lelaki tersebut memiliki masalah perjudian dan sekitar 7 persennya adalah pecandu serius.

Dibandingkan dengan lelaki yang jarang melakukan perjudian, lelaki dengan kecanduan patologis terhadap perjudian dua kali lebih mungkin memiliki pengalaman kekerasan di rumah atau mengalami penganiayaan fisik, dan serangan saat mereka tumbuh dewasa.

Mereka juga tiga kali lebih mungkin menderita luka serius atau mengancam jiwa saat mereka anak-anak.

Sebagai orang dewasa, lelaki dengan kecanduan perjudian yang parah juga memiliki hubungan perkawinan yang berantakan, kehilangan pekerjaan, memiliki masalah uang yang serius. Selain itu, menjadi tunawisma, dan dihukum karena kejahatan.

"Perjudian harus memiliki mekanisme penanggulangan yang potensial, yang saat ini juga terjadi di kalangan perempuan. Banyak pandangan bahwa lelaki berjudi untuk kesenangan, atau untuk menang, dan perempuan berjudi untuk melarikan diri," kata penulis studi senior Dr. Jason Landon dari Auckland University of Technology di Selandia Baru.

Studi ini, lanjut Dr. Jason, menunjukkan bahwa perjudian dapat dikaitkan dengan trauma dini pada orang dewasa. Bahkan, saat penggunaan alkohol dan narkoba bisa dikendalikan, masalah perjudian masih ada di antara sampel lelaki yang representatif.

Untuk penelitian tersebut, psikolog memeriksa tanggapan survei lelaki tentang berbagai faktor yang dapat memengaruhi kecenderungan mereka untuk berjudi.

baca juga

Satu dari empat lelaki merupakan penjudi kompulsif, yang berarti pecandu yang memasang taruhan tanpa mempedulikan suasana hati mereka atau apakah akan mereka menang atau kalah.

Hasilnya, pejudi kompulsif tadi, pernah menyaksikan kekerasan saat mereka anak-anak, sama seperti 23 persen lelaki yang termasuk pejudi bermasalah. Demikian berdasarkan penemuan studi tersebut.

Sekitar 10 persen penjudi kompulsif, dan penjudi bermasalah juga mengalami penganiayaan fisik atau serangan anak-anak.

Tim peneliti melaporkan, sebagai perbandingan hanya 8 persen lelaki tanpa masalah perjudian menyaksikan kekerasan di rumah saat mereka tumbuh, dan kurang dari 4 persen mengalami penganiayaan fisik atau penyerangan.

Bahkan, setelah peneliti memperhitungkan ketergantungan obat dan alkohol, yang sering menyertai kecanduan judi. Lelaki yang merupakan penjudi kompulsif secara signifikan lebih mungkin mengalami kekerasan dalam rumah tangga di masa kecil dan masa dewasa, serta kehilangan pekerjaan, masalah uang dan kegagalan hubungan daripada orang yang tidak berjudi.

Namun, hasil penelitian ini bukan merupakan percobaan terkontrol yang dirancang untuk membuktikan apakah atau bagaimana trauma masa kecil dapat memengaruhi kemungkinan kecanduan judi di kemudian hari. (Huffingtonpost)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengasuh Ditangkap karena Masukkan Bayi ke Kulkas

Pengasuh Ditangkap karena Masukkan Bayi ke Kulkas

News | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 07:01 WIB

Cuma Karena Masalah Sepele, Lelaki Ini Siksa Pacarnya yang Hamil

Cuma Karena Masalah Sepele, Lelaki Ini Siksa Pacarnya yang Hamil

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 20:55 WIB

Biadab! Lelaki Ini Jadikan Batita Boneka Voodoo hingga Wafat

Biadab! Lelaki Ini Jadikan Batita Boneka Voodoo hingga Wafat

Health | Jum'at, 28 Juli 2017 | 19:40 WIB

Terkini

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×