Saat Depresi, Hindari Makanan Ini

Vania Rossa

Jum'at, 16 Februari 2018 | 16:41 WIB
Saat Depresi, Hindari Makanan Ini
Ilustrasi perempuan depresi (Shutterstock)

Suara.com - Tahukah Anda bahwa makanan memegang peran penting ketika depresi? Bagai pedang bermata dua, makanan bisa membantu Anda mengatasi depresi, atau bahkan membuat depresi Anda lebih dalam.

Meski bukan termasuk penyakit, depresi dapat memengaruhi kesehatan mental, mood, cara berpikir, dan aktivitas Anda sehari-hari seperti tidur, makan, dan bekerja. Depresi bisa muncul karena banyak faktor, mulai dari efek penyakit medis yang serius hingga perubahan dalam hidup.

Mengatasi depresi tidaklah mudah. Oleh karena itu, hindari hal-hal yang dapat memperburuk depresi Anda, termasuk beberapa makanan berikut yang diketahui dapat menarik Anda ke dalam kubang depresi lebih dalam, seperti dilansir dari Lifealth.

Jus buah
Jus buah akan meningkatkan energi Anda karena kadar gula darah yang naik. Tapi, hal itu hanya bersifat sementara. Tanpa kandungan serat, kadar gula darah Anda akan turun kembali dengan cepat, menyebabkan Anda menjadi lesu dan lemas. Hal ini memperburuk depresi.

Yang terbaik adalah mengonsumsi buah utuh. Kandungan serat pada buah utuh akan memperlambat kenaikan kadar gula darah, sehingga Anda terhindar dari lonjakan dan penurunan energi yang tiba-tiba.

Alkohol
Alkohol bisa memperburuk mood Anda, karena alkohol memengaruhi sistem saraf yang mengendalikan bagaimana Anda mengolah emosi. Jadi, salah besar jika Anda menganggap alkohol bisa membuat Anda lupa pada depresi.

Pemanis buatan
Ini termasuk makanan yang mengandung gula buatan. Pemanis buatan ini menghentikan produksi neurotransmitter hormon serotonin. Kurangnya neurotransmitter hormon serotonin ini dapat menyebabkan depresi dan sakit kepala.

Kafein
Konsumsi kopi justru bisa meningkatkan depresi. Kenapa? Karena kafein akan mengganggu pola tidur Anda. Tidur sendiri dihubungkan dengan kondisi mental. Jika Anda tidak cukup tidur, hal tersebut malah bisa memperburuk depresi.

Makanan tinggi sodium
Konsumsi makanan tinggi sodium selama depresi memiliki efek negatif pada tubuh. Natrium menyebabkan kelelahan dan akan memengaruhi sistem saraf. Memang, natrium pada garam bagus untuk kesehatan, tapi konsumsi yang berlebih akan menimbulkan masalah saat Anda sedang mengalami depresi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Gembira! Gemar Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur

Kabar Gembira! Gemar Makanan Pedas Bisa Bikin Panjang Umur

Health | Selasa, 13 Februari 2018 | 07:59 WIB

Bukan Cuma Susu, Makanan Ini Juga Kaya Kalsium

Bukan Cuma Susu, Makanan Ini Juga Kaya Kalsium

Health | Kamis, 08 Februari 2018 | 17:43 WIB

Studi: Berjerawat Bikin Orang Tambah Depresi

Studi: Berjerawat Bikin Orang Tambah Depresi

Health | Kamis, 08 Februari 2018 | 08:02 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×