Terapi Ini Bisa Dilakukan untuk Anak dengan Orangtua Bercerai

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 01 Februari 2018 | 09:47 WIB
Terapi Ini Bisa Dilakukan untuk Anak dengan Orangtua Bercerai
Ilustrasi orangtua dan anaknya. (Shutterstock)

Suara.com - Pertengkaran atau konflik di antara orangtua, yang berujung dengan perceraian, seringkali menjadikan anak-anak sebagai korban.

Efek paling utama yang dialami anak setelah orangtua mereka bercerai, kata pakar konsultan keluarga, Muhammad Agus Syafii, adalah perasaan kehilangan salah satu orangtua yang biasa mereka temui setiap hari.

Sebagai seorang pendiri rumah belajar bagi anak yatim dan duafa, yang ia namakan sebagai Rumah Amalia, kata Agus, banyak anak-anak korban perceraian, yang ditinggalkan oleh salah satu orangtuanya yang menjadi anak asuh di Rumah Amalia.

"Karena itu, anak-anak membutuhkan terapi psikologis untuk kembali optimis menjalani hidup setelah mengalami kesedihan yang mendalam," ujar dia saat suara.com temui di Rumah Amalia, Ciledug, Tangerang, Rabu (31/1/2018).

Lebih lanjut lelaki yang biasa dipanggil sebagai Kak Agus ini, menjelaskan ada sebuah terapi yang biasa ia berikan pada anak-anak dengan kondisi tersebut, yang dinamakan Fun Therapy.

Fun Therapy ialah sebuah kegiatan yang diberikan kepada anak-anak lewat permainan yang membutuhkan konsentrasi dan kerjasama tim.

“Permainan ini membuat anak-anak ceria serta menumbuhkan rasa percaya diri. Jadi anak-anak tidak kehilangan harapan ketika orangtuanya meninggal, atau bercerai. Justru lewat fun therapy ini mereka memiliki harapan di masa depan,” jelasnya.

Agus menambahkan, permainan yang diberikan untuk terapi ini ialah seperti tepuk semangat, tepuk bahagia dalam bentuk berkelompok agar lebih menyenangkan. Nah, kata dia terdapat tiga pola dalam terapi ini.

"Tahap awal adalah dipaksa. Mereka dipaksa dengan lembut untuk tertawa bersama anak-anak lainnya. Sebab mau tidak mau, anak - anak ikut mengalir meski dengan terpaksa, akhirnya anak -anak bisa tertawa, yang masuk pada tah kedua yakni terpaksa," ujar dia.

baca juga

Terakhir adalah terbiasa. Di mana, saat mereka sedang tidak berada di Rumah Amalia dan tidak bersama teman-teman pun mereka bisa merasakan kebahagiaan dari dalam diri. Akhirnya mereka bisa membentuk ritme pada dirinya untuk terbiasa berpikir positif.

Rumah amalia sendiri merupakan tempat yang nyaman dan aman bagi 90 anak yatim dan anak dari kaum duafa. Setiap hari, sepulang sekolah mereka menghabiskan waktu untuk belajar, bermain dan bergembira di rumah tersebut.

Sasaran utamanya adalah memberikan pendampingan dan pemulihan bagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya, baik karena meninggal atau berpisah.

”Di tempat ini kami mengajarkan kepada mereka bahwa hidup ini adalah sebuah anugerah. Sepahit apapun yang dialami harus disyukuri karena sesungguhnya hidup adalah karunia Tuhan," tutup Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teater Ternyata Bisa Jadi Terapi Penyembuh Jiwa

Teater Ternyata Bisa Jadi Terapi Penyembuh Jiwa

Health | Senin, 06 Maret 2017 | 17:52 WIB

Bermain Game Ini Ternyata Bisa Atasi Trauma

Bermain Game Ini Ternyata Bisa Atasi Trauma

Health | Jum'at, 10 Juli 2015 | 17:10 WIB

Ini Manfaatnya Menggambar Bagi Kesehatan Jiwa

Ini Manfaatnya Menggambar Bagi Kesehatan Jiwa

Health | Kamis, 18 Juni 2015 | 14:57 WIB

Terkini

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:47 WIB

×