Minum Bir di Mars Kini Bisa Dilakukan dengan Cara Ini

Chaerunnisa | Dinda Rachmawati
Minum Bir di Mars Kini Bisa Dilakukan dengan Cara Ini
Ilustrasi minum bir (Shutterstock)

Perusahaan pembuat bir Anheuser-Busch mengumumkan tujuan mereka menciptakan bir di luar angkasa.

Suara.com - Meskipun kita belum benar-benar menginjakkan kaki di Mars, tapi satu perusahaan bir mengajak kita membayangkan bagaimana saat kita mengunjungi planet tersebut.

Pada bulan Maret, perusahaan pembuat bir Anheuser-Busch mengumumkan tujuan mereka untuk menciptakan bir di luar angkasa yang pada akhirnya dapat kita konsumsi di Mars, dalam sebuah kampanye yang terdengar lebih seperti dalam novel sci-fi.

Tujuan ini mungkin terlihat cukup jauh, karena mereka ingin bir di luar angkasa dikenal lebih cepat dari yang dipikirkan semua orang.

Bekerjasama dengan Stasiun Antariksa Internasional, Anheuser-Busch akan menciptakan "minuman ringan mikro" yang akan diberangkatkan pada bulan Desember.

Ingin menciptakan bir di luar angkasa, Anheuser-Busch juga bekerjasama dengan CASIS, yang mengelola Stasiun Antariksa Internasional Amerika Serikat (AS), National Laboratory, dan Space Tango, sebuah perusahaan pengembangan muatan yang mengoperasikan dua fasilitas penelitian komersial di Laboratorium Nasional.

Rencananya, perusahaan transportasi luar angkasa AS, SpaceX akan dipilih untuk mengangkut barang-barang yang dibutuhkan, seperti 20 biji-bijian barley dan bahan Budweiser utama lainnya, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada tanggal 4 Desember untuk misi CRS-13-nya.

Begitu biji-bijian barley tiba dengan selamat di 'rumah sementara', mereka akan segera diberangkatkan.

Sementara terbang ke angkasa, dua percobaan akan dilakukan dengan biji-bijian tersebut. Yang pertama, untuk menguji pemaparan biji barley, nantinya biji-bijian tersebut akan dibiarkan tinggal di stasiun luar angkasa selama 30 hari untuk melihat bagaimana reaksi mereka terhadap lingkungan luar angkasa.

Percobaan kedua, mereka akan melakukan perkecambahan biji, termasuk menyiram dan memberi makan biji-bijian barley selama dua minggu untuk melihat apakah mereka dapat tumbuh seperti di Bumi.

Rencananya biji barley harus tetap di orbit selama sebulan sebelum turun untuk dianalisis, dan semoga, bisa menjadi bir ruang angkasa.

Dan sebelum ada yang mengkritik kebutuhan bir di luar angkasa, astronot pensiunan Clayton Anderson membuat poin penting.

"Sebuah misi yang sukses akan mencakup banyak komponen penting, termasuk kebutuhan untuk memberi para awak barang komoditas yang mengingatkan mereka pada rumah mereka," tandasnya. (Independet)

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

Selamat pagi, Selamat beraktivitas💪🏻
.
#quotesoftheday #suaradotcom #infojakarta #quotesindonesia #katakatabijak #newsflash #portaljakarta #selamatpagi

INFOGRAFIS