Yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula

Vania Rossa

Selasa, 24 April 2018 | 15:58 WIB
Yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Ilustrasi makanan manis. (Shutterstock)

Suara.com - Tak banyak dari kita yang menyadari bahwa tubuh ini sudah mengonsumsi terlalu banyak gula. Padahal, ada beberapa tanda atau sinyal yang diberikan oleh tubuh ketika konsumsi gula kita telah melebihi batas.

Dilansir dari laman Bright Side, inilah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa tubuh Anda sudah mengonsumsi terlalu banyak gula, yang sekaligus menjadi peringatan bagi Anda untuk membatasi konsumsinya.

1. Anda terus menginginkan makanan dan minuman manis
Di dalam tubuh, gula diproses dengan sangat cepat. Itu sebabnya, tubuh Anda mudah merasa lapar kembali meski baru satu jam yang lalu Anda menyantap roti cokelat.

Gula juga akan melepaskan hormon dopamine, hormon yang membuat suasana hati menjadi baik dan menyebabkan Anda jadi kecanduan.

Otak akan melihat gula sebagai 'hadiah' atau sesuatu yang menyenangkan, dan semakin banyak gula yang Anda makan, semakin banyak pula tubuh Anda menginginkannya lagi dan lagi. Ini siklus yang kejam dan adiktif. Terlebih, makanan tinggi gula tidak akan membuat Anda merasa kenyang karena tidak mengandung nutrisi yang berguna sama sekali.

2. Tingkat energi naik turun
Glukosa bertanggung jawab atas pasokan energi di tubuh Anda. Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk menjaga kadar gula dalam darah Anda agar selalu berada pada level yang tepat. Jika tidak, hal ini akan menyebabkan tingkat energi Anda menjadi naik dan turun sepanjang hari.

Ketika Anda makan permen, pankreas akan melepaskan insulin yang membantu membawa glukosa ke dalam sel-sel, dan membuat energi Anda naik. Setelah siklus berakhir, Anda akan merasakan penurunan energi karena tubuh 'meminta' lebih banyak gula.

Untuk menjaga tingkat energi Anda, hindari makan makanan manis yang tidak sehat. Sebaliknya, pilihlah protein tanpa lemak dan lemak sehat. Energi yang 'nyata' hanya diperoleh dari makanan sehat.

3. Kulit berjerawat
Makanan yang mengandung gula menyebabkan kadar insulin meningkat, dan menyebabkan proses glikasi atau terjadi ikatan antara gula dengan molekul protein. Begitu glukosa memasuki darah Anda, akan terjadi serangkaian proses fisiologis yang pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan dan masalah kulit.

baca juga

Peningkatan insulin ini akhirnya dapat meningkatkan aktivitas kelenjar minyak di kulit dan mengaktifkan proses inflamasi. Ini artinya, diet tinggi gula dikaitkan dengan risiko berjerawat. Jika kondisi ini terus terjadi dan jerawat tak kunjung sembuh, cobalah mulai mengubah kebiasaan makan Anda. Tak perlu memangkas gula dari seluruh makanan Anda, cukup kurangi porsi dan pilih makanan yang tak mengandung tambahan gula.

4. Berat badan bertambah
Sudah jelas bahwa konsumsi gula yang berlebihan berkontribusi pada penambahan berat badan. Kadar gula yang tinggi pada makanan akan meningkatkan produksi insulin yang akan menyimpan kelebihan lemak di perut Anda.

5. Kerusakan gigi
Makanan manis akan mendorong pembentukan lubang di gigi. Namun, bukan gula yang membuat gigi Anda rusak, melainkan sisa-sisa makanan yang menempel di gigi. Jika tidak dibersihkan, sisa-sisa makanan tersebut akan menyebabkan munculnya plak di gigi. Plak inilah yang akan mengikis permukaan keras gigi dan menimbulkan lubang kecil.

Makanan manis lebih mudah terjebak di antara gigi dan sulit dijangkau oleh sikat gigi saat proses pembersihan, sehingga dapat mempercepat proses kerusakan gigi.

6. Memiliki toleransi gula yang tinggi
Ketika Anda terbiasa makan makanan manis, lidah Anda menjadi terbiasa dengan tingkat kemanisan yang sama. Kelebihan gula dapat menumpulkan langit-langit mulut Anda, membuat makanan yang memiliki pemanis alami tidak lagi terasa manis sebagaimana mestinya.

7. Sering pilek dan flu
Terlalu banyak makan atau minum yang manis dapat menghalangi sistem kekebalan tubuh menyerang bakteri ketika Anda sakit. Vitamin C yang dibutuhkan tubuh Anda untuk melawan flu sangat mirip struktur kimianya dengan glukosa. Alih-alih bekerjasama dengan vitamin C, sistem kekebalan tubuh Anda justru akan memilih glukosa yang tidak memiliki kekuatan melawan bakteri flu.

Untuk mencegah hal ini, kurangi konsumsi manis ketika Anda berisiko terkena pilek atau flu, dan perbanyak makan buah dan sayuran yang kaya nutrisi seperti vitamin C dan E, serta beta-karoten dan seng.

8. Perut terasa kembung
Perut kembung dan penuh gas sangat terasa tidak nyaman. Dan tahukah Anda, salah satu penyebab perut kembung adalah erlalu banyak makan gula. Ketika gula terserap di usus kecil, gula pada akhirnya akan masuk ke usus besar dan bertindak seperti halnya bakteri penghasil gas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suka Makanan Manis, Awas! Delapan Penyakit Ini Mengintai

Suka Makanan Manis, Awas! Delapan Penyakit Ini Mengintai

Health | Jum'at, 30 Maret 2018 | 10:09 WIB

Mengurangi Konsumsi Gula Tidak Memengaruhi Kesehatan Anda

Mengurangi Konsumsi Gula Tidak Memengaruhi Kesehatan Anda

Health | Minggu, 18 Maret 2018 | 14:39 WIB

Tren Kopi Susu, Dokter Ingatkan Jangan Tambah Gula Berlebihan

Tren Kopi Susu, Dokter Ingatkan Jangan Tambah Gula Berlebihan

Lifestyle | Kamis, 22 Februari 2018 | 18:15 WIB

Terkini

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:05 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:10 WIB

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:41 WIB

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:15 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:27 WIB

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×