Yuk, Jelajah Singkat Kota Tokyo dengan Tokyo Metro!

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 09 Maret 2018 | 19:50 WIB
Yuk, Jelajah Singkat Kota Tokyo dengan Tokyo Metro!
Tokyo Metro mewakili Pemerintah Metropolitan Tokyo mempersembahkan tiket ekonomi, 'Tokyo Subway Ticket' dalam rangka memperkenalkan Spot Tokyo Genic Travel di Jakarta, Jumat (9/3/2018). (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Jepang dikenal sebagai negara produsen kendaraan bermotor nomor satu di dunia. Namun uniknya, warga Jepang khususnya Tokyo lebih memilih beraktifitas menggunakan kendaraan umum seperti kereta.

Nah, jika Anda berniat mengunjungi Ibu Kota Jepang, Tokyo, dan hanya memiliki waktu singkat, tak ada salahnya berkeliling Tokyo menggunakan alat transportasi kereta bawah tanah, Tokyo Metro.

Jalur Tokyo Metro menghubungkan beberapa spot wisata terbaik di Tokyo seperti Ginza, Shibuya, Harajuku, Shinjuku, Asakusa, Ueno dan lain-lain.

"Ini angkutan kereta bawah tanah yang menjadi tujuan wisatawan masyarakat Indonesia untuk mencapai tujuan wisata seperti Ginza, Shibuya, Harazuku. Kami sangat senang dan tidak sabar memperkenalkan bukan hanya Tokyo Metro saja tapi juga (kota) Tokyo kepada Indonesia," kata Demand Creation and Marketing Departement Tokyo Metro Co.,Ltd, Yuuta Muroyama dihadapan wartawan di Jakarta, Jumat, (9/3/2018).

Muroyama juga memperkenalkan sistem Tokyo Subway Ticket, sebuah kartu untuk naik kereta sepuasnya. Tiket ini tersedia dengan pilihan 24 jam, 48 jam dan 72 jam.

Tokyo Subway Ticket dijual di beberapa bandara seperti Bandara Internasional Haneda dan Bandara Internasional Narita.

Harga tiket 24 jam dipatok 800 Yen (Rp 103 ribu), 48 jam dengan 1.200 Yen (Rp 155 ribu) dan tiket 72 jam dengan 1.500 Yen (Rp 193 ribu).

"Kami ingin memperkenalkan tiket 24 jam dengan tiket ini kami juga ingin memperkenalkan tempat fotogenic yang disebut TokyoGenic Travel Spot," tambah Muroyama.

Beberapa fasilitas pelengkap di Tokyo Metro adalah wifi gratis dan layanan servis manager, atau petugas di meja informasi yang dapat membantu wisatawan dalam Bahasa Inggris.

baca juga

Selain itu ada juga aplikasi panduan Tokyo Metro untuk mengetahui waktu tempuh dan jam kedatangan kereta.

"Perjalanan akan ditempuh dengan efisien dan tenang. Ini adalah aplikasi gratis yang direkomendasikan pada wisatawan luar negeri yang memiliki waktu terbatas," tutup Muroyama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tokyo Dilanda Musim Salju Terburuk, Fasilitas Publik Lumpuh

Tokyo Dilanda Musim Salju Terburuk, Fasilitas Publik Lumpuh

News | Selasa, 23 Januari 2018 | 12:05 WIB

Ingin Melihat Indahnya Daun di Musim Gugur, Yuk ke Kanagawa!

Ingin Melihat Indahnya Daun di Musim Gugur, Yuk ke Kanagawa!

Lifestyle | Senin, 23 Oktober 2017 | 07:11 WIB

Hokkaido, Destinasi dengan Sejuta Daya Tarik

Hokkaido, Destinasi dengan Sejuta Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 09 Oktober 2017 | 07:11 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×