Makna Cerita Rakyat "Pilanduk dan Biawak"

Tomi Tresnady

Minggu, 10 Desember 2017 | 16:15 WIB
Makna Cerita Rakyat "Pilanduk dan Biawak"
Kancil. [shuttestock]

Suara.com - Ada beragam cerita rakyat nusantara, termasuk urang Banjar Kalimantan Selatan tempo dulu yang mengandung nilai-nilai filosofi dan bermakna yang bisa menjadi renungan serta pelajaran bagi masyarakat hingga kini.

Cerita rakyat Banjar Kalsel yang bisa menjadi i'tibar atau contoh itu seperti "Pilanduk dan Biawak" yang mungkin terlupakan atau kurang disimak dengan baik, serta menjadikannya sebuah pelajaran berharga bagi kehidupan manusia, terutama kaum Muslim.

Pilanduk adalah sebutan urang Banjar Kalsel tempo dulu terhadap pelanduk atau kancil, yang dalam cerita rakyat/dongeng nusantara tergolong binatang cerdik/raja akal serta jenaka.

Sebagaimana hukum kalangan kaum Muslim, pelanduk yang dulu banyak terdapat di hampir seluruh nusantara dan juga di Kalsel, kini mulai langka, tergolong binatang yang halal bagi umat Islam untuk dikonsumsi.

Berbeda dengan biawak, bagi kaum Muslim haram mengonsumsinya, antara lain karena kukunya seperti cakar serta tergolong buas yaitu mangsa binatang yang masih hidup.

Biawak yang bisa hidup di dua alam, yaitu di darat dan di air atau jenis ampibi tersebut juga banyak terdapat di hampir seluruh wilayah Indonesia, oleh karena itu tampaknya belum termasuk satwa langka yang dilindungi undang-undang.

Sebagai indikator belum tergolong binatang langka dan mendapat perlindungan hukum, di kota/daerah tertentu masih ada warga yang menjual sate biawak.

Sementara sate pelanduk sulit ditemukan, karena keberadaannya terancam punah sehingga dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

Seperti halnya di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" atau "Bumi Lambung Mangkurat", Kalsel hingga tahun 1960-an masyarakat masih ramai "bagarit" atau berburu/mencari pelanduk, terutama di daerah hulu sungai "Banua Anam" di provinsi tersebut.

Namun belakangan, sejak tahun 1980-an hampir tidak terdengar lagi urang Banua Anam bagarit pelanduk, terkecuali "minjangan" atau rusa liar.

Menjangan pun belakangan sulit ditemukan di alam bebas, kecuali diusahakan melalui penangkaran.

Daerah hulu sungai atau Banua Anam Kalsel yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu bagian dari kawasan Pegunungan Meratus.

Cerita Pelanduk Cerita pelanduk dan biawak tersebut tergolong singkat, namun berisi makna mendalam yang semestinya menjadi motivasi bagi kaum Muslim untuk senantiasa berbuat atau berperilaku yang baik dan benar sesuai tuntunan Islam.

Kendati cerita rakyat Banjar Kalsel, namun dalam penulisannya menggunakan Bahasa Indonesia agar khalayak dapat memahami maknanya, kecuali terkadang menggunakan bahasa daerah setempat guna mengetahui keaslian alur ceritanya.

Al kisah pada zaman dahulu, ada pelanduk berjalan-jalan ke sana-ke mari di belantara Pegunungan Meratus untuk mencari makan.

Makanan pelanduk di Bumi Perjuangan Pangeran Antasari antara lain buah "kujajing" (kujajing sp), salah satu tanaman hutan Meratus.

Buah kujajing bentuknya seperti jambu biji (jambu klotok), hanya saja lebih renyah, sehingga pelanduk mudah memakannya.

Tetapi pohon kujajing tersebut juga sudah terancam punah seiring perambahan hutan dan ramainya bisnis perkayuan melalui Hak Pengusahaan Hutan (HPH).

Jadi kelangkaan pelanduk seiring dengan terganggunya habitat antara lain karena pembukaan lahan secara besar-besaran untuk usaha lain, seperti perkebunan yang marak di Kalsel sejak tahun 1980-an.

Dalam perjalanan pelanduk atau Si Kancil yang terkenal cerdik serta jenaka itu bertemu sekelompok petani yang bergotong-royong "manugal" atau menanam padi di lahan kering/perbukitan.

Kemudian di antara petani tersebut secara tiba-tiba melihat sang pelanduk itu, dan langsung berteriak; 'pilanduuuk...'. Para petani itupun mengejar pelanduk tersebut, namun tidak berhasil menangkapnya.

Oleh karena kejaran dan petani hendak menangkapnya, pelanduk itu pun lari kencang, terbirit-birit agar bisa lolos.

Si pelanduk bernafas tersengal-sengal dan dengan mulut ternganga menjulurkan lidah sambil mengeluarkan air liur.

Pada saat pelanduk menganga menjulurkan lidah dan mengeluarkan air liur itu, biawak melihat dan mendekati, serta langsung bertanya, ada apa gerangan yang terjadi? Kepada biawak itupun, pelanduk berujar, bahwa dirinya habis menikmati makan yang enak tetapi terasa pedas, sehingga "taliur" (mengeluarkan air liur yang tak sengaja).

Dengan kebohongannya, pelanduk mengatakan, bahwa di sebelah bukit (maksudnya tempat dia dikejar = red) ada orang bergotong-royong manugal, mereka baik hati, sehingga setiap yang datang kesana selalu mendapatkan jamuan makan.

Mendengar penuturan pelanduk tersebut, biawak pun tak berpikir panjang langsung menuju tempat orang manugal itu, dengan harapan mendapatkan jamuan enak sebagaimana cerita pelanduk.

Namun apa yang terjadi? Nasib sial biawak. Begitu sekelompok petani melihat biawak, langsung berterik-teriak; biawaaak... dan mereka kejar untuk ditangkap.

Biawak pun juga lari tunggang-langgang agar bisa lolos dari tangkapan para petani tersebut, dan akhirnya kembali bertemu dengan pelanduk.

Ketika bertemu dengan pelanduk tersebut, biawak pun "manumpalak" (mengembalikan cerita pelanduk tentang kebaikan petani yang ternyata sebaliknya = red).

"Ujar 'ikam' (kamu) petani itu baik, ternyata aku mereka 'sasahi' (kejar) juga untuk ditangkap," ucap biawak kepada pelanduk.

Sang pelanduk pun menjawab ocehan biawak tersebut dengan ucapan, "ikam nang haram haja disasahi urang, apalagi aku nang halal menjadi sasaran mereka" (kamu yang haram saja mereka kejar, apalagi aku yang halal).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kancil dan Gerimis di Lembah Ranting Kering

Kancil dan Gerimis di Lembah Ranting Kering

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Malaysia Borong Produk Halal RI

Malaysia Borong Produk Halal RI

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:06 WIB

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:49 WIB

Terkini

Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Jokowi: Yang Penting Mas Wapres Sudah Selesaikan S1

Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Jokowi: Yang Penting Mas Wapres Sudah Selesaikan S1

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Anwar Ibrahim Telepon Prabowo Desak Indonesia Lakukan Ini

Kabut Asap Makin Parah, Anwar Ibrahim Telepon Prabowo Desak Indonesia Lakukan Ini

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Garuda Indonesia Ganti Dirut Jadi Thomas Oentoro, Ini Sosoknya

Garuda Indonesia Ganti Dirut Jadi Thomas Oentoro, Ini Sosoknya

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:55 WIB

4 Acne Body Wash Berbahan BHA Atasi Jerawat Punggung dan Tekstur Kasar

4 Acne Body Wash Berbahan BHA Atasi Jerawat Punggung dan Tekstur Kasar

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:53 WIB

5848 Karhutla Terjadi di Kalteng, Gubernur Agustiar: Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kawin Lagi

5848 Karhutla Terjadi di Kalteng, Gubernur Agustiar: Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kawin Lagi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Tampil di INACRAFT October 2026, 38 UMKM Binaan Pertamina Siap Perluas Pasar

Tampil di INACRAFT October 2026, 38 UMKM Binaan Pertamina Siap Perluas Pasar

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Tragedi Ohara: Ketika World Government One Piece Fobia pada Pengetahuan

Tragedi Ohara: Ketika World Government One Piece Fobia pada Pengetahuan

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Saat Skala Sekuel Dipaksa Lebih Besar

Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Saat Skala Sekuel Dipaksa Lebih Besar

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:50 WIB

5 Backpack Brand Lokal Fitur Lengkap, Slot Laptop sampai Water Resistant

5 Backpack Brand Lokal Fitur Lengkap, Slot Laptop sampai Water Resistant

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Bawa Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal

Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Bawa Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:44 WIB

×