Pecinan Warna Warni, Destinasi Wisata Baru Kota Cirebon

Ririn Indriani

Sabtu, 05 Mei 2018 | 18:41 WIB
Pecinan Warna Warni, Destinasi Wisata Baru Kota Cirebon
Pecinan Warna Warni di Pasar Kanoman, Cirebon. (Suara.com/Ririn Indriani)

Suara.com - Setelah sukses dengan program pemugaran kampung sebelumnya, di kawasan Tangerang dengan Kampung Bekelir dan Kampung Merah Putih di Kota Tual Ambon, perusahaan cat, Pacific Paint dengan merek utama Metrolite dan Glotex, kali ini bekerja sama dengan Forum Pedagang Kanoman melakukan pengecatan kurang lebih dua ratus ruko dengan konsep beraneka ragam warna yang dinamakan Pecinan Warna Warni.

Tak hanya itu, tenda-tenda pedagang juga diganti dengan tenda warna warni agar lebih memanjakan ribuan mata pengunjung.

“Kami melihat kawasan pecinan pasar Kanoman ini sangat berpotensi menjadi salah satu daya tarik utama pengunjung yang sayang apabila tidak kita jaga, karena selain sebagai pusat ekonomi juga bagian dari sejarah bangsa Indonesia," ujar Suryanto Tjokrosantoso, Direktur Pacific Paint usai meresmikan Pecinan Warna Warni di Pecinan Pasar Kanoman, Cirebon, Kamis (3/5/2018).

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya berharap dengan revitalisasi ini bisa menghidupkan kembali pasar sebagai destinasi utama wisata dan berbelanja, sehingga dapat lebih meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan yang terpenting dapat dinikmati hingga berbagai generasi.

Peresmian Pecinan Warna Warni di Pecinan Pasar Kanoman, Cirebon, Kamis (3/5/2018), dihadiri oleh Gusti Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, S.E. (Keraton Kasepuhan Cirebon), Pangeran Patih Raja Mochammad Qodiran (Kasultanan Kanoman), Pangeran  Abdul Gani Natadiningrat (Keraton Kacirebonan), dan Suryanto Tjokrosantoso (Direktur Pacific Paint).

Selain prosesi peresmian Pecinan Warna Warni yang dihadiri oleh tiga kesultanan Cirebon; Gusti Sultan Sepuh ke-14 Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, S.E dari Kasultanan Kasepuhan Cirebon, Sultan Pangeran Raja Muhammad Emirudin dari Kasultanan Kanoman, dan Sultan Pangeran Raja Abdulgani Natadiningrat dari Keraton Kacirebonan, digelar pula panggung budaya yang menampilkan pertunjukan barongsai dan tarian tradisional Cirebon.

Acara yang dipadati pengunjung ini menjadi salah satu acara peresmian dan budaya terbesar di Kota Cirebon. Hal ini menjadi suatu kebanggaan mengingat Cirebon terkenal sebagai kota seni, budaya dan juga pluralisme.

Seperti yang telah diketahui bahwa hubungan keraton-keraton Cirebon dengan komunitas Tionghoa sudah terjalin lama. Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, warga Tionghoa berada di wilayah Cirebon sekitar 200 tahun sebelum Kesultanan Cirebon berdiri. Bahkan, keberadaan warga Tionghoa di Cirebon sudah ada sejak sekitar tahun 1415 M sebelum kerajaan Cirebon berdiri pada sekitar tahun 1500 M.

Hal ini mengingat riwayat putri dari Dinasti Ming, Ong Tien yang merupakan istri Sunan Gunung Jati juga diiringi dengan peristiwa monumental ketika pasukan negeri Tiongkok yang dinakhodai Laksamana Cheng Ho, Panglima Besar Angkatan Laut dari Dinasti Ming, datang ke Cirebon.

baca juga

Peresmian Pecinan Warna Warni di Pasar Kanoman Cirebon, Kamis (3/5/2018), sekaligus pemberian plakat kepada Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA (Dewan Kebudayaan Jawa Barat), Gusti Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, S.E. (Keraton Kasepuhan Cirebon), Pangeran Patih Raja Mochammad Qodiran (Kasultanan Kanoman), Pangeran  Abdul Gani Natadiningrat (Keraton Kacirebonan) yang didampingi oleh Suryanto Tjokrosantoso (Direktur Pacific Paint).

Pangeran Patih Raja Mochammad Qodiran dari Keraton Kanoman mengatakan bahwa kawasan pecinan yang ada di Kanoman memang tidak lepas dari sejarah perkawinan antara Sunan Gunung Jati dengan Putri Ong Tien, asal Tiongkok. Selain itu, lanjut dia, Cirebon menjadi jalur sutra perdagangan pada zaman Laksamana Cheng Ho.

"Riwayat sejarah yang ada ini sudah menjadi bagian dari etnis, yang ada di Cirebon. Leluhur kita sudah mendirikan kebhinekaan sejak dulu. Kita harus merawatnya, secara simbolis dengan Pecinan Warna-warni ini," jelas Qodiran

Dengan hadirnya destinasi Pecinan Warna Warni, tentu saja menjadi kehormatan bagi masyarakat Cirebon yang selalu bangga akan Pasar Kanoman. "Ini dikarenakan Pasar Kanoman bukan hanya bagian dari sejarah, tapi juga sudah menjadi bagian jantung dari Kota Cirebon itu sendiri," tambah Pangeran Radja Adipati Arief Natadiningrat dari Kesultanan Kasepuhan.

Dengan adanya pemugaran ini, ia berharap, masyarakat dapat lebih bangga dengan jati diri bangsa dan semakin apresiasi akan nilai sejarah dengan budaya lokal yang sudah semakin tergerus dengan modernnya zaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dongkrak Wisatawan, Gunung Sasak Akan Dijadikan Destinasi Wisata

Dongkrak Wisatawan, Gunung Sasak Akan Dijadikan Destinasi Wisata

Lifestyle | Senin, 29 Januari 2018 | 22:50 WIB

Bali, Tujuan Terbaik Wisatawan Dunia di 2017

Bali, Tujuan Terbaik Wisatawan Dunia di 2017

Lifestyle | Senin, 18 Desember 2017 | 10:47 WIB

Dongkrak Wisatawan, Wisata Alam Kalibiru Tambah Wahana Baru

Dongkrak Wisatawan, Wisata Alam Kalibiru Tambah Wahana Baru

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2017 | 16:05 WIB

Terkini

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×