Makna Prosesi Adat Jawa Pernikahan Kahiyang

Chaerunnisa

Selasa, 07 November 2017 | 17:47 WIB
Makna Prosesi Adat Jawa Pernikahan Kahiyang
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi serta keluarga memasang bleketepe dan tuwuhan [dok. MDC Jim Boen]

Suara.com - Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution menjalani rangkaian prosesi pernikahan sejak Selasa (7/11/2017) pagi. Mengawali prosesi rangkaian pernikahan, Presiden Joko Widodo yang juga ayahanda Kahiyang, telah memasang bleketepe dan berjualan dawet bersama sang istri, Iriana Widodo.

Rangkaian acara pernikahan tradisi Jawa dimulai sejak sehari sebelum puncak acara berupa tata cara panggih atau dipertemukannya kedua mempelai pada Rabu (8/11/2017). Sedangkan sebagai pembuka rangkaian acara, calon mempelai perempuan dan orangtuanya memasang bleketepe pada Selasa pagi. Prosesi ini biasa dilakukan sebelum acara siraman.

Bleketepe merupakan anyaman dari daun pohon kelapa untuk peneduh, rangkaian janur kuning, pisang tuwuhan/suluhan, kelapa muda dan berbagai dedaunan. Bleketepe dipasang orangtua pengantin sebagai simbolisasi si empunya kerja mulai mempersiapkan tempat untuk menerima kehadiran pihak besan dan para tamu undangan.

Membuat blaketepe atau anyaman daun kelapa, dijadikan atap atau peneduh saat resepsi pernikahan. Bleketepe merupakan tradisi peninggalan dari Ki Ageng Tarub, salah satu leluhur raja-raja Mataram. Saat mempunyai hajat menikahkan anaknya Dewi Nawangsih dengan Raden Bondan Kejawan, Ki Ageng membuat peneduh dari anyaman daun kelapa. Hal itu dilakukan karena rumah Ki Ageng yang kecil tidak dapat memuat semua tamu, sehingga tamu yang di luar rumah diteduhi dengan daun kelapa itu.

Bleketepe biasa terbuat dari daun kelapa yang masih hijau dengan ukuran 50x200 cm. Bleketepe yang dipasang mengelilingi area pernikahan merupakan perwujudan dari penyucian di kahyangan para dewa yang dinamakan Bale Katapi.

Bale artinya tempat, sedangkan Katapi berasal dari kata tapi yang artinya memisahkan kotoran kemudian dibuang. Dengan demikian Bleketepe artinya adalah orangtua pengantin yang mengajak pasangan pengantin untuk menyucikan diri.

Pemasangan bleketepe juga diiringi dengan acara pemasangan tuwuhan. Tuwuhan adalah harapan orangtua kepada pengantin untuk segera memeroleh keturunan. Sementara bleketepe, memiliki arti kerjasama antar orangtua dan calon pengantin.

Dalam tuwuhan, terdiri dari pohon pisang raja yang buahnya sudah masak. Pilihan pisang raja memiliki filosofi pasangan pengantin ini kelak memiliki kemakmuran dan kemualiaan seperti para raja.

Kedua Tebu Wulung memiliki filosofi, diharapkan setelah memasuki jenjang pernikahan kedua mempelai memiliki jiwa bijaksana. Cengkir gadhing sebagai simbol kandungan, daun randu melambangkan sandang dan pangan dengan harapan mempelai dapat tercukupi kebutuhan sandang dan papannya. Sementara itu, aneka dedaunan yang memiliki filosofi pasangan dalam menjalani pernikahan terbebad dari segala halangan.

baca juga

Setelah pemasangan bleketepe, calon mempelai pengantin menggelar prosesi adang sepisan yang dilakukan kedua orangtua. Di prosesi ini, Iriana Jokowi menanak nasi, sementara Jokowi menyiapkan perapian.

Setelah prosesi tersebut, Kahiyang menjalani siraman di kediamannya, sementara calon mempelai lelaki, Bobby melakukannya di salah satu hotel. Setelah siraman, dilanjutkan prosesi bopongan, di mana Jokowi menggendong Kahiyang.

Beberapa prosesi lain, seperti memotong rambut, berjualan dawet dan menimbun rambut ke dalam tanah juga digelar Selasa pagi. Setelah itu, prosesi adat Jawa ditutup dengan upacara midodareni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puteri Jokowi Menikah, Angkasa Pura I Lakukan Ini di Dua Bandara

Puteri Jokowi Menikah, Angkasa Pura I Lakukan Ini di Dua Bandara

Bisnis | Selasa, 07 November 2017 | 16:45 WIB

Jelang Pernikahan, Kicauan #JokowiMantu Jadi Trending Topic

Jelang Pernikahan, Kicauan #JokowiMantu Jadi Trending Topic

Tekno | Selasa, 07 November 2017 | 15:38 WIB

Siapa Saja Presiden yang Nikahkan Anak di Istana?

Siapa Saja Presiden yang Nikahkan Anak di Istana?

News | Selasa, 07 November 2017 | 15:13 WIB

Kritik Nikahan Kahiyang Mewah, Fahri Hamzah Usul Ini ke Jokowi

Kritik Nikahan Kahiyang Mewah, Fahri Hamzah Usul Ini ke Jokowi

News | Selasa, 07 November 2017 | 13:11 WIB

Pesan Jokowi Buat Kahiyang Sebelum Disunting Bobby: Sabar, Tabah

Pesan Jokowi Buat Kahiyang Sebelum Disunting Bobby: Sabar, Tabah

News | Selasa, 07 November 2017 | 12:51 WIB

Presiden Jokowi Pasang Bleketepe

Presiden Jokowi Pasang Bleketepe

Foto | Selasa, 07 November 2017 | 12:38 WIB

Tempat Nikahan Kahiyang Penuh Karangan Bunga

Tempat Nikahan Kahiyang Penuh Karangan Bunga

News | Selasa, 07 November 2017 | 12:34 WIB

Keluarga Mantu Jokowi Ucapkan Terima Kasih Buat Warga Solo

Keluarga Mantu Jokowi Ucapkan Terima Kasih Buat Warga Solo

News | Selasa, 07 November 2017 | 12:32 WIB

Presiden Mantu, Ibunda Jokowi Ikut Menyiram Kahiyang

Presiden Mantu, Ibunda Jokowi Ikut Menyiram Kahiyang

News | Selasa, 07 November 2017 | 11:50 WIB

Diundang Keluarga Jokowi, Fahri Hamzah Tak Bisa Datang

Diundang Keluarga Jokowi, Fahri Hamzah Tak Bisa Datang

News | Selasa, 07 November 2017 | 11:34 WIB

Terkini

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×