7 dari 10 Anak Sekolah Tak Mendapat Sarapan Bergizi

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 27 April 2018 | 13:18 WIB
7 dari 10 Anak Sekolah Tak Mendapat Sarapan Bergizi
7 dari 10 Anak Sekolah Tak Mendapat Sarapan Bergizi. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Data yang dihimpun Pergizi Pangan pada Pekan Sarapan Nasional 2012 menunjukkan 16,9 hingga 59 persen anak dan remaja di Indonesia tidak terbiasa sarapan. Sementara hasil analisis data konsumsi pangan Riskesdas 2010 menemukan bahwa 44,6 persen anak yang sarapan hanya memperoleh asupan energi kurang dari 15 persen yang seharusnya 15-30 persen.

Ketua Pergizi Pangan, Prof. Dr. Hardinsyah MS, mengatakan bahwa hal ini berarti 70 persen atau 7 dari 10 anak usia sekolah belum memenuhi unsur sarapan bergizi, yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah-buahan. Menurut dia, kurangnya pemahaman akan menu sarapan sehat dari para siswa, orangtua, dan guru menjadi salah satu alasannya.

"Untuk itulah kami, Pergizi Pangan dan Indofood memberikan edukasi kepada masyarakat, yang meliputi siswa SD, orangtua, guru, mahasiswa dan dosen melalui Pendidikan Sarapan Sehat dengan mengangkat tema 'Sarapan Sehat dan Jajanan Aman Menuju Generasi Sehat Berprestasi'," ujar Prof. Hardinsyah pada temu media 'Pendidikan Sarapan Sehat Indofood' di SDN Sukamaju 01 Jonggol, Bogor, Jumat (27/4/2018).

Prof. Hardinsyah menambahkan, hasil evaluasi yang dilakukan Pergizi Pangan dan Indofood di dua kota, yaitu Malang dan Purwokerto, menunjukkan adanya peningkatan kesadaran sarapan sehat siswa SD dari 57 persen di tahun 2016 meniadi 73 persen di tahun 2017.

"Untuk itu, kami menganggap perlu untuk melanjutkan 'Pendidikan Sarapan Sehat' ini untuk mendorong masyarakat, terutama anak sekolah dan remaja, agar menerapkan periiaku gizi seimbang dengan baik, salah satunya adalah membiasakan sarapan sehat sebelum jam 9 pagi," tambah Prof. Hardinsyah.

Dalam kesempatan yang sama, Dwi Setyorini selaku CSR Manager Indofood mengatakan bahwa pada tahun ini, Pendidikan Sarapan Sehat akan menyasar 12.600 siswa Sekolah Dasar, 525 guru SD, 840 orangtua, 490 mahasiswa dan Dosen di tujuh kota antara lain Bogor, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Purwokerto, Sidoarjo, dan Jember.

Selain menggandeng Pergizi Pangan, Indofood juga turut menggandeng mahasiswa dan dosen dari Program Studi Gizi dan Boga di tujuh perguruan tinggi, yaitu Universitas Sahid Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Poltekkes Tasikmalaya, Poltekkes Cirebon, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Universitas Negeri Surabaya, dan Politeknik Negeri Jember untuk berperan sebagai fasilitator yang memberikan edukasi sarapan sehat pada siswa sekolah dasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saran Ahli Gizi agar Mi Bisa Jadi Sarapan Sehat

Saran Ahli Gizi agar Mi Bisa Jadi Sarapan Sehat

Lifestyle | Jum'at, 27 April 2018 | 11:58 WIB

Orang Indonesia Suka Makanan Berkarbohidrat Tinggi Untuk Sarapan

Orang Indonesia Suka Makanan Berkarbohidrat Tinggi Untuk Sarapan

Lifestyle | Rabu, 18 April 2018 | 18:21 WIB

Sarapan Teratur Justru Bikin Langsing

Sarapan Teratur Justru Bikin Langsing

Lifestyle | Kamis, 12 April 2018 | 11:00 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×