Lelaki Berjari Manis Panjang Miliki Pasangan Bertubuh Ideal?

Ririn Indriani | Risna Halidi
Lelaki Berjari Manis Panjang Miliki Pasangan Bertubuh Ideal?
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Studi menemukan lelaki berjari manis panjang cenderung miliki pasangan bertubuh ideal.

Suara.com - Jika Anda pikir bahwa kepribadian, penampilan dan aura yang menarik merupakan kombinasi terbaik untuk memikat perempuan, maka pikirkan sekali lagi.

Menurut beberapa ilmuwan, kemampuan tersebut bisa jadi sudah ditakdirkan saat lelaki masih berada di dalam rahim.

Ya, kata peneliti dari Polandia, ini semua berkaitan dengan bagaimana jari manis seorang lelaki berkembang.

Sekarang, lihat ke arah tangan dan jika jari manis Anda memiliki panjang yang sama dengan jari telunjuk, maka bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh ledakan hormon testosteron ketika Anda masih berada di dalam rahim.

Ini juga, katanya, berdampak pada tipe perempuan yang akan Anda sukai.

Ilmuwan dari Universitas Kedokteran Universitas Jagiellonian di Krakow, Polandia, menemukan bahwa lelaki dengan jari manis yang panjang memiliki kemungkinan empat kali lebih besar untuk berpasangan dengan sosok klasik yang ideal.

Apa penjelasannya? Studi menunjukkan bahwa testosteron ekstra di dalam rahim dapat diterjemahkan ke hal lain, termasuk definisi "jantan" di kemudian hari.

Periset melihat tangan 50 pemuda yang tengah berada dalam hubungan jangka panjang dan mengambil statistik vital pasangan mereka.

Periset menemukan data bahwa lelaki dengan jari manis yang lebih panjang daripada jari telunjuk biasanya akan saling memiliki ketertarikan dengan perempuan berdada gempal dengan ukuran pinggang yang kecil.

Hasil studi menunjukkan bahwa lingkungan pra-kelahiran laki-laki memiliki dampak pada kemungkinan berada dalam hubungan dengan perempuan yang lebih menarik dan mungkin lebih subur. "Lelaki dengan jari manis yang lebih panjang, empat kali lebih sering bermitra dengan perempuan yang memiliki pinggang relatif kecil dan payudara besar," kata peneliti dikutip dari Mirror.

Penulis utama penelitian yang juga seorang ahli perilaku manusia, Berenika Kuna, menambahkan bahwa penelitian telah menunjukkan selama evaluasi daya tarik tubuh perempuan, lelaki fokus terutama pada bagian pinggang dan payudara, yang memberikan sinyal jujur ​​tentang status reproduksi perempuan.

Pinggang yang lebih sempit, lanjut dia, memiliki kaitan dengan pinggul yang lebih luas, yang adalah tanda visual dari kesehatan. Payudara yang lebih besar mungkin merupakan tanda kematangan seksual dan kemampuan mengasuh. Namun, di budaya Barat, kedua hal tersebut dianggap sebagai tanda-tanda daya tarik.

Bukan hanya ukuran jari manis yang lebih panjang, efek sampingan dari testosteron tambahan juga terlihat pada ukuran otot dan atletis, memiliki daya cengkeraman yang lebih kuat dan kemampuan spasial yang lebih baik.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS