Mikroplastik Ternyata Ada Dimana - mana, Ini Bukti Ilmiahnya

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 06 April 2018 | 20:00 WIB
Mikroplastik Ternyata Ada Dimana - mana, Ini Bukti Ilmiahnya
Ilustrasi peralatan makan terbuat dari plastik. (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin akan terkejut bila mikroplastik yang belakang banyak dibahas media ditemukan di air kemasan ternyata ada pula di debu.

Ya, debu yang berasal dari dapur, sampah perabotan, karpet, pakaian, kemasan hingga ban karet ternyata mengandung mikroplastik, demikian temuan dari penelitian terkini. Mikroplastik yang ternyata ada dimana-mana ini, kata peneliti, menemukan jalan untuk sampai ke piring-piring saat kita makan.

Bagaimana caranya? Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris, tim meletakkan cawan petri kosong di atas meja makan dari tiga rumah yang dipilih secara acak.

Setelah proses makan malam selesai, cawan petri disegel dan dibawa pergi untuk kemudian analisis.

Di bawah alat mikroskop, para peneliti menemukan 14 buah mikroplastik di masing-masing cawan petri atau setara 114 fragmen setiap kali makan.

Bila dihitung-hitung, selama setahun rata-rata orang dapat menelan antara 13.700 hingga 68.400 fragmen yang berasal dari berbagai sumber seperti debu rumah tangga dan debu dapur.

Tim peneliti dari Universitas Heriot-Watt juga mengambil sampel jumlah plastik yang masuk ke perut melalui makanan laut khususnya kerang.

"Hasil ini mungkin mengejutkan bagi beberapa orang yang mengharapkan serat plastik dalam makanan laut lebih tinggi daripada yang ada di debu rumah tangga," kata penulis senior, Profesor Ted Henry dilansir news.com.au.

Penulis mengatakan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pencemaran mikroplastik kebanyakan berasal dari debu rumah tangga dan bukan dari proses memasak atau bahan baku makanan itu sendiri.

baca juga

Meski begitu, laporan yang dibuat pemerintah Inggris telah memperingatkan bahwa jumlah plastik di lautan dunia akan meningkat dalam tiga dekade mendatang.

Dan walau jumlah plastik menurun, tetapi hal tersebut tidak benar-benar menghilang. Sebaliknya, plastik malah terurai menjadi polimer sangat kecil yang dikenal sebagai mikroplastik.

Mikroplastik ini yang kemudian diakui sebagai ancaman terbesar bagi laut di dunia. Mereka ringan dan mudah berpindah. Bagi banyak hewan, mikroplastik dianggap sebagai makanan.

Profesor Henry mengatakan tidak secara otomatis bahwa mikroplastik adalah benda beracun. Namun mikroplastik yang memiliki kandungan merkuri berpotensi membahayakan organisme hidup termasuk manusia.

Hingga saat ini tidak diketahui apakah penumpukan mikroplastik di perut dapat diserap oleh dinding kulit. Namun Profesor Henry curiga, mikroplastik dalam tubuh dapat bertindak sebagai jalan bagi zat beracun seperti DDT atau hexachlorobenzene masuk ke dalam tubuh.

"Ada kesenjangan penting dalam pengetahuan para ilmuwan yang perlu diisi, terutama di mana partikel-partikel plastik cenderung terakumulasi dalam jumlah besar dalam jangka waktu lama dan bagaimana ini berpotensi mempengaruhi ekosistem," tulis Profesor Henry.

Profesor Henry meminta agar masyarakat dan media untuk tidak membuat spekulasi dan melebih-lebihkan risiko dari mikroplastik dan fokus mengurangi penggunaan sampah plastik di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali Wadah Plastik yang Aman untuk Makanan dan Minuman

Kenali Wadah Plastik yang Aman untuk Makanan dan Minuman

Lifestyle | Selasa, 27 Maret 2018 | 10:13 WIB

Heboh Mikroplastik pada Air Kemasan, Apa Kata Ahli?

Heboh Mikroplastik pada Air Kemasan, Apa Kata Ahli?

Tekno | Rabu, 21 Maret 2018 | 16:06 WIB

BPOM: Belum Ada Studi yang Buktikan Plastik Berbahaya Bagi Tubuh

BPOM: Belum Ada Studi yang Buktikan Plastik Berbahaya Bagi Tubuh

Tekno | Minggu, 18 Maret 2018 | 15:57 WIB

Terkini

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Bukan Cuma Merek dan Harga, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Pre-Owned

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×