Array

5 Mitos Seputar Traveling yang Menghambat Rencana Liburan Anda

Vania Rossa Suara.Com
Sabtu, 21 April 2018 | 19:15 WIB
5 Mitos Seputar Traveling yang Menghambat Rencana Liburan Anda
(Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Traveling saat ini sudah menjadi kebutuhan hidup hampir setiap orang. Dengan gaya low budget atau high budget, traveling dilakukan hampir di setiap hari libur nasional dengan beragam tujuan, mulai dari dalam hingga luar negeri. Dengan berbagai kemudahan layanan teknologi, menjadikan banyak orang meluangkan waktu untuk berlibur ke tempat impian.

Namun, ada kalanya keraguan datang menghampiri, bisa karena informasi yang salah hingga mitos-mitos yang menghambat rencana traveling Anda. Apa saja mitos traveling yang sering dipikirkan oleh traveler?

Mitos 1: Traveling itu mahal
Traveling mewah memang baik untuk dinikmati oleh orang-orang yang sudah pensiun. Tapi, Anda tidak harus menunggu sampai pensiun untuk menikmati liburan yang menyenangkan. Anda bisa melakukannya dengan menyesuaikan budget yang Anda punya. Anda bisa mencari tiket murah di berbagai website atau melalui program yang diadakan oleh maskapai penerbangan.

Mitos 2: Dunia luar itu berbahaya
Bahaya ada dimana-mana, bahkan di lingkungan dekat rumah Anda sendiri. Asalkan dipersiapkan dengan benar dan Anda berhati-hati ketika traveling, semua akan aman-aman saja, kok.

Mitos 3: Sering cuti akan menghambat karier
Hidup itu cuma sekali, dan terkadang tidak apa-apa jika Anda harus meninggalkan pekerjaan dan segala rutinitas hidup untuk berlibur. Percayalah, traveling benar-benar memberi manfaat dan Anda akan merasa fresh setelah kembali dari tempat liburan. Bepergian ke tempat baru akan memberi Anda wawasan baru, bahkan membuat Anda jadi lebih kreatif.

Mitos 4: Traveling itu ribet, harus pakai guide atau buku petunjuk
Pada dasarnya, buku petunjuk atau guide hanya digunakan untuk panduan. Pergi ke suatu destinasi yang disarankan buku bukanlah suatu kewajiban, jadi jangan terlalu kaku dan sesuaikan saja dengan perjalanan Anda. Jika Anda punya rencana lain yang lebih seru dan bermanfaat, kenapa tidak dicoba untuk dilakukan?

Mitos 5: Traveling harus menggunakan bahasa Inggris
Memang, banyak negara di dunia ini yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa primer untuk warganya. Tapi, ini tergantung tempat tujuan Anda. Jika Anda pergi ke Jepang, misalnya, kemampuan mayoritas warganya dalam menggunakan bahasa Inggris sangatlah minim. Jadi, jangan takut dengan kendala bahasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI