Bocah 13 Tahun Minta Gambar Telanjang ke Nikita Bellucci

Madinah, Dinda Rachmawati

Minggu, 21 Januari 2018 | 17:06 WIB
Bocah 13 Tahun Minta Gambar Telanjang ke Nikita Bellucci
Bintang porno asal Prancis Nikita Bellucci. [Twitter]

Suara.com - Aktris porno asal Prancis, Nikita Belluci meminta orangtua untuk lebih mendidik anak laki-laki mereka tentang seks. Hal ini bertujuan agar keingintahuan mereka tentang seks bisa terjawab dengan tepat.

Lewat akun Twitternya, Bellucci menjelaskan dirinya bosan menerima pesan mesum yang dikirimkan anak laki-laki berusia 12 tahun. Untuk itu, dia minta orangtua mulai mengajari mereka cara berperilaku dan setop mengakses situs porno.

"Saya sudah muak mendidik anak-anak Anda. Berhenti membebani tanggung jawab Anda kepada para pekerja seks," tulis Bellucci.

Meski akses terhadap konten pornografi tak bisa dikontrol dengan ketat, bukan berarti orangtua kehilangan pengawasan. salah satunya saat anak laki-laki mereka minta dikirimkan meminta gambar telanjang, pengalaman seksual pertama, atau berciuman.

"(Ini diakibatkan) kurangnya pengajaran dan pencegahan, dan bukan tugas kami untuk mendidik anak-anak Anda," lanjutnya.

Bellucci tak membantah anak-anak zaman sekarang begitu mudah mendapatkan konten pornografi. Namun, sebenarnya ada cara menghentikan hal itu.  "Saya akan terus hidup dan saya tidak akan menurunkan kepala saya ke bawah karena saya seharusnya merasa malu," katanya.

Dalam 'cuitannya' Bellucci juga membagikan unggahan beberapa pesan yang ia dapatkan di media sosial. Salah satunya, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Bocah itu mengaku fans berat Bellucci dan meminta dikirimkan gambar telanjangnya.

Bellucci tegas bilang tidak. Malah, dia mengancam akan mengirimkan pesan tersebut ke orangtua si bocah.

"Renungkan tindakanmu, kerjakan pekerjaan rumah dan jangan hubungi saya lagi, jika tidak saya akan mengirimkannya pada orangtua kamu," katanya.

Tweet Bellucci dengan cepat menjadi viral, ada yang memberi pujian dan juga kritik.

Isu akses terhadap pornografi di usia muda saat ini sedang diperhatikan dengan sangat serius di Prancis.

Pada November, Presiden Emmanuel Macron memberikan pidato untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan. terkait ini, dia berencana meningkatkan kontrol terhadap konten X-rated dan memperbaiki pendidikan tentang pornografi.

"CSA (regulator penyiaran Prancis) memainkan peran yang sangat diperlukan dalam mengatur konten audiovisual di mana-mana dan menghentikan perilaku paling tidak bermartabat yang menjadi bentuk propaganda diam-diam," katanya.

"Saat ini, kita memang tidak mengatur akses video game, konten internet dan konten pornografi yang semakin tersedia. Tapi pada 2018, di bawah wewenang Perdana Menteri dan dengan komitmen khusus Menteri Kehakiman, kita harus memikirkan kembali kerangka peraturan kita," ujar dia.

"Dan dia berkomitmen untuk memperbaiki peraturan seputar semua konten yang dapat mengarah pada kekerasan, khususnya terhadap perempuan," tutup Presiden Emmanuel Macron. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×